Download File Latihan Default & Static Routing Pada Packet Tracert


Bagi siswa TKJ maupun mahasiswa TI yang memiliki mata kuliah jaringan, routing adalah salah satu materi yang harus dikuasai. Secara garis besar Routing dibagi menjadi dua yaitu static routing dan dynamic routing.

Static routing adalah mekanisme routing yang harus ditambahkan secara manual oleh administrator jaringannya. Jika ada penambahan jaringan baru, maka administrator jaringan perlu menambahkan informasi jaringan baru tersebut pada routing table dalam setiap router yang berada di jaringannya.

Sementara Dynamic routing, disebut juga routing protokol, merupakan mekanisme routing yang memungkinkan router melakukan update data informasi jaringan secara otomatis saat terjadi penambahan atau pengurangan anggota jaringan yang terhubung.

Nah kita akan fokus ke Static Routingnya dulu. Cara penulisan static routing pada cisco packet tracert adalah ip route NETWORK_TUJUAN NETMASK_TUJUAN NEXT_HOP

Next Hop adalah IP kaki router lain yang menghubungkan router kita dengan jaringan yang kita tuju. Berikut adalah contoh penulisan routing static menggunakan next hop.

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.0.1

BACA JUGA:   Media Pembelajaran Sistem Bilangan

Selain menggunakan next hop, kita juga bisa menggunakan interface milik router yang sedang kita setting sebagai jalan keluar menuju network tujuan.

Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 fa0/1

Untuk mengecek penambahan entri tabel static routing yang baru saja dilakukan gunakan perintah

Router(config)#end

Router#show ip route

———

Default Routing adalah mekanisme static routing dimana hanya bisa diaplikasikan jika sebuah router hanya terhubung dengan satu router lain saja, asumsinya, setiap permintaan ke jaringan yang tidak dikenalnya akan selalu dilewatkan router tetangganya tersebut, karena tidak ada jalan lain lagi selain router tetangga yang menghubungkan dengan jaringan yang dituju.

Cara penulisannya adalah ip route NETWORK_TUJUAN NETMASK_TUJUAN NEXT_HOP

Karena menggunakan default routing, maka network dan netmask tujuan ditulis 0.0.0.0 misal:

Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 192.168.0.1

Berikut saya berikan contoh latihan penggunaan Default dan Static Routing pada Packet Tracert

latihan static & default routing

Pada gambar di atas, Router 0 dan Router 2 hanya memiliki satu tetangga yang terhubung yaitu router 1, sehingga router 0 dan router 2 bisa menggunakan default routing, sementara router 1 memiliki 2 tetangga langsung, yaitu router1 dan router2, sehingga tidak bisa menerapkan default routing. Untuk router1 menggunakan static routing biasa.

BACA JUGA:   Error E16 pada Canon MP 258

Jika rekan-rekan ingin mencoba berlatih menggunakan default dan static routing di packet tracert, silahkan download file packet tracert activity berikut, tetapi perlu diingat, saya menggunakan Packet Tracert versi 6.0.1 jadi mohon disesuaikan versinya agar bisa terbaca.

Download file latihan default dan static routing




DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

Tentang anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.
Tulisan ini dipublikasikan di komputek dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *