Menikmati Mangut Pari dan Soto Glugu di Angkringan Tobat


Angkringan Tobat, berlokasi di Jl. Sukoharjo, Condong Catur, Sleman ini mungkin agak membuat orang berkernyit. Namanya angkringan, tapi kok tidak seperti laiknya angkringan yang biasa dijumpai di setiap sudut gang di Jogja. Alih-alih menggunakan konsep gerobak beroda, Angkringan Tobat malah lebih menyerupai warung kopi atau rumah makan pada umumnya.

Menurut Mas Fandi selaku Manager Angkringan Tobat menyebutkan pemilihan konsep semacam rumah makan ini untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan sendiri. 

Kadang ibu-ibu juga pengen makan angkringan mas, tapi kan gak mungkin ibu-ibu ikutan nongkrong di angkringan yang biasa, sementara orang tua juga kadang pengen ngajak makan anaknya yang murah meriah tapi terkendala ruang angkringan yang sempit. Jadi kita ingin merangkul pengunjung yang lebih luas lagi (Mas Fandi)

Iya juga sih, aku sendiri ngerasain klo makan di angkringan biasa tuh kadang gak nyaman, harus umpel-umpelan dengan orang yang gak dikenal, karena aku orangnya pendiem jadi malah kek orang asing disitu. Nah sementara cewek klo mau jajan di angkringan juga gak bakalan betah berlama-lama, takut digodain pengunjung cowok disitu.

mangut pari soto glugu angkringan tobat

Angkringan Tobat sendiri berdiri sejak 2 tahun lalu, berdiri setelah mendapat hidayah sayang gak sempet nanya hidayah apa yang didapet mas Fandi dkk. pemilihan nama Tobat sendiri berasal dari kata Toto Batin (menata hati) Angkringan Tobat beroperasi mulai jam 16.00 sampai jam 24.00. Untuk menu sendiri terdapat 30 macam menu yang bisa dipilih oleh pengunjung, mulai dari nasi bakar, nasi tobat, nasi pocong, ketan toping dan lain-lain. Pengunjung juga diperkenankan untuk memilih campuran minumannya sendiri, ada banyak jenis minuman yang bisa di mix sesuai request dari pengunjung. Misal pengen ngerasain susu jeruk, bisa atau ngerasain kopi lemon tea? Oh bebas. Tapi soal rasa nanti menyesuaikan keanehan kombinasi pilihan kita sendiri lho ya. Tapi jangan kuatir, para staff disini akan berusaha memberikan kombinasi rasa terbaik buat kita.

BACA JUGA:   An Evening @ D'Gejrot Kemek

kopi nusantara angkringan tobat

Mangut Pari dan Soto Glugu Angkringan Tobat

Terhitung sejak 2 bulan terakhir, manajemen Angkringan Tobat menambahkan satu lini bisnisnya, kali ini konsepnya memang semacam rumah makan. Menu andalannya adalah Mangut Pari, Mangut Layang dan Soto Glugu. Jika para pecinta kuliner umumnya hanya pernah menikmati hidangan mangut lele, boleh lho sekali-kali menikmati sajian Mangut ala Angkringan Tobat. Untuk konsep rumah makan ditawarkan pagi sejak jam 9 hingga jam 5 sore. Setelah jam 5 sore maka semua menu akan berganti menjadi konsep angkringan seperti yang dikenal masyarakat.

mangut pari mangut layang angkringan tobat


Menurut Mas Fandi, pemilihan Mangut Pari sendiri, karena jenis kuliner ini hanya umum dikenal di daerah pesisir. Sementara untuk daerah yang jauh dari pantai, hanya tersedia mangut lele. Teknik memasak mangut di Angkringan Tobat sendiri menggunakan metode ikan asap. Aku baru sekali makan mangut pari, rasanya semacam kek perlu ngulangin balik lagi.

Untuk Soto Glugu, di Jawa Timur dikenal dengan nama Soto Bathok, nah, jika soto bathok disajikan dalam mangkuk yang berasal dari bathok kelapa, maka Soto Glugu menggunakan mangkok yang terbuat dari kayu glugu (pohon kelapa).

kuliner jogja soto glugu angkringan tobat

Menu minuman tidak kalah menarik, Mas Fandi dan rekan-rekan memiliki aneka minuman modern, kopi maupun minuman eksentrik jawa. Di dapur depan, nampak berjajar berbagai toples kopi nusantara, seperti Mandheling, Gayo, Kintamani, Lampung dan lain-lain yang siap disajikan untuk pengunjung. Ada juga kopi hijau, atau biasa disebut Coffe Bean. Kopi hijau ini berasal dari kopi kintamani yang diolah tanpa melalui proses sangrai.

BACA JUGA:   Resep Masakan Sederhana yang Sehat

harga kopi hijau coffe bean jogja

Satu lagi minuman yang cukup eksentrik yakni Sar Saparela. Minuman bersoda jadul dari jaman dahulu, buat yang ingin bernostalgia atau menikmati soda lawas asli Indonesia, boleh banget mampir kemari.

limun jadul bir plethok sar saparila

Tempat ini mendukung banget lho buat nongkrong, karena full colokan, full musik, free wifi 20 Mbps dan parkir luas. Selain itu untuk kalian yang pengen ngadain acara di Angkringan Tobat, bisa booking dengan minimal belanja tiap peserta disana sebesar 10ribu rupiah, klo masih pengen nambah menu sendiri sih bisa banget.

Nah buat yang penasaran apa aja menunya, bisa mampir ke Instagramnya di @angkringanTobat

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

8 thoughts on “Menikmati Mangut Pari dan Soto Glugu di Angkringan Tobat

    @dismonimo

    (April 15, 2017 - 11:02 am)

    Pricelistnya dong kakaa

      anotherorion

      (April 17, 2017 - 10:03 am)

      Ak g sempat poto pricelistnya, tp murah kok. Mangutnya 10rb

    ibrahim

    (April 15, 2017 - 10:22 am)

    nama dan jenis kulinernya unik dan menggiurkan ya mas, mau ke sana jadinya 😀

      anotherorion

      (April 17, 2017 - 10:01 am)

      Monggo mas, ajak2 rekan yg lain. Suasananya enak kok buat nongkrong

    Aqied

    (April 15, 2017 - 9:33 am)

    Aku gak kebagian mangut pari nyaaa

    Enkoos

    (April 14, 2017 - 11:17 pm)

    Pri, sering sering posting panganan yo. Aku seneng mocone. Efek kangen panganan Indonesia.

    Meng ngemeng, mangut ki semacam lodeh po?

      anotherorion

      (April 17, 2017 - 6:55 pm)

      mangut ki semacam gulai pedas mbak evi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *