10 Cara Membuat Quality Content untuk meningkatkan Authority


Domain authority saat ini menjadi salah satu isu utama dalam dunia blogging. Hal ini karena DA saat ini menjadi parameter utama kualitas sebuah blog, pentingkah melihat kualitas sebuah blog? Menurutku penting banget, apalagi jika kita sudah melakukan monetizing blog kita.

Untuk meningkatkan Domain Authority, pada prinsipnya ada dua cara, yang pertama adalah menerapkan SEO On Page, sedangkan cara kedua menerapkan SEO Off Page. Kedua cara ini saling melengkapi dan sebaiknya dilakukan untuk meningkatkan nilai DA blog kita masing-masing.

Nah artikel kali ini hanya akan membahas mengenai salah satu unsur SEO On Page, yakni Quality Content a.k.a konten yang berkualitas. Bicara soal konten berkualitas, pasti banyak sekali perbedaan pandangan dari blogger maupun SEO manager, akan tetapi paling tidak disini akan aku breakdown menjadi 10 isu utama. Penasaran dengan kesepuluh cara tersebut? Yuk simak baik-baik.

  1. Avoid duplicate content issues.

Cara pertama untuk membuat konten berkualitas adalah menghindari konten duplikat, fine kita sudah pernah menulis tentang cara mengoptimalkan teks pada blog. Ya sudah, cukup satu konten itu saja, jika kita ingin menulis lagi maka pastikan bahwa konten baru yang dibuat berbeda dengan konten yang sudah ada. Akan lebih baik jika kita memperbaharui dan merevisi konten lama yang kurang mendapat kasih sayang Google. Aged url biasanya disukai oleh Google.

2. Write fresh and genuine content.

Konten terbaik adalah konten yang aktual dan faktual, artinya konten tersebut sejalan trend kekinian dan dapat dipercaya kebenarannya. Dalam hal ini, penulis bisa saja menulis konten berdasar experiencenya. Misalnya menulis artikel tentang salah satu rumah makan yang pernah dikunjunginya. Pastikan bahwa konten yang kita tulis adalah konten asli bukan dari hasil copasan atau bahkan konten hasil translate google.

how to gain better seo content

3. Teach something new to your readers.

Market utama seorang blogger adalah pembaca, diakui atau tidak. Jadi tujuan utama kita adalah agar tulisan kita dibaca, bukan untuk menarik perhatian Google apalagi klien, yakinlah bahwa pembaca adalah raja. Artikel-artikel bernada tutorial sangat digemari oleh pembaca, terutama jika kita memiliki keahlian khusus dalam suatu bidang. Sebut saja, artikel pembelajaran pemrograman mikrokontroler ku sering dijadikan referensi oleh para pembaca, tidak jarang mereka kemudian mengirimkan email untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

BACA JUGA:   Keunggulan Afiliasi Buku Belbuk

4. Never stuff keywords into your article.

Keyword stuffing artinya kita menjaring keyword, caranya adalah kita menuliskan puluhan variasi sebuah keyword untuk kita taruh di sebuah artikel. Keyword-keyword ini akan muncul dan membentuk tulisan yang tidak enak dibaca oleh pengunjung, sehingga mereka pun bisa merasakan bahwa artikel kita hanya bermaksud mengelabui Google agar mereferensikan artikel kita kepada pembaca.

5. Check for grammar and spelling corrections.

Ini mungkin hal yang sangat sepele. Tapi ternyata penggunaan tata bahasa dan tidak adanya typo membuat artikel kita terpercaya. Meskipun tidak ada kewajiban penggunaan standar EYD untuk menulis blog, akan tetapi mengikuti kaidah penulisan yang benar dapat membantu SEO Onpage kita. Bahkan aku pernah menjumpai salah satu kasus yang cukup extreme, dimana seorang ibu, hanya dengan mengubah penggunaan huruf kapital dalam Judul dan sub judulnya, mampu membuat artikelnya merangsek di posisi teratas SERP.

6. Write a huge article with amazing information.

Berapa standar kata untuk artikel yang berkualitas? hmmm tidak ada standar khusus, jika ada yang menyatakan oh harus diatas 800 kata, oh harus diatas 1000 kata atau bahkan menyarankan kita untuk menulis sampai 2000 kata untuk setiap artikel. Jika kita mampu menyusun 2000 kata dengan artikel yang padat dan berisi, tentunya hal itu merupakan sebuah berkah tersendiri.

Memang semakin banyak kata yang ada dalam sebuah artikel tentunya akan memperbesar kemungkinan artikel kita untuk terdata dalam beberapa varian keyword oleh Google. Akan tetapi, balik lagi jika pada akhirnya tulisan kita nantinya hanya mengulang penggunaan kata tertentu, malah bisa menjadi senjata makan tuan karena terindikasi keyword stuffing.

