A God Promise

Tuhan Senantiasa Meninggikan Derajat Manusia yang Berusaha dan Berdoa KepadaNya

Konon setiap doa yang dipanjatkan kepada Tuhan maka Tuhan akan mengabulkannya, tapi benarkah demikian adanya? Meskipun Tuhan telah menjanjikannya dalam salah satu kalamnya toh, tak banyak manusia yang meyakininya sebagai a God promise.

Berdoalah padaKu Niscaya Aku Kabulkan

(QS. AL Ghofur: 60)

Tidak jarang manusia dengan kehebatan akal pikirannya kemudian menenggelamkan Tuhan jauh di dasar hatinya, enggan beribadah padanya apalagi menyebut Asmanya.  Seorang kawan menyebutkan Tuhan itu ada, agama yang menjadikannya mitos!

Bukan sebuah rahasia ketika manusia mengalami kegagalan ia akan mencari sosok yang dapat disalahkan, jika itu sebuah kecelakaan maka ia akan menyalahkan pihak lain yang terlibat di dalamnya, jika ia gagal dalam UAN ia akan mulai menyalahkan satu persatu teman, guru, sekolah dan orang tuanya, hingga ketika tidak ada lagi sosok untuk disalahkan, ia akan berpaling pada Tuhan, bukan untuk berdoa, memohon ampunan melainkan mengkambinghitamkan Tuhan.

Bukankah tanpa doa manusia bisa berhasil? buktinya banyak atheis yang hidup penuh kemewahan dan bergelimang kekayaan, sementara mereka yang berjamaah di masjid harus terus bersusah payah mengamankan asap dapurnya?

Lalu dimanakah Tuhan? Bukankah seharusnya Ia mengangkat derajat orang2 yang beribadah kepadaNya, bukan justru menyejahterakan mereka yang ingkar padaNya.

Tetap saja, di mataku Tuhan mengabulkan setiap doa 🙂

Pernahkah berfikir bahwa semua kesuksesan kita pernah sekali terlepas dari rencana Tuhan? oh ya mungkin ada diantara kita yang tidak sengaja menemukan kupon undian berhadiah ratusan milyar rupiah? saya pikir non sense ya 😀 atau lagi enak2 tidur tau2 ketiban bonus dari siaran televisi swasta?

Kebetulan, bejo kalau orang jawa bilang, bejo itupun tidak datang dengan sendirinya, untung tadi kita gak jadi pergi, untung kita tadi datang belakangan, tangan Tuhan bisa datang dari arah mana saja.

Lalu jika kita telah berusaha maksimal dan tidak pernah berhenti berdoa lalu kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan apa bisa kita sebut Tuhan Maha Pengabul Doa?

TIDAK, jika itu adalah apa yang ingin anda dengarkan sebagai bentuk pembelaan terhadap ketidakmampuan diri sendiri, tapi YA jika anda yakin Tuhan punya rencana yang lebih baik bagi diri kita. YA jika anda percaya Tuhan berusaha menaikkan derajat kita lebih tinggi.

Tugas Tuhan bukanlah melemparkan sebongkah emas ke pangkuan kita, tugas Tuhan bukanlah menjatuhkan istana tiban tepat di hadapan kita segera setelah kita berdoa padaNya, please deh, Tuhan bukanlah om jin dari Timur Tengah, Tuhan bukan pelayan kita yang begitu mendengar rengekan kita otomatis ya tuan, segera tuan, laksanakan tuan. Memangnya siapa kita di mata Tuhan????? Lha wong disuruh ngerjain perintah Tuhan aja masih pada males2an kok 🙂

Dalam setiap doa kita, Tuhan akan menurunkan tingkat kesulitan untuk menggapai cita2 kita, tapi Tuhan tidak akan menjatuhkannya begitu saja ke bumi ini. Tugas kita tetaplah sama, menegakkan tangan setinggi mungkin dan berusaha meraihnya, terus berusaha menaikan derajat kita setingkat lebih tinggi, ya kita bekerjasama dengan Tuhan dalam simbiosis yang menguntungkan lewat doa dan usaha kita, karena ketika kita meraih cita2 itu, Tuhan akan memperlihatkan pada dunia, kita berhasil meraihnya di puncak tertinggi di mana semua mata akan melihat keberhasilan kita, kita tidak perlu mengaisnya di sela telapak kaki, karena dalam setiap usaha manusia, Tuhan telah menaikkan derajat umatnya.

 Motivasi Berwarna untuk marsudiyanto.net

4 thoughts on “A God Promise

  1. Makasih atas keikutsertaannya Mas…
    Maaf jika saya terlambat nengok ke sini.
    Selain berdoa sendiri2, akan lebih afdol lagi jika dilengkapi dengan doa bersama dan saling mendoakan…
    Salam

  2. Seperti saya juga percaya, jika doa belum dikabulkan pasti ada pertimbangan dari-Nya. Entah syaratnya yang belum terpenuhi entah menunggu mendapat yg lebih baik..Asal kia sungguh2 dan berusaha dan memenuhi syarat logika Tuhan, pasti dikabulkanlah..

    1. iya mbak evi jika kita berfikir menggunakan logika biasa sebagai manusia itu enggak logis, tapi jika menggunakan logika Tuhan, Dia yang paling tahu yang terbaik bagi umatnya

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.