Buku Revisian


Hampir setiap minggu aku datang ke toko buku untuk sekedar ngupdate informasi buku terbaru n gak jarang juga akhirnya beli beberapa buku yang emang aku lagi butuh baik untuk keperluan belajar, ngajar atau sekedar penasaran sama isinya.

Berhubung aku termasuk antek (anak teknik) bagian yang wajib aku satroni adalah bagian buku2 komputer dan robotik. Aku sering bongkar plastik *jangan bilang2 ya* n baca2 beberapa buku yang senada antar satu penulis dengan penulis lain, atau satu penerbit dengan penerbit lainnya. 

menulis bukuDari situ aku bisa memilih buku apa, penulisnya dan penerbit mana yang rekomended untuk salah satu topik. Jujur aku tertarik dengan salah satu penerbit asal Bandung yang menurutku bagus, baik dari desain cover maupun konten tulisannya emang bagus, atau minimal lebih gampang dipahami, terkesan kalau penulisnya bukan sekedar main copas ide tapi memang memahami apa yang ia sampaikan di buku itu. Pun begitu jumlah halamannya terhitung lebih gemuk dari buku terbitan penerbit lain yang kadang sama tebelnya cuma karena isinya bertele2.

BACA JUGA:   Afiliasi toko buku online cara cari duit di internet

Nah akhirnya buku2 penerbit itu sering aku beli, pake n promosiin di tiap kelas yang aku masukin, cuma emang yah namanya ilmu gak pernah ada yang paripurna, penerbit itu lumayan sering melakukan revisi bukunya. Dan ini nih brengseknya, buku yang aku beli selalu edisi awal, atau minimal sekarang beli, sebulan lagi muncul buku edisi revisiannya.

Mending klo isinya cuma revisi typografi atau semacamnya sih gw juga ogah beli lagi, soalnya kadang ada update konten yang emang aku butuh n gak ada di buku pertama, jadi aku terpaksa nyari info tambahan dari buku lain/internet untuk melengkapinya, eh sekarang nongol di edisi revisi.

Njuk aku piye? klo harus beli buku edisi revisi sementara aku punya buku edisi pertama buat apa??? toh kontennya 80% juga sama, klo gak beli kok ya aku keknya emang butuh upgradean 20% yang ada di buku baru.

Emang sih di tiap buku penulis selalu bikin tulisan kritik dan saran sangat diharapkan untuk penyempurnaan buku. Hanjritnya ternyata enak di elu gak enak di gw. Mbok ya o khusus penerbit atau penulis lain, klo memang perlu menambah revisi pada bukunya yang kira2 persentasenya lumayan lebih baik nulis buku dengan judul baru, konten sekalian dibedakan sampe 50% itu justru lebih baik. Jadi peminat yang loyal dan awal gak cuma bisa bengong kek gini tapi juga bisa dapet ilmu baru tanpa merasa dirugikan. Klo ada layanan tukar tambah sih nyoh gelem aku ditukar tambahkan




DMCA.com Protection Status
BACA JUGA:   Adsensenizer + e-book cara daftar adsense by Yudawa Suseno

bagaimana cara merevisi buku pada toko buku nulisbuku (1), cara merevisi buku pada toko nulis buku (1)

Post You May Also Like

Tentang anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.
Tulisan ini dipublikasikan di buku dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *