GTMetrix; analisis kecepatan website


Pernah iseng menggunakan stopwatch di smartphone untuk menghitung berapa lama loading time blog kita? Untuk para blogger yang menginginkan kecepatan loading halaman blognya terjamin ada baiknya menggunakan aneka website penyedia analisis kecepatan, misalnya webpagetest.org ataupun GTmetrix. Aku sendiri lebih menyukai GTmetrix untuk melakukan analisis performa anotherorion.

Kita tidak perlu melakukan registrasi untuk menganalisis blog, cukup ketikan url yang kita kehendaki dan biarkan GTmetrix bekerja kurang lebih 1 sampai 2 menit. Setelah proses analisa maka GTmetrix akan menghadirkan empat buah tab breakdown, masing-masing PageSpeed, YSlow, Timeline & History. Sedangka dibagian atas, pada sektor summary kita akan melihat grade PageSpeed dan YSlow kita  

Pada tab Page Speed dan YSlow kita bisa melihat skor masing-masing indikator kecepatan kita. Setiap indikator yang tidak menunjukkan nilai 100% saat diklik akan memberitahukan file apa saja yang menghambat kecepatan loading blog. Dari sinilah kita bisa mengetahui cara mempercepat loading blog kita dan mulai memperbaikinya sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh GTmetrix.

BACA JUGA:   7 Aplikasi Android yang wajib dimiliki blogger

cara mempercepat loading blog wordpress

Untuk wordpress self hosting sepertiku biasanya masalah yang ada antara lain:

  • Banyaknya file javascript dan css akibat banyaknya plugin yang terinstall
  • Tidak adanya expired cache untuk headers dan beberapa tipe file statis
  • Tidak menggunakan mode kompresi gzip untuk melayani request halaman

Beberapa solusi yang bisa ditempuh antara lain:


  • Mengaktifkan mod_deflate pada sisi server
  • Menggabungkan file javascript maupun CSS, bisa menggunakan bantuan plugin-plugin minify
  • Menggunakan caches, seperti WP_Supercache, W3TotalCache atau WP_Fastest_Caches, tetapi hati-hati mengalokasikan resource cache karena untuk blog yang sudah banyak postingnya bisa menghabiskan space hosting, harus sering-sering dibersihkan
  • Jika penyedia hosting memungkinkan kita untuk menggunakan bantuan layanan eksternal seperti cloudflare bagus juga untuk mengurangi jumlah request langsung ke server kita.
  • Menyeting expired cache untuk header, file gambar dll lewat .htaccess

Untuk pengguna wordpress self hosting, beberapa cara diatas dapat membantu meningkatkan performa websitenya, selain tentu saja kita harus bijak dalam menggunakan plugin wordpress. Karena meskipun plugin untuk wordpress selfhosted terbilang banyak yang ampuh dan sangat berguna, harus dilihat lagi apakah kekuatan server kita dari segi space, CPU dan memory nya memang mendukung untuk penggunaan berbagai plugin powerfull tersebut.

BACA JUGA:   Afiliasi toko buku online cara cari duit di internet


DMCA.com Protection Status

analisis gmatrix (1), buah gtmetrix (1), perbedaan menganalisa dengan menggunakan gtmetrix antara google yandex dan msn (1)

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

2 tanggapan pada “GTMetrix; analisis kecepatan website

  • ira

    (Juni 26, 2015 - 4:26 pm)

    Bahasane tingkat tinggi tenan iki, mas. 🙂

Berikan tanggapan anda