Hari Baik


Buat orang Indonesia, untuk melaksanakan prosesi pernikahan tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan, seperti menyiapkan undangan unik, sewa gedung, catering, baju pernikahan, menentukan hari baik dan lain sebagainya. Khusus orang jawa pasti ngerti banget maksudnya “hari baik”. Hari Baik adalah hari yang menurut perhitungan karakter, weton memberikan hasil maksimal. Perhitungan hari baik biasanya didasarkan pada perhitungan weton kitab Primbon.

Untuk orang jawa yang akan menikah, biasanya keluarga besar kedua belah pihak akan berdiskusi untuk menetapkan hari baik, kurang biasa rasanya meski tidak semuanya jika dalam penentuan hari pernikahan tidak didahului dengan musyawarah untuk menentukan hari baik agar pernikahan calon pengantin nantinya mendapatkan kemudahan dalam prosesi ijab kabul hingga mengarungi bahtera rumah tangganya.

Terus sebagai orang jawa, aku percaya enggak sama perhitungan hari baik??? Blabarpisan ora ngandel-ngandela, sama sekali enggak percaya. Prinsipku semua hari adalah hari yang baik, tidak peduli apakah di hari tersebut kita kecopetan apa nyium kenalpot.

Pun, aku enggak percaya sama rumus-rumus perhitungan primbon yang njlimet itu bukan berarti serta merta aku antipati terhadap hasil perhitungan hari baik tersebut.

BACA JUGA:   Perkembangan Startup Indonesia Mencapai Klimaks?

rias pengantin muslimah islami
Ketidakyakinanku karena aku enggak atau setidaknya belum tahu seluk beluk dimensi keilmuan dalam rangka mencari dan memilih hari baik itu sendiri, dan aku tidak tertarik untuk mempelajari seluk beluk ilmunya setelah mendapati banyak anak-anak SMP yang mampu membuat program ramalan baik menggunakan perhitungan primbon, shio maupun zodiak dengan bantuan pemrograman Pascal di tahun-tahun pertama pergantian millenium, tetapi aku meyakini, seseorang yang rela dan berbaik hati mencarikan hari baik untuk kita atau orang lain, sama sekali tidak memiliki niat jahat terhadap kita.

Meskipun aku tidak setuju caranya tapi aku menghormati bahwa mereka melakukannya atas dasar ketulusan, atas dasar keinginan untuk melihat orang lainnya berbahagia, dimudahkan dalam pelaksanaan acara dan dijauhkan dari marabahaya. Jadi menurutku enggak ada salahnya untuk mengikuti saran mereka, bukan masalah kita takut entarnya kenapa2, klo musibah sudah digariskan toh kita tak bisa mengelak, tapi sekedar menunjukan penghormatan kita saja atas niat baik mereka, toh nothing to lose 🙂

BACA JUGA:   Jadilah IM-ers yang bermartabat




DMCA.com Protection Status

riasan ijab qobul (2), cara menghitung hari yang baik buat ijab kabul (1), riasan manten (1), rias pengantin muslim murah (1), rias pengantin hijab 2016 buat ijab (1), rias manten muslim (1), pengantin (1), menghitung hari ijabqobul (1), make up pengantin muslimah 2013 (1), lomba rias pengantin 2016 (1)

Post You May Also Like

Tentang anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.
Tulisan ini dipublikasikan di Indonesiaku dan tag , , , . Tandai permalink.

7 Respon untuk Hari Baik

  1. Haryo Wicaksono berkata:

    Ketik REGMAMA,
    kirim ke 98xx
    SMS yang kamu terima, langsung dari Mama Laurent di alam sana…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *