Mengenali diri dan berbahagia dengan SOUL Reflection


Mengenali diri adalah salah satu bagian penting dalam hidup manusia. Dengan pengenalan diri sendiri, manusia dapat menentukan titik start untuk mulai melakukan sebuah perubahan di dalam hidupnya. Proses mengenali diri ini juga termasuk menerima segala bentuk kekurangan yang kita miliki dan memaafkan segala kesalahan yang pernah kita lakukan.

SOUL Reflection adalah salah satu metode yang diperkenalkan oleh Bunda Arsaningsih untuk mereka yang ingin mengenali diri dan memahami siapa diri mereka. Workshop ini bertujuan untuk membantu para peserta mengendalikan pikiran, perasaan dan emosi. SOUL sendiri merupakan akronim dari Spirit of Universal Life. SOUL Reflection dikemas dalam bentuk workshop selama kurang lebih satu hari. Namun pada workshop yang digelar di Tjokro Style Hotel, Yogyakarta ini hanya memakan waktu sekitar setengah hari dan diikuti peserta dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Jogja, Bogor, Semarang, Pati, Pekanbaru dan Kalimantan.

Acara dimulai dengan MC Mbak Rina Khusnawati, dengan pemateri pertama dr. Rastho Mahotama dengan tema Mengenal Bahagia. Lho kok sama bahagia aja harus kenalan? Apa sebelum ini kita merasa tidak bahagia? Menurut dokter muda yang lebih nyaman dipanggil mas Rastho ini, bahagia dan merasa bahagia itu berbeda. Kebahagiaan itu lebih bersifat spiritual, bukan fisik.

Apa itu bahagia dan sukses

Pertanyaan di atas berlanjut dengan pendefinisian apa itu Sukses dan Bahagia. Pada umumnya orang selalu berkata Bekerjalah dengan keras, sehingga kamu bisa sukses dan bisa hidup bahagia. Pada kenyataannya, banyak publik figure, baik yang memiliki kesuksesan di bidang seni, politik maupun ilmu pengetahuan memilih mengakhiri hidup karena merasa tidak bahagia. Orang-orang yang mensyaratkan sukses sebelum bahagia umumnya lebih susah untuk sukses. Tetapi orang yang mensyaratkan bahagia sebelum sukses, lebih mudah untuk mencapai kesuksesan.

Sebagai contoh, seseorang yang terpaksa masuk sebuah jurusan yang tidak dia sukai, akan lebih susah lulus daripada jika ia lolos masuk pada jurusan yang ia minati. Passion terhadap disiplin ilmu yang ia tekuni membuatnya lebih rileks dan bahagia menjalani proses, sebaliknya jika kita tidak berminat terhadap disiplin ilmu tersebut, setiap tugas yang dijalani akan menjadi beban dan membuatnya semakin enggan menyelesaikan pendidikan. Kesuksesan lebih berdimensi fisik, berorientasi pada pencapaian di akhir proses dan merupakan pengakuan secara eksternal. Sementara kebahagiaan berdimensi spiritual, ukurannya ada pada saat menjalani proses, dan merupakan pengakuan secara internal.

Mas Rastho mengemukakan dalam dunia yang kita kenal kita mengenal tubuh fisik. Tubuh inilah yang nampak dan selalu kita rawat. Dunia kedokteran barat umumnya mempelajari penyembuhan terhadap tubuh fisik. Akan tetapi di luar tubuh fisik, menurut dr Rastho ada setidaknya 5 dimensi tubuh yang kita miliki. Masing-masing adalah tubuh fisik, energi, emosi, mental dan spiritual. Tubuh energi, emosi, mental dan spiritual akan sehat manakala kita merasa bahagia.

BACA JUGA:   Munafiknya Profesionalisme Pendidikan

Konsep lima hukum energi

Sesi kedua diisi oleh dr Netty Santyari Gedra, yang mengenalkan konsep hukum hukum energi. Ada lima hukum energi dalam dunia ini, tentu saja ini tidak terkait dalam hukum energi yang kita kenal dalam ilmu fisika akan tetapi kurang lebih memiliki kesamaan bahwa segala sesuatu mengikuti pola yang telah ditetapkan Tuhan. Kelima hukum energi tersebut adalah:

  1. Energi tidak terbatas ruang dan waktu
  2. Energi mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah
  3. Energi mengikuti pikiran
  4. Energi sejenis, akan menarik yang sejenis
  5. Apa yang ditanam itulah yang dituai

Hukum pertama biasanya dapat dirasakan sebagai hubungan bathin, antara ibu dan anak yang terpisah jauh. Tetapi sang ibu dapat merasakan jika anaknya yang merantau sedang sakit. Kita sering menyebutnya dengan telepati, ataupun intuisi. Hukum kedua, bahwa energi mengalir dari seorang guru kepada murid-muridnya. Agar ilmu sang guru dapat diterima muridnya, maka si murid harus bersikap rendah hati sehingga energi dan ilmu tersebut dapat mengalir ke dalam dirinya.

