Humanity over Religion


Salah satu hak asasi manusia adalah untuk bisa hidup memeluk sebuah agama. Hal tersebut meski bukan termasuk kebutuhan pokok (jasmani) tetapi merupakan salah satu hak asasi yang dijunjung tinggi selain hak untuk hidup dan hak untuk mendapatkan kemerdekaan.

Sering kali karena dalih aliran agama, manusia berperang, membenarkan penghinaan, pelecehan bahkan pembunuhan. Haqqul yaqin bahwa keyakinan dan kelakuannya akan mendapatkan pembenaran dari Tuhannya.

Yang harus manusia sadari, menjadi orang beragama berarti menjadi orang yang beradab, kualitas ketakwaan seseorang pada Tuhannya dapat dilihat dari tingkat adab yang dimiliki orang tersebut. Jadi jika seorang yang memakai simbol keagamaan tapi berkelakuan durjana, akan jadi pertanyaan apakah benar ia seorang yang telah mengenal ajaran agamanya dengan baik.

Agama adalah identitas yang sangat penting bagi manusia, akan tetapi ada kalanya identitas agama tidak perlu menjadi bahan perdebatan untuk berbuat baik pada sesama



DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

BACA JUGA:   Satu Dasawarsa di Dunia Blog

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

6 tanggapan pada “Humanity over Religion

  • Priyo Harjiyono

    (Maret 23, 2015 - 9:13 am)

    njeh mbak sarujuk

  • Dewi Rieka Dua

    (Maret 22, 2015 - 1:56 pm)

    setujuu..ngga cukup yaa bagiku agamaku dan bagimu agamamu, ngga usah pake debat..hiks..

  • Keke Naima

    (Maret 21, 2015 - 7:05 pm)

    Saya juga suka sebel dengan perdebatan yang mengatasnamakan agama. Caranya seringkali gak simpatik

  • Emakmbolang

    (Maret 21, 2015 - 12:20 am)

    Sedih ya kondisi terakhir ini, banyak perseteruan atas nama agama. Di India juga, cuman masih belum di blow up media luar. Setelah pembakaran gereja. barusan 4 biarawati diperkosa. 🙁

Berikan tanggapan anda