Fragmentasi


Terlalu banyak mengakses computer dapat mengakibatkan kelemotan pada yang bersangkutan (manusianya ya compienya juga). Kali ini mau ngebahas tentang kelemotan compie karena faktor datanya. Seperti kita tahu hardisk adalah tempat kita menyimpan data di computer. Tapi terkadang computer lama merespon ketika kita ingin mengakses sebuah data, ada beberapa faktor yang menyebabkannya, yang dibahas kali ini adalah fragmentasi pada komputer.

Apa itu fragmen?

Fragmen artinya pecahan, atau kepingan2. Dalam istilah computer fragmentasi artinya adalah kepingan2 file yang berada di hardisk. Lho bukannya kita hanya melihat sebuah file utuh saja? Ya, bagi kita, kita melihatnya sebagai sebuah file utuh tapi belum tentu bagi hardisk. Dalam hardisk terdapatlah cluster yang bisa kita ibaratkan rak rak penyimpanan buku/piring. Metode penyimpanan hardisk mirip seperti kita merekam lagu menggunakan pita kaset, dari depan terus ke belakang sampai habis. Perbedaannya adalah, pita kaset bertipe analog sekuensial (berurutan) hardisk bertipe digital non sekuensial



Maksud sekuensial, anggap kita sedang merekam suara kita sendiri, kemudian kita menghentikannya karena ingin merekam lagu barang 5 menit kemudian baru melanjutkan merekam suara kita lagi. Apa jadinya ketika kaset tersebut diputar?? lagu tersebut tetap akan muncul di tengah rekaman suara kita. Tidak bisa otomatis di skip forward ke rekaman suara berikutnya. Ya harus main feeling ngatur tombol forward n rewind buat men-skip lagu tersebut.

Ketika kita mengetik sebuah dokumen kemudian menyimpan data itu di hardisk, lalu kita mengunduh sebuah file mp3 di internet dan melanjutkan mengedit dokumen tersebut sampai selesai. Maka dalam hardisk urutan file dalam cluster tersebut adalah: Dokumen1 – MP3 – Dokumen1(lanjutan). Ketika kita membuka kembali dokumen tersebut, hardisk akan mengakses dokumen1 dan dokumen lanjutan dengan melompati cluster yang ditempati file MP3. Itu jika hanya melompati sekali interupsi, gimana klo kita terbiasa ngedit save ngedit save dengan diselingi download file, mp3 bahkan film? dokumen itu bakalan terpecah menjadi semakin banyak.


Apa jadinya?

Kita akan melihat file dokumen yang utuh, tapi hardisknya harus melompat2 melewati cluster2 yang tidak berhubungan dengan dokumen tersebut. Lalu bagaimana klo file MP3nya kita hapus saja? bisa tapi tetap dalam hardisk yang dihapus adalah file dalam cluster tersebut sehingga urutan clusternya menjadi Dokumen1 – <spasi kosong> – dokumen1(lanjutan). Bagi hardisk tetap sama saja dia harus melompati cluster kosong peninggalan MP3 tersebut, mending klo yang dilompati bekas MP3 ga terlalu banyak clusternya, klo yang dilompatin cluster bekas film kualitas HD? opo nggak kemeng hardisknya? Aktivitas loncat meloncat inilah yang bikin hardisk lebih lemot dan gampang capek.

Bagaimana cara mengatasinya?

Kita bisa melakukan perawatan hardisk dengan menggunakan software disk defragmenter yang bisa diakses di start menu – program – accessoris – system tools. Cara kerja defragmenter adalah merapihkan urutan cluster2 file yang berkaitan tersebut menjadi berurutan sehingga hardisknya tidak melompat2 untuk mengaksesnya. Ada beberapa jenis atribut file yang dapat dilihat lewat disk deframent berdasarkan warnanya

Fragmented Files: Artinya adalah file yang terfragmentasi, file inilah yang harus kita rapihkan
Contiguous Files: File ini adalah file yang sehat, memiliki urutan yang benar dalam hardisk
Unmovable Files: File ini tidak dapat dipindahkan oleh software defragmenter, biasanya merupakan file system operasi
Free Space : Cluster kosong, belum digunakan atau cluster dari file yang telah dihapus dari recycle bin

Ada baiknya kita rutin melakukan defragment/perawatan comp kita minimal sebulan sekali.  Defragmentasi juga sangat disarankan sebelum kita melakukan resize drive, terutama mengecilkan kapasitas drive bakalan kacau klo sebuah file penting terpotong dalam proses resize hardisk. Harap dicatat untuk melakukan defragmentasi sisa space dalam drive minimal 15% ini digunakan sebagai space cadangan selama proses defragmentasi, sisa space yang lebih kecil akan mengakibatkan defragmentasi berjalan lebih lambat. He kira2 gitu deh, selamat mencoba.

gambar dari sini dan sini


DMCA.com Protection Status

memperbaiki unmovable file (2), 10 barang unmovable (1), apa itu fragmentasi pita (1)

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda