Cara Aman Berinvestasi dan Kenapa Investasi Bodong Crazy Rich Digandrungi

Akhir-akhir ini publik terkejut dengan ditangkapnya dua crazy rich public figure yang menjadi affiliator platform investasi bodong. Di usia yang relatif muda, umur 20 tahunan mereka sudah memiliki aset dengan nilai puluhan bahkan ratusan miliar rupiah.

Siapa sih yang gak pengen bisa cepat kaya apalagi di usia muda seperti para crazy rich tersebut? Memang uang tidak bisa membeli segalanya, tetapi dengan uang kita bisa membeli kebutuhan kita dan mengupayakan hidup yang lebih sejahtera. Harta crazy rich tersebut bukan di angka jutaan lho, tetapi sudah diangka milyaran.

Menilik Angka Upah Minimum Anak Muda di Jogja

Jika dibandingkan dengan kesulitan kami sebagai anak muda Jogja yang hidup dengan upah minimum terendah seIndonesia namun dengan harga property yang gila-gilaan, terjadi ketimpangan ekonomi yang cukup serius disini. UMR Kota Jogja adalah Rp. 2.153.970 dan itu merupakan upah minimum tertinggi di provinsi DI Yogyakarta. Upah minimum provinsi tahun 2022 pun hanya berada di angka Rp. 1.840.915

Dengan harga property yang berada di kisaran harga 400 jutaan seorang anak muda di Jogja membutuhkan waktu lima belas setengah tahun untuk dapat membeli rumah dengan harga saat ini. Itupun dengan catatan. Seluruh uang gajinya utuh untuk mencicil biaya rumah dan asumsinya tidak ada kenaikan inflasi selama kurun waktu tersebut. Which is, impossible.

Bahkan jika anak-anak muda Jogja ini mampu menyisihkan 50% dari gaji yang mereka terima setiap bulan untuk membeli rumah, dibutuhkan waktu 371,4 bulan untuk mencapai angka harga rumah di Jogja saat ini.

Crazy Rich Yang Diidolakan dan Investasi Bodong

Kondisi inilah yang membuat masyarakat sangat berharap ada terobosan baru yang dapat merubah kondisi ekonominya menjadi lebih baik. Tentu saja, cara standar sudah mereka jalani selama ini dengan bekerja di perusahaan yang menerapkan upah minimum yang segitu-gitu saja.

Masyarakat menyadari gaji yang mereka dapatkan sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, belum ditambah dengan keharusan menyisihkan uang tabungan untuk pendidikan anak dan membeli rumah.

Salah satu alasan mengapa masyarakat tertarik dengan investasi bodong ini adalah masyarakat sudah terlalu jenuh dengan ketimpangan yang ada, mereka disuguhi tontonan ala crazy rich dan sultan-sultan dadakan di televisi, channel youtube, atau dimanapun mereka memalingkan muka akan bertemu juga dengan tontonan semacam itu.

Hal tersebut memicu pertanyaan di benak anak-anak muda, kalau mereka (crazy rich) bisa kaya di usia muda? kenapa kita tidak?

Teknik marketing yang dilakukan penyelenggara investasi bodong adalah dengan menawarkan mimpi menjadi seorang crazy rich secepatnya dalam usia muda, bayangin guys, gak perlu lagi kita bermimpi muda foya-foya, tua kaya raya, kita bisa lebih dari itu, muda foya-foya dan kaya raya aja bisa dilakukan sekaligus tanpa perlu menunggu masa tua.

Pada tahap ini, aku melihat banyak masyarakat yang pada akhirnya terpikat oleh halusinasi semacam itu dan kemudian tertarik untuk mengikuti jejak langkah para crazy rich, yang diceritakan sebelumnya adalah seorang buruh harian lepas, tukang parkir, pengamen atau pekerjaan kasar lainnya. Kapan lagi ada kesempatan sebagus ini bukan?

Investasi adalah koentji!

Ya, bagaimana cara menjadi crazy rich dalam waktu singkat? caranya adalah dengan melakukan investasi. Hanya saja, masyarakat kita antara sudah terhalusinasi dengan bayangan bisa hidup bergelimang harta seperti para crazy rich sampai mereka tidak memperhatikan faktor resiko dalam berinvestasi.

Sehingga mereka merasa hanya perlu mengikuti apa yang dilakukan para crazy rich untuk menjadi kaya tanpa memahami mereka sebenarnya sedang masuk ke perangkap investasi bodong.

investasiku cara aman berinvestasi bukan investasi bodong crazy rich

Dalam dunia investasi sendiri ada istilah high return, high risk semakin tinggi potensi keuntungan sebuah investasi, berbanding lurus dengan potensi risiko yang ada. Nah investasi bodong ini juga menawarkan return tinggi kepada masyarakat, yang tidak mereka sampaikan adalah potensi resikonya juga sangat tinggi.

