Enemy


Ada istilah “the enemy of my enemy is my friend” buat aku ga juga sih, wong aku juga ga peduli klo aku punya musuh dan musuhku punya musuh. Sebodo amat hidup harus mikirin musuh, wong mikirin awakku dewe wae urung mesthi iso bener kok, sih ndadak ngurusi urusane wong liyo, sik ra disenengi meneh, lha kok ora menghappykan bangget.

Lain lagi yang kemakan omongan solider, musuh temenku berarti musuhku juga, lho opo meneh urusane?? Mau nggak kamu musuhin dia, dia musuhku lho, halah prekkk!!!! ngajak kok golek musuh :3 masak sih kita ga punya urusan sama orang lain karena faktor dia musuhan sama temen kita terus kita wajib musuhan sama dia. Bisa aja kan temen kita yang salah, bisa karena cuma salah paham, lha kok kita mau ikut ambil bagian di hal2 macem itu.

Ada istilah lain seribu teman terlalu sedikit, dan satu musuh terlalu banyak. Meski secara logikanya aku nggak nyambung tapi aku setuju2 saja dengan istilah ini, gak perlu mencari musuh lah intinya. Apalagi nge add temennya musuh buat kita masukin dalam enemy circle kita sendiri.



DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

BACA JUGA:   Tips menjaga daya tahan tubuh di musim pancaroba

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

2 tanggapan pada “Enemy

  • Wib Wahyu

    (Februari 27, 2014 - 6:31 am)

    Daripada mumet mikirin musuh, mending mikirin tengkleng gajah mas… udah dua kali kesana keabisan terus :p

Berikan tanggapan anda