WhatsApp-Image-2017-08-26-at-13.55.00 Mengenali diri dan berbahagia dengan SOUL Reflection  wallpaper

Hukum ketiga, energi mengikuti pikiran. Jika kita selalu berprasangka buruk, maka hal buruk tersebut pasti terjadi. Sementara jika kita selalu menjaga pikiran kita untuk berprasangka baik, maka kita pun akan lebih tenang dan terhindar dari hal-hal buruk. Jika kita memiliki prasangka buruk, maka akan menarik energi negatif lain untuk hinggap disekitar kita. Orang yang gemar bergosip umumnya akan menarik orang-orang sejenis dalam komunitasnya. Sementara orang-orang yang rajin akan lebih nyaman berada di lingkungan orang-orang yang juga rajin seperti dirinya. Orang-orang berenergi positif akan menularkan energinya, begitu juga orang-orang berenergi negatif, dan orang berenergi positif tidak akan suka berada di lingkungan orang-orang berenergi negatif, ia akan mencari orang-orang positif lainnya. Itulah hukum Keempat dalam konsep energi. Hukum terakhir adalah hukum karma, jika ada seseorang berbuat jahat pada kita, pahamilah mungkin itu adalah akibat dari perbuatan jahat kita dimasa lalu.


Mengenali diri dan Berbahagia dengan Soul Reflection

Sesi terakhir diisi oleh Bunda Arsaningsih sendiri yang memberikan materi mengenai pengenalan jati diri dan menerima diri sendiri. Oh ya sekedar info, Bunda Arsaningsih ini sendiri pernah mengalami 8 kali operasi, 2 kali stroke dan 2 kali serangan jantung. Akan tetapi pada sore tersebut tidak nampak beliau nampak seperti orang yang sangat sehat dan tidak pernah sakit. Seseorang dikatakan memiliki aura pada saat ia seolah memiliki pancaran kepribadian. Aura sendiri merupakan bentuk dari tubuh energi. Orang-orang beraura positif umumnya energik, murah senyum dan dapat membahagiakan orang disekelilingnya. Saat seseorang merasa sedih, maka auranya menjadi lemah. Ketika aura lemah maka penyakit bisa menembus tubuh energi dan masuk ketubuh fisik. Hingga akhirnya orang tersebut jatuh sakit. Lalu bagaimana biar aura kita tetap terjaga?

BACA JUGA:   Wisata Alam Bhumi Merapi, Tempat Wisata Jogja untuk Keluarga

WhatsApp-Image-2017-08-26-at-13.55.00-1 Mengenali diri dan berbahagia dengan SOUL Reflection  wallpaper

Berbahagialah

Pertanyaannya bagaimana cara berbahagia?

Bunda Arsaningsih memberikan 3 rahasia untuk berbahagia, yakni; Keterhubungan dengan Tuhan, Pemurnian dan Menanam. Keterhubungan dengan Tuhan adalah saat kita merasa dekat dan didengar oleh Tuhan, kita merasakan ada ikatan antara kita sebagai hamba dan Tuhan sebagai sesembahan kita. Lalu pemurnian, kita tidak akan mendapatkan energi dari Tuhan jika dalam hati kita masih dipenuhi perasaan iri hati, dengki, kecemasan dan energi negatif lainnya. Menerima diri dan memaafkan adalah solusinya. Yang terakhir adalah menanam. Berikanlah yang terbaik dari kita sehingga kita pun akan memperoleh yang terbaik dari apa yang kita tanam.

Bahagia itu adalah kemampuan otak untuk mengenali diri sendiri, menerima dan mensyukuri apa yang dimiliki dan tidak dimiliki. Menerima segala kekurangan kita dan orang lain, memaafkan kesalahan orang lain dan diri kita sendiri serta mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan, dan tetap bersifat rendah hati terhadap sesama. Saat kita mampu melakukan hal tersebut maka kita akan merasa bersyukur dan berbahagia. Semakin bahagia seseorang semakin sehat tubuhnya.

Pada sesi terakhir ini para peserta Soul reflection diajak melakukan refleksi batin, mengenali diri sendiri, merefresh kenangan-kenangan yang membuat para peserta tidak bahagia lalu diberikan afirmasi positif agar dapat merelakan dan memaafkan hal buruk yang pernah terjadi dan menguatkan diri agar bisa fokus menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain Soul Reflection, SOUL juga memiliki program-program pengembangan kejiwaan antara lain

  • SOUL Meter ~ Pernah berpikir bahwa intuisi dapat diukur secara tepat dan reliable? Anda bisa mengikuti workshop satu ini sehingga dapat memahami dan mengambil keputusan dengan tepat
  • Self Development Programme ~ merupakan program untuk pengembangan diri, pilihan programmnya antara lain Soul for; mental block, relationship, creativity and productivity, developing inner beauty dan inner peace
  • Bussiness Development Programme ~ program untuk treatment karyawan perusahaan atau pelaku bisnis. Antara lain Soul For; Prosperity, Bussiness Management, Stress Management dan Modern Feng Shui
  • Pregnancy and Parenting Management ~ Program yang ditujukan untuk ibu hamil, parenting dan anak; Soul for Pregnancy Management, Successfull Parenting dan Kids & Teenager
  • Health Development Program ~ Soul for Health Management dan Crystal
  • Retreat/ Pasraman/ Spiritual Camp ~ Dibuka secara grup untuk anak dan dewasa

Info lebih lanjut mengenai SOUL Reflection dan program SOUL lain dapat menghubungi

SOUL OFFICE
Bali: Jl. Gn. Sanghyang 118D, Lt 2 Denpasar. 08113890111

Jakarta: Gd. Cahaya Palmerah lt 1 Unit 106, Jl. Palmerah Utara 3 No 9, Jakarta Barat 081288661138

soulissolution@gmail.com | arsaningsih.com | soultc.com

Twitter, FB, IG: @arsaningsih

 


Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

2 thoughts on “Mengenali diri dan berbahagia dengan SOUL Reflection

    Deddy Huang

    (Agustus 26, 2017 - 2:08 pm)

    semacam pemulihan jiwa ya..
    bahagia apabila punya banyak uang, kesempatan, waktu 😀

Berikan tanggapan anda