Membeli kenangan


Masa lalu adalah masa yang selalu ingin kita kenang. Ingatan tentang masa kecil dulu membuat kenangan tentang masa lalu menjadi sesuatu yang berarti bahkan digilai oleh mereka di saat ini.

Permainan kecil di desa seperti petak umpet, gobak sodor, dakonan, gundu, kasti dan lain sebagainya yang pernah nge-hits di waktu itu sekarang ini seakan telah punah. Kalaupun ada, biasanya dimainkan ketika acara outbond atau acara pengembangan diri yang dilakukan perusahaan untuk me-refreshingkan karyawan mereka.


Anak sekarang jarang punya kesempatan bermain permainan semacam itu, mereka lebih banyak memainkan permainan berbasis gadget ataupun komputer, di wahana bermain digital mall mall besar. Bukan lagi di pinggir jalan, lapangan maupun pematang sawah.

Yang berduit biasanya menyuruh anak mereka mengikuti serangkaian pembelajaran terstruktur di kelas2 full day school, les menari, les biola dan serangkaian les lain, yang kadang menjauhkan anak dari hak usia mereka, bebas bermain dengan lingkungan dan berimajinasi.

Kita yang terlanjur tua, masih sering cemburu pada masa lalu kita, eh kok bisa? Iya lah soalnya masih banyak lho yang suka melipir cari jajanan masa lalu. Anak2 yang lahir menghabiskan masa kecilnya di awal tahun 90-an pasti kenal dengan berbagai merk seperti Anak Mas, Yosan, Nissan Gum, Davos, dll. Yang gak bermerk seperti permen telur cicak, lidi pedas, permen susu.

mainan balon tiup jadulBuat penggemar mainan ada mainan seperti gasing kaleng, perahu otok-otok, panggal, lele tarik, yoyo, kelereng. Permainan itu bisa dimainkan secara kolektif bareng temen2 kampung yang lain atau sendiri2. What a wonderfull life, anak2 bisa saling bermain sambil merangsang kepekaan sosial, kerjasama tim, maupun strategi kolektif untuk memenangkan permainan.


Nah sekarang ini, banyak juga lho penjual makanan/mainan jadul yang bertebaran di dunia maya, mainan action figur masa lalu yang cuma terbuat dari plastik atom dan satu warna, balon tiup, gasing kaleng, perahu, mobil otok2, sempritan kincir dll.

Dilihat dari segi harga, rasanya terlalu njomplang mahalnya dibanding jaman dulu. Ibarat kita beli bakso 500 jaman dulu bisa beli action figur berjumlah 5-10, sekarang mungkin beli 1 action figur bisa seharga semangkok bakso masa kini.

Tapi yang namanya udah hobi dan faktor kenangan itulah yang bikin orang rela buat beli mainan itu dengan harga yang lebih mahal, mau gimana lagi, wong sudah gak dijual lagi secara bebas, yang pastinya dengan membeli jajanan/mainan jadul itu, sedikit kenangan masa lalu seolah bisa dihadirkan kembali melintasi jaman 🙂


DMCA.com Protection Status

mainan anak jaman dulu (3), permainan jaman dulu (2), permainan jadul indonesia (1), permainan anak kecil dulu (1), permainan anak jaman dulu (1), gambar kenangan permainan di kampung (1), kenangan jadul (1), gangsing/anak/kecil jaman dulu (1), gambar permainan jaman dulu (1), gambar permainan anak2 di masa lalu (1)

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

3 tanggapan pada “Membeli kenangan

  • Dewi Rieka Dua

    (April 6, 2015 - 12:42 am)

    iyaaa…suka kangen jajanan jaman dulu..krip krip..kalau di makassar ada sop ubi..

  • Katerina

    (April 5, 2015 - 1:21 pm)

    Kalo Yoyo dari dulu sampe sekarang masih sering aku mainkan 😀

    • anotherorion

      (April 6, 2015 - 10:28 am)

      lha sekarang susah nyari yoyo mbak 😀

Berikan tanggapan anda