Memanfaatkan Penetrasi Internet Indonesia untuk UMKM


Penetrasi internet di Indonesia menurut data Center for Risk Management Studie di penghujung tahun 2015 adalah 28%, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet sudah di angkat 34.9%, sementara dari Google mencatat angka 43% dari total populasi rakyat Indonesia.

Angka-angka persentase tersebut terbilang kecil, akan tetapi jika menyebut angka real, maka data terkecil yang berasal dari CRM tersebut jika dikonversi per individu maka akan ada sekitar 71 juta orang Indonesia yang telah menggunakan internet di Indonesia. Dari 71 juta orang tersebut, tentunya merupakan pangsa pasar yang sangat potensial untuk digarap oleh UMKM di Indonesia.

Tidak heran jika pada akhirnya banyak perusahaan capital venture baik lokal maupun asing turut bermain dalam industri ecommerce di Indonesia, sementara perusahaan-perusahaan lokal juga mulai membuka unit layanan digital untuk menyambut semakin meningkatnya trend jual beli secara online ini.

Sebagai informasi, saat ini 80 persen pengguna internet memiliki smartphone, dan 89% pemilik internet menggunakan aplikasi yang terhubung dengan internet (Marketing.co.id). Hal itu menjadikan pengguna Indonesia di dominasi oleh pengguna mobile, bukan multichannel, oleh karena itu, memiliki produk yang mudah dijangkau oleh pengguna mobile merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pelaku UMKM.

Untuk menumbuhkan awareness dan meningkatkan visibilitas UMKM di dunia internet, maka pelaku UMKM perlu untuk membuat sebuah website penjualan online, atau jika tidak memiliki sumber daya untuk membuat situs dan melakukan perawatannya, bisa menggunakan situs ecommerce seperti Tokopedia, Lazada, Zalora, Bukalapak, Mataharimall, Mapemall, dan lain sebagainya. Jadi, sudah saatnya pelaku UMKM mengambil peluang dari penetrasi pengguna internet di Indonesia.


DMCA.com Protection Status

content (4)

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda