Kedai Nyah Tan li, Sensasi pedas di tepi kali


Bulan ramadhan ini aku bersama rekan-rekan dari KBJ memenuhi undangan dari Kedai Nyah Tan Li yang terletak di desa wisata Kasongan. Kedai Nyah Tan Li ini sendiri diambil dari kata weTAN kaLI atau timur sungai, kedai ini memang berada persis di sisi sungai Bedog yang membelah kota Jogja sampai ke laut selatan. Kedai Nyah Tan Li sendiri berada di samping Showroom Timboel yang memiliki koleksi kerajinan gerabah, yes Kasongan memang merupakan sentral kerajinan gerabah yang tidak ada duanya di Jogja.

Nama pak Timbul sendiri sudah terkenal sebagai salah satu perajin gerabah yang tidak hanya terkenal di Jogja saja lho, karena produk gerabah pak Timbul sendiri banyak yang sudah menembus pasar Timur Tengah dan Amerika, selain memiliki gallery di Jogja, beliau juga memiliki gallery di Ubud, Bali.

IMG_20160615_164100

Kedai Nyah TanLi didirikan oleh Pak Timbul dan istri sebagai tempat wisatawan yang berkunjung ke showroom Pak Timbul agar tidak bosan dan bisa menikmati hidangan ala rumahan. Menu utama yang ada di kedai ini adalah Nasi Pedas, selain itu ada NasiAyam Rica-rica, Nasi Campur, nasi Capcay, Nasi Goreng, Nasi Telur, Sambel Tempe, Bakmi Goreng, Bakmi Kuah dan Mie Goreng

BACA JUGA:   Hokben; Resto Fast Food Bersertifikasi Halal A

Kecombrang sendiri adalah bunga yang sering dijadikan sebagai penambah rasa yang kerap dijumpai di daerah jawa Ngapak Banyumasan, dan juga Bali. Mengingat istri pak Timbul berasal dari Kebumen yang notabene kawasan Ngapak, menikmati sajian di kedai Nyah Tan Li ini mengingatkanku pada masakan masa kecilku yang juga berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

sajian kedai nyah tan li

Setelah sesi perkenalan dengan Pak Timbul dan Istri, kebetulan karena aku duduk dalam satu meja dengan Pak Timbul dan istri jadi bisa cerita banyak mengenai Kedai Nyah Tanli, gerabah kasongan dan juga istri Pak Timbul bercerita banyak tentang kisah tahun 2006, saat Jogja dilanda gempa dahsyat dan perajin gerabah banyak mengalami kerugian akibat bencana tersebut, dan bagaimana mereka bisa kembali bangkit.

Soal rasa makanannya gimana?

Menurutku sajian kedai Nyah Tanli terbilang unik, untuk menu unggulan Nasi Pedas, dibuat berbentuk segitiga, dengan nasi dibawah, lalu di atasnya diberi sayuran dan sambal, seperti makanan yang ada di Bali, tapi agar tidak hilang unsur jawa nya, maka ditambahkan mie bihun untuk sayurnya. Sama seperti nasi goreng kecombrang, Nasi pedas ini juga menggunakan bunga kecombrang sehingga memberikan sensasi pedas tersendiri. Nasi pedas dan nasi goreng kecombrang biasanya disukai oleh para pengunjung yang merupakan mahasiswa lokal, sementara mahasiswa dan wisatawan asing yang berkunjung karena tidak terlalu suka pedas umumnya memilih sambal tempe Nyah Tanli.

BACA JUGA:   Brother Gath Blogger Jogja


DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda