Mengapa ada Job Review di antara kita


Mendapatkan tawaran job review dari internet adalah sebuah anugrah bagi rekan-rekan blogger, jika sebelumnya rekan blogger menggunakan media iklan layanan seperti Google Adsense, Yllix, Pop ads dan lain sebagainya maka memperoleh tawaran job review adalah peluang lain yang bisa digali dari bisnis internet marketing.

Di Indonesia sendiri, dimana pertumbuhan internet berkembang dengan sangat pesat, muncullah berbagai startup baru yang bergerak di internet maupun membutuhkan publikasi internet untuk memperkenalkan produknya dengan pelanggan baru, memperkuat branding mereka sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan dan memberikan nilai tambah.

Mengapa ada Job Review di antara kita?

Tahukah bahwa untuk mempromosikan sebuah produk atau layanan, banyak perusahaan membutuhkan dana hingga ratusan juta rupiah agar produk mereka mendapat tempat yang baik di hati masyarakat. Iklan televisi, koran, billboard dan berbagai media periklanan mainstream memerlukan biaya yang tidak sedikit bahkan bisa menghabiskan ratusan juta rupiah dalam kurang dari satu minggu.

blog marketingBukankah ada layanan periklanan internet seperti halnya Adwords by Google yang bisa digunakan untuk menarik minat pelanggan? Betul. Tentu saja perusahaan telah memikirkan dan berinvestasi di Google Adwords untuk semakin meningkatkan reputasi produknya. Tapi nilai tambah apa yang diberikan Google Adwords selain nangkring di ujung teratas hasil pencarian Google nya?

Memang fitur analytics, berbagai tools semacam pencari keywords mampu memberikan pilihan bagi para produsen untuk meningkatkan traffic kunjungan ke website mereka, mengapa harus menggunakan job review?

Sebelum bertanya mengenai mengapa perlu job review, mari kita sebagai calon pengguna produk juga mengamati hal berikut:

Saat kita ingin bepergian ke suatu daerah yang tidak ada sanak saudara kita disana, apa yang akan kita lakukan? Googling! Ya cari informasinya dari internet, mulai dari tiket perjalanan, tiket wisata, akomodasi seperti penginapan, tempat makan, sewa kendaraan dan lain-lain. Urusan ini sebenarnya simpel, gak usah dipikirin pun klo kita sudah sampai ditempat tujuan dengan sendirinya kita akan berusaha mendapatkan semua itu sendiri.

BACA JUGA:   Hororskop

Akan tetapi dengan adanya internet, kita bisa melihat, membaca, mempelajari dan menyimpulkan tiket apa yang paling murah? hotel apa yang memberikan nilai terbaik untuk kita? destinasi wisata mana saja yang bisa kita kunjungi selama berada disana? dan bagaimana cara untuk menuju ke tempat tersebut dari hotel kita berada.

Para calon traveler ini tidak akan begitu saja gegabah menentukan pilihan dari website penyedia jasa wisata atau hotel. Mereka akan mencarinya di blog rekan blogger yang pernah berkunjung ke daerah / tempat wisata tersebut. Mengapa?

Sentuhan personal! inilah jawabannya!

Kita tentu paham bahwa semua website ticketing akan bilang mereka adalah penyedia layanan terbaik, web hotel juga akan memberikan statemen yang setali tiga uang dengan mereka, web tempat belanja? hei tentu saja mereka berani bilang diskon mereka yang terbaik untuk anda. Semua menyatakan merekalah yang nomor satu, ngiklan banget kan?

Karena pengunjung adalah calon pembeli, mereka pun berpikir sebagai mana calon pembeli, mereka lebih tertarik dengan pengalaman pembeli sebelumnya yang pernah bertransaksi/ menginap di tempat tersebut. Sesuatu yang jarang dan bahkan tidak ditampilkan dalam website penyedia layanan tersebut sendiri.

Maka disinilah peran blogger sebagai ujung tombak marketing berperan, blogger akan bertindak sebagai pembeli, pengunjung, pelanggan yang akan memberikan testimoni kemudahan yang mereka dapatkan selama berada di sana. Pengalaman personal inilah yang mampu membawa keyakinan calon pelanggan untuk mengikuti jejak blogger tersebut menggunakan jasa perusahaan/ penyedia layanan tersebut. Orang akan lebih cenderung mengikuti saran teman/ pengguna jasa sebelumnya dibanding mengikuti saran langsung dari perusahaan terkait. Ada faktor trust yang lebih tinggi saat ia mendapatkannya dari pengalaman teman/ rekan kerjanya yang pernah menggunakan layanan tersebut.

