Menikmati Pie Susu Bali


Setahun ini adikku resmi bekerja di Lombok sebagai PNS BPKP, tadinya sih dia ditempatkan di Jakarta selama 1 tahun sekalian prajab. Klo inget lombok sebenernya jadi inget sama Gunung Rinjaninya, dan tentang sejarah Gunung Tambora. Ealah lha kok ini malah terjebul bikin judul postingannya tentang pie susu Bali coba.

Iya, jadi ceritanya libur akhir taun kemaren adekku ambil cuti buat pulang ke rumah biar bisa ketemu orang tua dan juga ponakan kecilnya. Nah dia bawa oleh2 pie susu Bali. Entah gimana sejarahnya mudik dari Lombok tapi malah bawa oleh2 khasnya dari Bali. Ya mungkin dia mampir mabur ke Jogja lewat Ngurah Rai sih, jadi beli oleh2nya di bandara deh.


Tadinya aku gak begitu greget dengan beberapa kotak Pie Susu Bali (atau disebut Egg Tart dalam versi bule) yang terdampar di atas meja, aku lebih fokus sama beberapa cinderamata asli Lomboknya (yang non mutiara lho T_T) sementara si kecil justru yang doyan nowal nowel tuh kue.

BACA JUGA:   Aikido

jual pie susu bali murah tokopediaJadi sebenernya pertama kali aku makan pie susu itu suer faktor insiden, bukan kesengajaan, ya iyalah, berhubung anakku klo makan masih suka tebar pesona remah2 jadinya aku juga yang kebagian jatah mungutinnya. Dan iya, habis kupungut langsung aku masukin ke perut bukan tong sampah :3

Ukurannya kira-kira sebesar telapak tangan, berbentuk seperti mangkuk yang terisi oleh jeli. Ternyata rasanya emang enak, tekstur cangkangnya agak keras meski tetep terhitung lembut, dan rasa topingnya yang bikin lidahku nyantol terus, lembut, tidak terlalu kenyal tapi enak.


Tadinya yang aku makan cuma rasa original aja, karena aku pikir rasa coklat pasti agak eneg, apalagi rasa kejunya karena aku gak demen keju. Eh lewat satu jam berikutnya satu kotak aneka rasa sudah aku habiskan sendiri. Enggak tahu juga, mungkin salahkan pembuat kue pie nya aja ya, kenapa bisa bikin lidahku mentolerir rasa keju di dalamnya.

Oh ya asal muasal sejarah pie susu Bali ini masih diragukan, ada yang menyebut asalnya dari Hongkong, Yunani, Portugis dan lain2, entah yang mana yang bener, mungkin dulu masuk ke Pulau Bali juga dibawa oleh pedagang di masa penjajahan Belanda, dan kemudian menjadi salah satu oleh-oleh khas untuk para wisatawan yang bertandang ke pulau Bali.

BACA JUGA:   Membangun mimpi video creator dengan Asus Vivo M32CD

Lain kali mungkin aku bisa datang sendiri buat beli oleh-oleh ini dari tempat pembuatannya di Bali sana.


DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

4 tanggapan pada “Menikmati Pie Susu Bali

  • gambarpacul

    (Februari 6, 2015 - 8:08 pm)

    sering transit Denpasar tapi ora tau tuku…jebul enak yah?

  • Ihwan - Keluarga Biru

    (Februari 6, 2015 - 12:14 am)

    Ivon sering dapat pesanan pie susu Yo, macem-macem sih topingnya.
    Wah langsung tancap gas bikin artikelnya buat ‘itu’, selamet ya Yo.

    • anotherorion

      (Februari 6, 2015 - 7:50 pm)

      aku lagi maem telu kui sih wan, nek entuk rasa laine yo gelem kok haha

Berikan tanggapan anda