Arsip Kategori: refleksi diri

Undian

Saya bukan orang yang percaya dengan keberuntungan, apalagi hal2 bersifat seperti undian. Bahwa saya pun menggunakan random itu iya, tapi saya tidak menggunakan undian untuk menentukan apakah saya berhak bahagia atau tidak, karena jawabannya adalah saya berhak bahagia. Klo ada kuis … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di me my self and I, refleksi diri | Tag , , | 6 Komentar

Skripsi: know and how

Skripsi, derita puncak mahasiswa abadi dan para veteran di kampus, inilah ujian terakhir sebelum merengkuh gelar kesarjanaan strata 1. Banyak yang bilang skripsi itu susah, lha emang iya wong belum pada rampung ta?? klo sudah selesai ya lain soal. Skripsi bisa jadi … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Indonesiaku, refleksi diri | Tag , , | Tinggalkan Komentar

Kondomisisasi Kampus

Kondom, buat para manusia dewasa tentu sudah mahfum arti benda satu ini. Kondom dibuat sebagai alternatif cara untuk mencegah kehamilan dan penularan penyakit ketika melakukan aktifitas seksual. Sejarah kondom sendiri lebih pada menjaga seseorang dari penularan penyakit dari aktifitas seksual … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Indonesiaku, refleksi diri | Tag , | 8 Komentar

Pilihan

Hidup itu tentang sebuah pilihan, apakah kamu mau atau tidak mau. Kamu mau jadi orang sukses atau tidak? kamu ingin lulus kuliah atau tidak? kamu ingin membangun keluarga atau tidak? kamu ingin bekerja di kota ini atau tidak? kamu ingin … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di me my self and I, refleksi diri | Tag , | Tinggalkan Komentar

Relativitas

Hidup itu relatif, seneng, susah, boring, bahagia, semua serba relatif, kaya miskin juga relatif. Tergantung bagaimana seseorang memandang persoalan. Hidup itu menyenangkan untuk mereka yang tahu bagaimana cara mensyukurinya, dan hidup itu melelahkan bagi mereka yang merasa terjebak oleh pola pikirnya sendiri. … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di me my self and I, refleksi diri | Tag , | 6 Komentar

Ustad Nyinyir

Ada keributan di kabin penumpang pesawat yang membuat sang pilot harus turun tangan melerai keributan. Tampak disana seorang pramugari berusaha membujuk seorang bapak tua yang enggan berpindah seat. Pilot itu segera menangkap apa yang sebetulnya telah terjadi.

Dipublikasi di Indonesiaku, refleksi diri | Tag , , , , | 2 Komentar

Time is What You Do With It

Di daerah seputaran kampus ada sebuah baliho raksasa bergambar tangan seseorang yang memegang papan selancar dan mengenakan jam tangan. Kalimat dalam iklan itu bagiku sangat menarik. Time is what you do with it. Ya bukan papan selancarnya yang di iklankan … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di refleksi diri | Tag | 5 Komentar

Marhaban ya Bullying

Sebelum internet menjadi makanan kita sehari2, bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, setidaknya itu dapat kita saksikan dalam acara televisi sepanjang ramadhan. Masih ingat sinetron lawas yang dibintangi Dedi Mizwar seperti hikayat pengembara yang kental dengan unsur dakwah nan … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Indonesiaku, refleksi diri | Tag , , | 15 Komentar

Nrimo Ing Pandum

Nrimo ing pandum dalam bahasa Jawa kurang lebih berarti nrimo (menerima) apa yang diberikan dengan rasa ikhlas dan syukur. Bagi masyarakat Jawa wejangan ini merupakan himbauan agar dalam setiap laku kehidupan kita harus bersikap ikhlas dan mensyukuri apa yang telah … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di refleksi diri | Tag , , | 8 Komentar

Berhati-hati itu lebih baik

Malem ini beneran pengen misuh gegara diboncengin kakak ngebut di jalanan. Bukan masalah aku gak percaya soal urusan perngebutan di jalan raya ini secara emang masku ki nek dikon nyetiri motor+mobil emang joss. Ibaratnya penumpangnya merem pun dijamin slamet, cuman … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di me my self and I, refleksi diri | Tag , , | 9 Komentar

Hormatilah Orang yang Tidak Puasa

Puasa di negeri ini memang aneh, karena hampir setiap bidang diharuskan menghormati adanya bulan ini, penghormatan pada manusia yang tidak perlu sebenernya bukan pada ramadannya. Sebut saja, bulan puasa identik dengan diskonisasi jam kerja. Sudah jamak bahwa puasa itu adalah … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Indonesiaku, me my self and I, refleksi diri | Tag , , | 4 Komentar

Life is about a choice

Hidup itu adalah sebuah pilihan, that is a choice. Ketika kita dengan segala kekurangan kelebihan kita memilih untuk tetap berada dalam sebuah kondisi atau bergerak untuk menjadi lebih baik, itu semua sebuah pilihan.

Dipublikasi di refleksi diri | Tag | 14 Komentar

Brave Heart

Bagi anak2 muda, keberanian identik dengan show force, menunjukkan kekuatan otot untuk menantang orang lain. Sementara itu memang pemahaman mereka mengenai keberanian mental baru sebatas itu, berani nggebrak meja, nantang tawuran, melakukan pembalasan yang lebih kejam, ya baru sebatas itu. … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Indonesiaku, refleksi diri | Tag , , | 9 Komentar

Mr and Mrs Right

Ambillah dan mulailah dengan tangan kanan, terminologi kanan (right) sering dianggap lebih baik dan benar. Baik menurut sudut pandang agama bahkan sampai ke kehidupan sehari2, copyright, alright, mr right. Lalu bagaimana dengan copyleft, alleft dan mr left? I left him,  … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di refleksi diri | Tag , , | 8 Komentar

Imperfect

Saya akan menjadi sukses, hanya ketika semua elemen di sekitar saya mendukung untuk melakukannya. Mungkin kira2 begitulah suggesti yang sering kita berikan pada diri kita sendiri ketika kita belum mampu mencapai kesuksesan. Tanpa disadari kita mengharapkan dunia lebih baik terlebih … Lanjutkan membaca

Dipublikasi di refleksi diri | Tag | 31 Komentar