Masyarakat yang sudah terbuai dengan kemewahan crazy rich itu berharap bisa menjadi the next crazy rich dengan cara yang sama tanpa menyadari mereka sedang menaruh uangnya di platform yang beresiko seperti investasi bodong.

Cara Aman Berinvestasi

Lalu bagaimana cara aman berinvestasi agar terhindar dari investasi bodong?

Tidak semua jenis instrumen investasi disarankan untuk pemula. Dalam salah satu diskusi bersama Group Head of Probiz Dev, PT Mega Capital Sekuritas, Firman Marihot menjelaskan, tidak semua orang bisa disamaratakan dalam memilih instrumen investasi. Nah dari diskusi tersebut dan dari sumber lain aku coba untuk mengkategorikan bagaimana cara aman berinvestasi untuk kita semua.

Tentukan Tujuan Berinvestasi

Saat kita memilih untuk berinvestasi tentu ada tujuan yang ingin kita capai. Tujuan tersebut adalah sesuatu yang achievable dapat kita capai dengan perencanaan, strategi dan indikator. Jika sebuah tujuan tidak achievable dan tiadk dapat dibreakdown menjadi tiga hal tersebut maka hal tersebut bukanlah tujuan, melainkan mimpi.

Itulah mengapa crazy rich hanya menjual mimpi. Misal bagaimana bisa menjadi seseorang bisa menjadi crazy rich hanya dalam waktu satu-dua tahun dengan anggaran investasi setara UMR Jogja?

Tujuan investasi misalnya mendapatkan profit, atau untuk mengamankan asset dari inflasi. Untuk mendapatkan profit maka instrumen yang digunakan adalah tipe high risk, untuk mengamankan asset bisa menggunakan kombinasi low risk dan moderat.

Pahami Profil Resiko

Pemilihan jenis investasi ini sangat dipengaruhi oleh profil resiko yang dimiliki setiap orang tersebut. Profil resiko adalah kecenderungan seseorang untuk dapat menerima resiko dari investasi yang ia dapatkan. Setidaknya ada tiga jenis profil resiko

  • Aman – mereka menginginkan resiko sekecil mungkin – deposito, pasar uang, obligasi pemerintah
  • Moderat – mereka dapat menerima resiko loss yang tidak begitu besar – reksadana
  • Agresif – berani mengambil resiko tinggi dalam berinvestasi – saham

Dari ketiga jenis profil tersebut bisa didapatkan mana instrumen investasi yang paling sesuai. Untuk mereka yang tidak mau ambil resiko nilai investasi mereka berkurang jauh dapat memilih jenis instrumen seperti deposito, maupun obligasi pemerintah.

Baik deposito maupun obligasi menawarkan return yang kecil hanya 3-7% namun resiko instrumen ini juga sangat kecil. Berbeda dengan saham yang memiliki tingkat resiko tinggi dengan return yang tinggi hingga 18%.

Cara Menghitung Investasi Per Bulan

Di awal sudah disebutkan pentingnya mengambil tujuan investasi ini apa? agar kita bisa merencanakan bagaimana mencapai tujuan tersebut. Misalkan kita merencanakan pendidikan anak saat masuk kuliah nanti. Biaya pendidikan anak saat ini 80 juta, dengan inflasi 10% per tahun dan jarak anak sampai lulus SMA masih 12 tahun ke depan.

Dengan inflasi 10% per tahun maka biaya masuk kuliah anak tersebut akan setara dengan 250 juta rupiah. Maka cara menghitung investasi per bulan yang perlu kita anggarkan jika menggunakan salah satu instrumen berikut adalah

  • Deposito – Rp. 1.450.000/bulan dengan bunga 3%
  • Obligasi – Rp. 1.117.000/bulan dengan bunga 7%
  • Reksadana – Rp. 786.000/bulan dengan bunga 12%
  • Saham – Rp. 500.000/bulan dengan bunga 18%

Yang perlu diingat bukan hanya terpaku pada besaran nilai yang harus kita investasikan perbulan tetapi juga resiko yang menyertainya. Deposito memang memaksa kita menginvestasikan lebih banyak uang per bulan tetapi dengan resiko yang paling minimal.

Cara Memilih Platform Investasi

Tidak semua platform investasi itu bagus, karena meski iklannya kerap muncul di youtube, eh ternyata bodong, udah diendorse sama public figure n crazy rich, sama juga ternyata belum terdaftar.

Cara paling aman memilih platform investasi adalah dengan melihat apakah platform tersebut telah mendapatkan ijin pemerintah dan dibawah pengawasan pemerintah. Lembaga kredibel seperti OJK, Bappebti, BEI dapat menjadi rujukan mana saja platform yang sudah taat dengan peraturan undang-undang investasi di indonesia dan aman untuk melakukan investasi.

Keuntungan investasi diInvestasiku

Investasiku adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas dan merupakan platform investasi yang melayani investasi saham, obligasi dan reksadana serta telah terdaftar secara resmi di Indonesia.

Terdaftar Resmi

Mega Capital Sekuritas telah terdaftar sebagai broker saham di BEI dan penjual reksadana dibawah pengawasan OJK. Dengan demikian seluruh investasi yang dilakukan oleh masyarakat tunduk kepada peraturan perundangan serta mendapat pengawasan dari pemerintah. Jadi bukan platform investasi bodong seperti yang digaungkan oleh para crazy rich ya

Satu Aplikasi Untuk Beragam Investasi

Dengan menggunakan aplikasi Investasiku, kamu bisa menggunakannya untuk melakukan pembelian saham, obligasi, reksadana maupun membuat perencanaan keuangan. Jadi sudah integrated, mau beli saham bisa, mau pilih obligasi oke, atau mau beli reksadana juga tidak masalah.

investasiku aman dari investasi bodong crazy rich

Lho tapi kok gak ada deposito? Nah deposito ini adalah produk perbankan ya, jadi memang beda dengan perusahaan sekuritas. Tapi deposito ini juga nantinya bisa kamu beli secara indirect dari reksadana yang ada di Investasiku. Mengingat salah satu instrumen dalam reksadana juga diarahkan ke deposito.

Terhubung dengan Ekosistem CT Corpora

Dengan berinvestasi di Investasiku kamu juga dapat menikmati berbagai manfaat dari ekosistem CT Corpora baik berupa kupon belanja, tambahan poin maupun fasilitas membership di seluruh merchant CT Corpora.

Kamu bisa pakai koin dan kupon dari investasi yang kamu lakukan di Investasiku untuk transaksi di Bank Mega, Transmart, Carrefour, Trans Studio, Wendy’s, Ibis Hotel, Baskin Robins, Garuda Indonesia dll.

Biaya Broker Rendah

Untuk jual beli saham di Investasiku biayanya rendah banget, cuma 0.15% untuk fee pembelian saham dan 0.25% untuk penjualan saham kamu. Itu sudah termasuk biaya broker, biaya levy (BEI, KPEI, KSEI) 0,043%, PPN biaya broker 10%, dan PPh final untuk transaksi jual 0.1%

Belajar di Akademi Investasiku

Biar kamu gak ketipu investasi bodong dan semakin tajam dalam mengasah kemampuan investasi kamu, kamu bisa belajar di Akademi Investasiku.

Disini kamu akan belajar banyak hal tentang investasi, bagaimana cara melakukan analisis teknikal dan fundamental di saham, bagaimana memetakan instrumen investasi sesuai kebutuhan kamu di masa depan dan lain sebagainya.

Nah buat kamu yang pengen berinvestasi secara aman dan terhindar dari investasi bodong ala crazy rich itu, kamu bisa banget download aplikasi Investasiku. Caranya gampang banget

  1. Download aplikasi Investasiku di Playstore atau di sini
  2. Install di smartphone kamu
  3. Buka apps Investasiku dan lakukan registrasi
  4. Kamu akan diminta mengisi nama, username, password, email, no hp
  5. Setelah kamu masuk kamu akan diminta membuat rekening dana lender yang nantinya dipakai sebagai rekening khusus untuk investasi.
  6. Kamu akan diminta mengisi biodata pembukaan rekening RDN dan melakukan verifikasi biometrik
  7. Kemudian tunggu sampai kamu mendapat email bahwa pembukaan RDN kamu berhasil

Selanjutnya kamu bisa mulai melakukan investasi di platform Investasiku. Kamu bisa memilih berbagai jenis reksadana, saham maupun obligasi nantinya. Investasiku dipastikan aman karena telah terdaftar dan diawasi secara resmi, selain itu Investasiku merupakan bagian dari CT Corpora yang memiliki reputasi baik sebagai induk berbagai perusahaan nasional ternama di Indonesia. Jadi kapan kamu mau mulai berinvestasi?

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.