7. Write the content for users (not for search engines).

Seperti aku tekankan di awal artikel ini, tujuan utama kita membuat artikel di internet adalah untuk dibaca oleh manusia, bukan oleh robot pencari Google. Jadi pastikan bahwa artikel kita setidaknya mudah dibaca oleh para pengunjung. Gunakan jeda antar paragraf, pilih font yang clean untuk dibaca, tambahkan quote atau kata mutiara dari tokoh ternama, gunakan infografis atau gambar yang memanjakan pengunjung. Sedikit saja, tapi cukup untuk membuat tampilan artikel kita lebih enak dibaca.

BACA JUGA:   BrightAdvisor, portal informasi asuransi Indonesia

8. Guide users to a relevant content and add some value to the post.

Salah satu poin penting dalam SEO On page adalah adanya inbound link yang mengarah ke artikel lain yang serupa dengan artikel yang sedang dibaca oleh pengunjung. Jika artikel kalian membahas cara mengatasi komputer lambat, mungkin pengunjung juga akan tertarik dengan artikel yang membahas tentang cara mempercepat komputer atau cara membuat komputer tetap dingin. Tips lain yang bisa kalian gunakan adalah dengan menggunakan plugin related content yang bisa dipasang di bagian bawah artikel kalian.

Adakah cara memenangkan persaingan SERP? Ada, buatlah sebuah konten yang sangat berkualitas dengan parameter sebagai berikut

  • Tidak ada website lain yang menuliskannya sedetail saya
  • Artikel saya memiliki gambar/video yang dapat membuat pemula sekalipun mudah memahaminya
  • Saya memberikan tips berharga pada pembaca dari pengalaman saya sendiri
  • Artikel yang saya tulis bersifat to the point dan bahasannya fokus, sesuai kebutuhan pembaca

9. Never host too many ads or promotional links in your article content.

Promotional link memang cukup berharga untuk blogger yang sudah bekerjasama dengan vendor, akan tetapi memberikan value kepada pembaca lebih berharga dari sekedar menampilkan banyak iklan demi memenuhi permintaan vendor. Jika mau dituruti tentu vendor akan meminta kita mengiklankan produk mereka di setiap artikel. Oh my God! tidak tidak!


10. Don’t make silly mistakes like improper title tags and meta descriptions.

Masih banyak blogger yang tidak mengindahkan title tags dan meta description, padahal kedua elemen tersebut merupakan elemen kunci untuk robot google dalam menyimpulkan apa sih sebenernya artikel yang sudah kalian publikasikan tersebut?

Nah itulah 10 cara membuat quality content untuk meningkatkan authority



DMCA.com Protection Status

cara membuat qualiry pist (1)

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

13 tanggapan pada “10 Cara Membuat Quality Content untuk meningkatkan Authority

  • 0mali

    (Juni 14, 2016 - 11:41 am)

    No 7 paling penting nih. Orientasinya pembaca, bukan dolar. 😀

    • anotherorion

      (Juni 14, 2016 - 1:01 pm)

      klo bermanfaat buat pembaca, kasarane dollare teko dewe yo om

      • Omali

        (Juni 14, 2016 - 3:00 pm)

        Nah itu! Sudah betul itu!

  • Witri Prasetyo Aji

    (Juni 9, 2016 - 11:33 am)

    Makasih infonya, mulai terapi di blog nih

    • anotherorion

      (Juni 9, 2016 - 11:46 am)

      sama2 mbak witri, maturnuwun sudah berkunjung

  • Priyo Harjiyono

    (Juni 9, 2016 - 3:38 am)

    aih dedek

  • Priyo Harjiyono

    (Juni 9, 2016 - 3:37 am)

    sama2 mbak nisa

  • Anisa AE

    (Juni 9, 2016 - 10:18 am)

    Bisa dicoba nih buat blog saya yang bejibun. Heheh. Makasih Mas

    • anotherorion

      (Juni 9, 2016 - 10:30 am)

      wuih salut, aku blog satu aja keteteran e mbak

  • Disma Ariyanti W

    (Juni 9, 2016 - 2:36 am)

    Super sekali

  • Katerina

    (Juni 9, 2016 - 8:56 am)

    Point 3: Jadi tujuan utama kita adalah agar tulisan kita dibaca, bukan untuk menarik perhatian Google apalagi klien, yakinlah bahwa pembaca adalah raja.

    Jleb jleb haha

    • anotherorion

      (Juni 9, 2016 - 10:31 am)

      ehehehe klien juga penting kok mbak hahaha

  • Aries Anisa

    (Juni 9, 2016 - 1:09 am)

    Makasih tips nya mas…

Berikan tanggapan anda