Nikmat makan pedas mana yang kamu dustakan


Buat orang Indonesia, menu utama makannya tidak akan jauh dari sumber karbohidrat yang bernama nasi. Nasi memang menjadi makanan pokok sebagian besar orang Indonesia, terutama yang berdomisili di wilayah Indonesia bagian barat.

Nah untuk makanan pendampingnya itu yang bisa macem macem, mulai dari sayur basahan sampai lauk keringan bisa. Yang enggak peduli dengan istilah diet maupun food combine seperti saya gak bakalan mikirin terlalu pusing jika mencampur karbohidrat + karbohidrat lagi dalam piring. Ini bukan makan nasi yang terus make lauk fried rice lho ya? Fried rice? itu lho, nasi yang dicelupin di tepung bumbu biar bisa jadi lauk kek ayam fried chicken khasnya mahasiswa kos2an klo lagi gak punya uang, (duh buka kedok banget jaman idup jadi mahasiswa) tapi makan nasi lauk kentang 😀

Sementara untuk uborampe atau aksesoris penggoyang lidah biasanya orang Indonesia menambahkan krupuk berbahan baku tepung tapioka maupun sambal untuk mendapatkan sensasi pedas. Dua ini seperti menu pelengkap yang wajib ada di rumah-rumah makan, maupun box nasi yang dibagi2kan tiap ada rapat kantoran.

BACA JUGA:   5 Makanan Khas yang sering muncul saat Lebaran

Resep-Sambel-Terasi-Goreng

Buat aku yang tinggal di desa, dua menu pelengkap itu cukup mudah didapatkan, bisa didownload langsung dari warung2 terdekat di sekitar rumah. Tapi kadang hidup di daerah perkampungan gitu ada dukanya sih.

Soalnya menu makanan penghibur di daerah pedesaan itu hanya dagangan penjual bakso sama mie ayam. Jadi klo lagi pengen makan yang agak beda dikit harus naik motor agak jauhan dikit ke jalan Magelang. Ya masih ada sih bakul sate, gorengan dan sejenisnya di beberapa perempatan kecil, tapi ya engga bisa bener2 ngasih variasi makanan yang dipenginin.

Oh ya, klo soal sambel, aku suka dua jenis sambel, yaitu sambel trasi sama sambel bawang, dengan takaran yang gak pedas2 amat karena lambungku gak terlalu kuat sama menu pedas. Jadi kalo temen2 main ke Jogja dan pengen ngerasain rasa pedas meledaknya oseng mercon, aku bukan orang yang tepat buat nemenin makan, suer enggak berani nyobain :D. Meski begitu aku sering beli sambal botolan di minimarket waktu pulang ngantor, biar klo pengen tinggal nyocol aja.

BACA JUGA:   Indonesian work style

Dan sekarang lagi kepincut2nya sama sambel ijo nya di resto bebek goreng, sensasi cabe ijo nya beda dengan sensai sambel ijo nya rumah makan padang karena make campuran bawang putih yang aromanya memikat.



DMCA.com Protection Status

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

6 tanggapan pada “Nikmat makan pedas mana yang kamu dustakan

  • Katerina

    (April 24, 2015 - 9:21 pm)

    Antara sambel terasi sama sambal bawang, aku sambal terasi 😀

    • anotherorion

      (April 24, 2015 - 11:51 pm)

      itu pilihan yang menggalaukan buatku mbak yu :3

  • ira

    (April 23, 2015 - 12:51 pm)

    Suamiku penggemar berat sambal. Jalan-jalan juga gak bole lupa. Katanya, makan apa aja, asal ada sambal, enakkk. Alhamdulillah.

    Btw, ngikik baca makan nasi pake fried rice. Samaan juga di sini kadang makan nasi pakai pizza. Atau sama kentang goreng. Yang gurih2 = lauk. 🙂

    • anotherorion

      (April 23, 2015 - 1:09 pm)

      klo di hajatan kan menunya nasi lauk kentang mbak, tapi yang kebangeten nasi campur fried rice itu emang 😀

  • Iwan Yuliyanto

    (April 23, 2015 - 5:46 am)

    Sak larang-larange rego cabe, trus disikso munggah-mudhune rego, Indonesia tetap saja jadi surganya sambel.

    • anotherorion

      (April 23, 2015 - 9:30 am)

      hooh mas, mbok regone selangit tetep wae sambelan 😀

Berikan tanggapan anda