BACA JUGA:   Trouble is a friend

Apa keuntungan perusahaan menggunakan jasa blogger untuk melakukan review produk mereka?

Pertama dilihat dari segi penghematan biaya advertising, fee untuk job review blogger tentunya lebih murah dibandingkan dengan biaya periklanan mainstream. Tulisan review tersebut juga akan bertahan dalam jangka waktu yang lama, selama blog yang mereview tulisan mereka masih terus aktif. Berbeda dengan iklan televisi yang hanya berjalan beberapa menit dan perlu ditayangkan ulang beberapa kali sehari agar mampu menarik minat pembeli.

Kedua produk mereka mendapatkan penilaian natural dari blogger, terlihat apa adanya dan tentu saja dengan tetap menonjolkan kualitas produk mereka. Hal ini disukai oleh para calon pelanggan, beda dengan advertising mainstream yang bersumber dari kaidah-kaidah periklanan dan bertujuan memang untuk bilang say no to others products, atau yang lebih parah, penanaman mindset there’s no others products in the world, but ours! Hal tersebut justru memaksa calon pelanggan agar tidak memiliki pilihan lain selain layanan/ produk mereka, sedangkan job review dari blogger lebih berfokus kepada bagaimana produk tersebut nantinya akan memberikan nilai tambah kepada penggunanya dibandingkan jika menggunakan produk dari vendor lain dengan cara yang lebih halus, natural dan personal.

Ketiga, semakin berkualitas rekanan blogger yang mereview job mereka, semakin besar pula pengaruh viral marketing mereka, karena rekan blogger akan menyebarkan informasi tentang produk tersebut lewat jejaring sosial mereka selain mempublishnya di blog masing-masing.


DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

13 tanggapan pada “Mengapa ada Job Review di antara kita

  • Windu Saputra

    (Juni 16, 2015 - 10:01 pm)

    Mungkin bisa di bagi – bagi sedikit job review-nya 🙂

  • inda chakim

    (Juni 9, 2015 - 7:54 pm)

    Weish..blogger jd ujung tombak marketing..keceeee…
    Kalok ditekuni, ngeblog bs jd sumber penghasilan jg donk kalok gt yak…
    Semangat ngeblog ah
    Tfs 🙂

    • anotherorion

      (Juni 9, 2015 - 8:59 pm)

      njeh mbak inda, bisa jadi sumber pendapatan kita 😀

  • Una

    (Juni 9, 2015 - 4:09 pm)

    Ahahaha… aku mau dong Om job review =-p =-p

    • anotherorion

      (Juni 9, 2015 - 9:00 pm)

      baru toped un yang reguler, yang lain sifatnya cuma review sekali-sekali doang

  • Edi Susilo

    (Juni 9, 2015 - 4:09 pm)

    Peluang baru mas, tp seng wingi wae rong ketrimo

    • anotherorion

      (Juni 9, 2015 - 9:03 pm)

      rapopo ed suatu saat mungkin iso entuk neh

  • Dee An

    (Juni 9, 2015 - 7:38 am)

    Beberapa waktu yang lalu aku ada ngobrol ama Ihwan, mungkin ini merupakan berkah dari bubarnya MP. Aku jadi melek tentang dunia blogging. Belajar lagi dari nol. Dulu di MP mana peduli ama apa itu SEO, job review, dkk.

    • anotherorion

      (Juni 9, 2015 - 9:03 pm)

      saya masih getun sama bubarnya MP, coba dulu daniel tumiwa dkk mau dengerin saran blogger buat memberdayakan blogger biar multiply jadi semakin kuat. as far, sampai sejauh ini menurutku blogplatform yang militansi & loyalitas bloggernya paling tinggi ya multiply. Klo yang masih aktif sih, cuma temen2 dari dblogger yang menurutku terlihat sangat loyal pada platform mereka.

  • Katerina

    (Juni 9, 2015 - 6:14 am)

    Priyo, isi artikelnya ga bisa dicopas. Bisa minta tolong dikirimi dalam bentuk file Word. Kirim ke inbox FB ya. Thank you.

    • anotherorion

      (Juni 9, 2015 - 6:46 am)

      Klik aja tulisan save as pdf di sudut kanan atas postingan mbak yu

  • Katerina

    (Juni 9, 2015 - 6:11 am)

    Ayo pengiklan, beri kami job review. Hihihi

    bookmark aaaah

Berikan tanggapan anda