Cloud Simulating


Cloud computing, sudah terdengar cukup familiar di sekitar kita, google docs, google drive, dropbox, email, windows azure dan lain2 merupakan contoh penggunaan cloud computing disekitar kita. Cloud computing merupakan sebuah terobosan untuk meningkatkan efektifitas dalam penggunaan IT. Penggunaan awan (cloud) untuk melakukan penyimpanan dan pengolahan data telah banyak diterapkan baik oleh individu maupun corporate.

Yang cukup menarik dari platform cloud ini adalah konvergensi, dimana data kita akan tetap sama diakses dari mana saja. Faktor accessibility inilah yang menjadi keunggulan cloud computing dibandingkan dengan dekstop computing. Kerahasiaan dan keamanan data memang sesuatu yang tetap akan riskan, karena bagaimanapun juga pengguna hanya menitipkan datanya di server cloud milik penyedia2 jasa cloud baik gratis maupun berbayar.

Apa yang akan ditawarkan cloud computing di masa depan???

cloud computingDewasa ini berbagai aplikasi berbasis cloud computing sudah bisa kita gunakan, apakah itu jenis aplikasi office seperti pengolah kata, spreadsheet, presentation, email atau foto editor online, penyimpanan data, online gaming dan mungkin masih ada beberapa aplikasi lain yang sudah kita gunakan dalam keseharian kita.

BACA JUGA:   Melacak IP Address di Dunia Maya

Sampai saat ini masih ada kekurangan cloud computing yang harapan saya akan segera diatasi beberapa tahun mendatang. Salah satunya adalah cloud simulating, contoh saya suka mensimulasikan programming mikrokontroller untuk di simulasikan dalam software desktop bernama Proteus ISIS simulator, nah sampai saat ini belum ada aplikasi berbasis cloudnya. Faktor teknologi dan infrastruktur mungkin berperan disini, karena infrastruktur di Indonesia terutama layanan internet berbasis mobile gsm masih kurang bagus.

Tetapi pada prinsipnya mungkin hampir sama seperti online gaming, komputer/ perangkat user cukup mendownload cache agar aplikasi game online nya bisa dimainkan via browser.

Bisa jadi saat ini para penyedia layanan cloud sedang mempersiapkan berbagai aplikasi cloud yang lebih powerfull, hanya saja aplikasi berjenis apa dan siapa yang pertama kali akan merilisnya.

Siapa tahu kelak, akan muncul software pengolah video dan 3D seperti Adobe Premiere, 3DMax dan Maya via cloud computing, dengan mengandalkan kecepatan server cloud, bisa jadi masalah lama waktu rendering yang mengharuskan spesifikasi komputer elit milik pengguna bisa diminimalisir dan era desktop computing akan menjadi bagian sejarah dalam dunia kita.



DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

2 tanggapan pada “Cloud Simulating

  • Priyo Harjiyono

    (Juni 4, 2014 - 1:04 am)

    wah nek gratisan urung ngerti bro, soale ngrender ki jelas mangan resource je

  • Arif Eka Prasetya

    (Juni 3, 2014 - 1:20 am)

    Bro, aq lagi searching CLOUD RENDERING, malah nyasar ke blog-mu… Ada info layanan CLOUD RENDERING yg garatisan gak? mau tak pake meningkatkan kualitas pembelajaran… :v

Berikan tanggapan anda