Hujan dan Mantel Ponco


Meskipun tidak mendapat predikat kota Hujan tapi Jogja termasuk kota yang ribet masalah perhujanan. Gimana enggak pola hujan di jogja lebih bersifat lokalan, untuk yang bermobil/ngebis mungkin gak terlalu ribet menghadapinya tapi buat pengendara motor kayak aku pola hujan semacam ini sering bikin keki.

Sempat dulu dari rumah (Gamping) ke Kemusuk (Tempat kelahiran Pak Harto) yang berjarak sekitar 5 km aku harus pasang copot mantel ponco 3 x. Dan akhirnya aku memutuskan untuk tetep memakai mantel sampai tujuan biarpun sampai di Kemusuk kondisinya padang njingglang. Sementara dari Kota ke rumah 9km (dari jalan wates sekitar 2 km masuk) hampir selalu dijalan aku harus rela diguyur hujan lokal. Pernah sekali aku berhenti 10 meter depan garis hujan lokal di daerah Bayeman, nunggu kali aja hujannya berhenti, eh tetep aja di depan hujannya makin deras sementara tempatku berhenti nggak basah, dan akhirnya aku putuskan untuk menggunakan mantel mumpung nggak kehujanan dan meneruskan perjalanan.

Kadang hujan cuma datang waktu aku sudah sampai di pintu perumahan dan langsung Bress. Biarpun tancap gas tetep aja di rumah basah kuyup. Aku juga ngga suka harus berteduh dari hujan, klo sudah dijalan kepalang tanggung pasti harus sampai tujuan.

Aku ngga terlalu suka mantel baju karena aku selalu membawa tas besar biarpun cuma acara beli pulsa/main, meskipun nggak selalu berguna tapi tas besar sudah menjadi aksesoris wajibku biarpun kadang isinya cuma sampah2 ngga jelas, dan klo butuh angkut2 barang mendadak tasku bisa jadi kotak penyimpanan selama perjalanan. Karena itu tas besarku ga bakal kejatah masuk mantel. Mantel ponco pun aku pilih yang besar kontras dengan badanku yang tergolong langsing ini. Tapi yah karena memang kebiasaanku memakai tas besar ponco besar terasa pas buatku.

Dari suasana Jogja yang nyaman menurutku cuma pola hujannya saja yang kadang bikin jengkel setengah mati. Dan nggak cuma sekali hampir setiap hari di musim hujan perisai ponco itu harus keluar dari kandangnya biarpun cuma kepake 500 meter





DMCA.com Protection Status

mantel ponco (1)

Tentang anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.
Tulisan ini dipublikasikan di me my self and I. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *