Mencari Kontak


Dua hari ini tumben ada beberapa orang yang nge add buat jadi kontak, tumben sih wong biasane aku yang gatel nge addin orang2. Beberapa dari mereka terpaksa aku tolak permintaannya, bukannya bermaksud sombong atau sok idih.

Kontak buatku adalah teman, memang ga selalu aku akan datang mengunjungi postingan kontak2ku, hanya beberapa kontak yang memang sering aku kunjungi setiap posting, pemilihkah? mungkin iya, apalagi didukung juga sama kebegoan modemku yang emang hoby reset berkali2.

Ketika kita berteman dengan seseorang tentu kita merasa nyaman dengan kehadirannya, bisa sharing banyak hal, bisa bercanda dan saling memaklumi ketika salah seorang kita anggap sedikit berlebihan. Tak masalah karena setiap individu memiliki prinsip dan nilai2 yang dikembangkannya sendiri, selama masih tetap bisa saling menghargai dan menerima InsyaAllah semua tetap berjalan dengan semestinya.

Intensitas komunikasi antar kontak bisa dijadikan salah satu tolok ukur bagaimana mereka menjalin persahabatan lewat MP, namanya sahabat ga asik klo ga OOT, eh malah ga rame kan klo postingan kita komennya serius semua? kasian otaknya berkerut terus, sekali2 setel kendo juga perlu biar ga malah setres

Namanya manusia pasti punya selera, begitu juga memilih siapa yang dia inginkan menjadi teman, yah kita menentukan sendiri kriteria seseorang yang bisa kita jadikan teman dan mana yang tidak sesuai dengan kriteria kita.

Kembali ke masalah meng add dan di add, rata2 ketika aku menambahkan seseorang sebagai kontak karena aku tertarik pada salah satu isi postingannya, dan karena buat aku MP adalah pelampiasan emosi personal ya gampang tertarik pada posting yang sifatnya personal. Memang ada beberapa kontak yang jarang/hampir tidak pernah menuliskan postingan yang personal, toh buatku itu bukan masalah, aku masih bisa mendapat ilmu baru dari posting2an mereka. Lagipula mereka cukup selektif dalam menyampaikan informasi baru, jadinya aku malah merasa enjoy dengan postingan mereka.

Mengingat kontakku berasal dari berbagai macam latar belakang dan prinsip, susah susah gampang ketika ada yang pro dan kontra terhadap sebuah permasalahan, biasanya sih aku pilih abstain, klopun komen yah yang aman2 saja deh. Justru dengan berbagai macam warna kontak itu aku malah bisa dapetin beberapa sudut pandang berbeda terhadap sebuah permasalahan, ya tambahan ilmu gratis deh, ya kan teman???

Ada beberapa tipe Mpers yang sedikit aku hindari, misalnya MPers yang menjadi online seller, salahkah online seller? engga, sama sekali engga, akur sama wejangan mbah Candil Seurius klo OS juga manusia, lagian MP memang surga belanja online kok, bukan kewenanganku buat ngelarang setiap MPers menjadi online seller, tapi karena tujuanku memiliki ID ini memang bukan buat belanja, dan aku merasa risih klo guestbook dan inboxku dipenuhi pengumuman update barang terbaru. Pun aku masih bertoleransi pada beberapa kontak yang kebetulan memang sebagai online seller, malah seneng klo mereka memposting tentang diri mereka sendiri, selama mereka tidak melakukan belasan posting produk berturut2 tetap aku pertahankan sebagai kontak meskipun jarang aku lirik postingannya, tapi klo melanggar tata tertib ya maaf remove tanpa konfirmasi.

Jenis kedua adalah tipe Mpers yang seneng update berita hasil copasan, bermasalah? ngga? tapi klo postingnya ngebom langsung bejibun jelas bikin keki, sekitar setahun kemaren pernah aku kewalahan ketika seorang kontak memposting hampir 500 postingan lebih dalam waktu kurang dari satu jam!!!!! Dan hebatnya beberapa hari kemudian kontak tersebut melakukan re-posting pada semua postingannya!! Bermasalah? YA!!! karena postingan kita akan memenuhi inbox teman2 kita, melakukan bom posting apalagi copasan cuma biar blog kita terlihat paling komplet monggo2 saja, selama tidak menjadi kontak saya. Karena saya juga pengen melihat update dari temen2 yang lain. Tipe begini biasanya langsung saya block, beberapa malah masih ada di list kontak tapi sebodo ah, toh ga bakal nongol lagi di inbox, ogah juga klo cuma remove tapi masih bisa lihat postingannya waktu ngeset inbox buat jaringan.

Jenis ketiga adalah MPers trouble maker, jelas ga ada yang suka tipe MPers ini kecuali sesamanya, preman2 yang berkeliaran di MP dan memaki setiap postingan orang yang berseberangan dengannya, masih mending klo mereka siap diajak debat secara sehat, rata2 sengaja menggunakan ID kosong untuk memancing kerusuhan di MP, memulai dengan serangan dan selalu mereply dengan makian, sementara kemampuan otak mereka baru sebatas bisa belajar memaki orang lain. Tipe Mpers najis tralala ini biasanya langsung aku masukin daftar block dan repot abuse. Aku juga kurang sreg klo melihat postingan yang cenderung porno, kok rasanya kurang etis lah.


Kenapa angel banget sih konsekuen menggunakan satu kata ganti aja, aku apa saya baen sih ya??? modeme juga makin hari kok makin kemplu… ck ck ck

pict: sugar rhyme



DMCA.com Protection Status

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda