Anoman Obong

Cerita mitologi yang berasal dari India tentang pertempuran besar dinasti Rama dengan dinasti Rahwana, diwarnai dengan episode2 yang cukup menggelitik, salah satunya adalah peristiwa Anoman Obong.

Kisah yang dalam dunia pewayangan sering ditampilkan dalam lakon Hanoman Duta ini menceritakan kisah diutusnya Anoman ke Alengka untuk mengambil Dewi Shinta dari tangan Rahwana. Sebagai seorang pembawa pesan Anoman dibekali cincin oleh Sri Rama sebagai bukti jika ia benar2 utusan Rama.

hanoman burnedNamun keinginan Anoman untuk memboyong Dewi Shinta gagal setelah Dewi Shinta meminta Sri Rama merebutnya dari tangan Rahwana dengan cara ksatria bukan dengan cara sembunyi2 dengan mengirimkan utusan untuk menculiknya. Permintaan yang patriotis meskipun tentu saja akan menimbulkan efek kerusakan yang sangat hebat karena akan mengorbankan ribuan rakyat dan prajurit dari kedua belah pihak.

Anoman sendiri setelah mendapat sabda dari Dewi Shinta, bukannya langsung pulang malah memiliki agenda sendiri yaitu mengacau di negeri Alengka, membunuh para pasukan Alengka dan akhirnya berhasil ditangkap oleh Indrajit. Anoman ditangkap dan dihadapkan pada Rahwana.

Di dalam pengadilan Alengka Anoman mendapat pembelaan dari Wibisana karena ia hanya seorang duta sehingga hanya dikenai hukuman dibakar ekornya. Padahal jika Wibisana lebih teliti jelas berbeda sikap seorang duta dengan seorang perusuh, dan sikap Anoman itu adalah sikap seorang perusuh. Iapun dibakar, setelah dibakar Anoman melepaskan diri dari senjata Indrajit dan membalasnya dengan membakar negeri Alengka.

Seluruh negeri Alengka kacau balau, dan meninggalkan banyak rakyatnya dalam kehilangan harta benda maupun keluarga, sementara Anoman pulang dengan segudang pujian dan dielu2kan sebagai pahlawan. Sungguh kontras.

Apa yang dilakukan Anoman sama seperti ingin membunuh tikus dengan membakar lumbungnya, maka habislah lumbung padinya sementara tikusnya bisa saja masih bersembunyi atau melarikan diri. Ya dunia memang tidaklah sempurna, sejarah ditulis para pemenang, sehingga orang seringkali abai menganggap seorang tokoh adalah pahlawan berdasar persepsi sejarahnya, tentu akan lain ceritanya jika kisah ini diceritakan oleh para keturunan Alengka

Tapi ya sudahlah itu hanyalah sudut pandang lain dari kisah mitologi Ramayana, mari kita nikmati lagunya :D

gambar dari sini

1,249 total views, 2 views today

Incoming search terms:

Post You May Also Like

About Priyo Harjiyono

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.
This entry was posted in me my self and I and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>