Reklamasi, Perlukah?


Telinga kita tentu tidak asing dengan kata reklamasi. Tapi tahukah kita apakah reklamasi itu? Reklamasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan wilayah yang kurang atau tidak memiliki nilai produktif (misalnya; rawa atau pantai) menjadi wilayah yang produktif (bisa diubah menjadi pertanian, perkebunan, pemukiman untuk penduduk hingga perluasan pelabuhan). Reklamasi tersebut dilakukan dengan cara menurunkan tingkat genangan air melalui pembuatan kanal-kanal hingga menimbun atau melakukan pengurukan pada wilayah atau area yang direklamasi tersebut.


Lalu apa tujuan reklamasi itu sendiri? Seperti yang sudah disinggung di atas, reklamasi dilakukan demi mengupayakan wilayah non-produktif menjadi wilayah yang produktif. Jadi dari sini sudah jelas jika tujuan dari reklamasi adalah mengalihfungsikan sebuah wilayah yang sebelumnya tidak bisa dimanfaatkan atau tidak bermanfaat menjadi wilayah yang bisa mendatangkan manfaat atau dapat memberikan daya guna bagi masyarakat.

reklamasi jakarta

Di satu sisi reklamasi memiliki dampak positif bagi masyarakat. Misalnya saja, apabila ada rawa-rawa yang ditimbun atau diuruk dan dialihfungsikan menjadi lahan pertanian atau perkebunan. Tentu saja hal itu dapat menjadi salah satu sumber ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, di sisi lain reklamasi tersebut juga menimbulkan dampak negatif, yakni bisa merusak lingkungan bahkan dapat menimbulkan potensi terjadinya banjir.

BACA JUGA:   Kecanggihan Kamera Oppo F1

Berbicara mengenai reklamasi, baru-baru ini ramai tentang kontroversi pemerintah tentang upaya melakukan reklamasi Jakarta. Kontruksi pulau buatan yang memiliki luas 5.113 hektare (ha) ini dianggap dapat merusak ekosistem laut yang berada di sekitarnya. Mengingat dampak negatif yang akan muncul dengan adanya reklamasi ini, sudah pasti mengundang kontra dari masyarakat. Terlebih dampak negatif yang muncul bukanlah hal yang bisa disepelekan. Sebab, dari reklamasi teluk Jakarta ini ada empat pulau yang terancam hilang. Pulau-pulau tersebut ialah Pulau Tunda, Pulau Bidadari, Pulau Rambut, dan Pulau Untung Jawa.

Pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu dan Banten tersebut digadang-gadang akan turut lenyap bila reklamasi Jakarta terus dilanjutkan. Tentu kita tidak ingin pulau-pulau tersebut hilang karena pasir yang ada disedot terus menerus sebagai material untuk menguruk teluk tersebut.

Meskipun pada dasarnya tujuan dari reklamasi itu baik, alangkah lebih bijaknya apabila pemerintah selaku si empunya wewenang benar-benar mempertimbangkan dengan baik, apakah wilayah tersebut memang layak untuk direklamasi ataukah sebaliknya. Karena kembali lagi, rawa, pantai atau teluk yang menjadi target reklamasi adalah ekosistem alam yang sudah semestinya dijaga kelestariannya.


DMCA.com Protection Status

perlukah reklamasi jakarta (1)

Post You May Also Like

Post Author: anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda