Me


Jam 5 sore hapeku berdering, muncul nama adeku di layar hape, segera kuangkat x aja ada sesuatu yang urgent, eh ternyata nitip pesen bejibun

” ……….Yo jo lali bapake dibantu dirumah, ………kuliahe ndang cepet rampung, ………..golek modal, cepet nikah”

Aku cuma diam dan he ah he eh dapet pesenan macem2, adeku sekarang merantau di Bogor awal bulan ini, masuk kuliah sejak aku KKN dan malah kabur duluan, sejak kepergiannya rumah emang jadi seolah kosong melompong, Masku lebih sering tidur di Magelang coz sekarang kerjanya pindah kesana. aku sendiri di rumah cuma buat istirahat, paling bokap yang sering dirumah ngurus rumah sendiri. Masak pun paling apa kadarnya selain isinya laki2 semua ga da yang pengalaman buat masak

Ibuku sendiri pindah tugas ke Semarang sejak Januari 2009, pulang cuma tiap jumat malam dan berangkat lagi senin dini hari, aku baru memulai buka usaha di deket kampusku, sampai rumah rasanya capek, pengen istirahat dan berdiam diri saja. Diantara orang rumah aku paling cuek, paling luweh paling nyleneh, ga ada yang ngrokok ya ngrokok sendiri, sempat juga dulu ga da yang mabok ya mabok sendiri, padahal ga pernah diajarin dirumah.

Aku jarang di rumah, kurang menikmati suasana rumah, ada beberapa alasan yang menjadikan seolah ada gap antara aku dengan orang tuaku. Di satu sisi aku bisa menerima alasan2 mereka sebagai orang tuaku, tentang harapan dan kekhawatiran, tapi disisi lain aku merasa mereka hanya tertuju pada hasil akhir bukan pada bagaimana aku harus mencapainya dan bagiku itu menjadi beban tersendiri, aku jarang meluapkan emosiku dalam bentuk kemarahan, aku lebih sering diam klo merasa tersinggung, aku ngga ingin nambah masalah yang bisa aku hindari, aku mencoba memahami ketika seseorang kecewa/marah padaku, karena itulah aku tidak berusaha membantahnya meskipun aku tidak setuju karena kekecewaan/kemarahan itu bukan pada tempatnya, lebih baik diam dan berlalu

Aku mungkin egois, banyak maunya, sedikit perfeksionis, semangat kadang, malas sering, kurang konsen, punya visi tapi sulit merangkai jalan untuk mencapainya, sesuatu yang dapat kugambarkan secara bulat utuh selalu saja menjadi fragmen2 yang tak terjawab ketika aku mencoba mengurainya

Bagiku diriku adalah orang yang aneh, lebih pantas disebut aneh daripada unik. Banyak pertanyaan berputar di otakku seputar diriku yang aku sendiri ga mampu untuk menjawabnya, entahlah, satu yang pasti

Satu demi satu harus terurai dan terselesaikan
Amin.

gambar dicolong dari:
 http://1.bp.blogspot.com/_B1fPOCOxUA4/SYMKQ_M8ZzI/AAAAAAAAAZ4/Db2mwscxsPA/s400/Alone_by_Hidden_target.jpg




DMCA.com Protection Status

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda