Kelas Maya


Dalam kurikulum 2013 mata pelajaran simulasi digital, ada materi tentang Kelas Maya, nah apa yang dimaksud dengan kelas maya? Kelas maya atau lebih dikenal sebagai virtual class adalah sebuah terobosan teknologi informasi untuk menghadirkan sebuah kondisi pembelajaran berbantuan teknologi jaringan internet/lokal sehingga siswa dan guru dapat saling berinteraksi layaknya berada dalam sebuah ruang kelas meski kenyataannya terpisah oleh ruang dan jarak.


Dalam dunia pendidikan, penerapan kelas maya/ virtual class setidaknya dapat dikategorikan sebagai tiga kondisi:

  1. Supplement – dalam hal ini penggunaan kelas maya hanya untuk memperdalam pembelajaran tradisional yang terjadi di kelas, penggunaannya bersifat fleksibel dan dapat juga mengikat, biasanya digunakan untuk mengatasi masalah kekurangan durasi jam pelajaran di sekolah
  2. Alternate – kelas maya digunakan sebagai alternatif ketika guru/ pengajar berhalangan hadir, proses pembelajaran seperti diskusi, penugasan dan kuis diselenggarakan dengan bantuan kelas maya.
  3. Substitute – penggunaan kelas maya ini besifat absolut, dalam artian benar2 telah menggantikan peran pembelajaran secara face to face, biasanya diterapkan dalam perkuliahan kelas jarak jauh, bimbingan online, atau pelatihan online. Kelas maya menjadi sebuah keharusan ketika batasan demografi benar2 membatasi proses pembelajaran.

Merujuk pada kata Virtual Class, maka kelas maya, bagaimanapun juga harus memenuhi kaidah pembelajaran layaknya pembelajaran tradisional dalam kelas. Antara lain, kemampuan untuk melakukan pemberian materi, penugasan, diskusi antar siswa/ dengan guru. Oleh karena itu, maka dalam kurikulum 2013 yang dimaksud dengan kelas maya pada dasarnya adalah sebuah LMS (Learning Management System) yang digunakan untuk melakukan proses pembelajaran secara online.


Dalam situs belajar.kemdikbud.go.id terdapat fitur Kelas Maya, disini para guru/ siswa dapat melakukan pembelajaran lewat virtual class, sebelum itu, para guru dan siswa terlebih dahulu harus mendaftarkan diri agar bisa memanfaatkan Kelas Maya. Setelah mendaftarkan diri, baru guru bisa mengupload materi ajar, memberikan penugasan, membuat kuis dan melakukan tanya jawab dengan siswa.

Akan tetapi, mengingat masalah infrastruktur jaringan internet di Indonesia tidaklah selalu bagus, website plat merah sering kali bermasalah, dan dukungan sarana prasarana di sekolah memang tidak memadai ada baiknya jika pembelajaran kelas maya dialihkan menggunakan software LMS / e-learning yang diinstal di jaringan lokal seperti Moodle, Blackboard atau LMS lainnya maupun LMS online seperti edmodo.

Untuk buku sumber mapel simdig sendiri menggunakan LMS Edmodo sebagai media untuk kelas maya, buku sumber mapel simdig ini dapat diakses pada link ini


DMCA.com Protection Status

kelas maya (3), Apa yang dimaksud dengan kelas maya (2), kesulitan penerapan kelas maya menurut anda (2), pendapat tentang guru yang tidak bisa hadir (2), kelebihan dan kekurangan kelas maya (2), kekurangan kelas maya (2), mengatasi kekurangan kelas maya (2), contoh contoh kelas maya di indonesia (2), mengpa dlmm kels maya dn peserta didik dpt melakukan pembelajarran jark jauh (1), soal masalah kelas maya (1)

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

2 tanggapan pada “Kelas Maya

  • Iwan Yuliyanto

    (Agustus 6, 2014 - 3:49 am)

    Saya merekomendasikan Moodle. Karena sangat powerfull, cukup lama dipakai di kantorku, sbg media pembelajaran para karyawan.

    Dan tak lupa.. mohon maaf lahir batin ya, mas Pri.

    • anotherorion

      (Agustus 6, 2014 - 4:25 am)

      di kampus UNY juga pake moodle mas, n itu yang aku angkat buat topik tesis, sama2 mas iwan mbok bilih kathah lepat nyuwun pangapunten

Berikan tanggapan anda