Cara Mengatasi Redirect Error di Google Search Console

Kesalahan pengalihan atau redirect error di Google Search Console tidak selalu harus diselesaikan dengan cara mengubah permalink URL lama ke URL baru kok. Masih banyak beberapa cara yang bisa kalian terapkan tanpa resiko kehilangan traffic akibat perubahan slug URL.

Seringkali permasalahan di Google Search Console membingungkan teman-teman blogger, misalnya notifikasi redirect error atau kesalahan pengalihan pada coverage Google Search Console. Permasalahan redirect error bisa disebabkan oleh kesalahan konfigurasi website yang kita buat sendiri. Kasus yang sering terjadi adalah error Err_too_many_redirect.

Pernah ngalamin? Bukan cuma pernah aku mah udah makanan sehari-hari.

Penyebab Error Err Too Many Redirect

Setidaknya, penyebab terjadinya pesan error err too many redirect adalah terjadi looping berulang sampai akhirnya browser memilih menyerah untuk menampilkan website kita. Err too many redirect biasanya berefek pada seluruh halaman website kita menjadi tidak bisa diakses.

penyebab error err to many redirects

Penyebab err too many redirect error ini bisa terjadi karena beberapa hal

  1. Kesalahan konfigurasi file .htaccess
  2. Adanya plugin caching yang bermasalah
  3. Mesin WordPress salah konfigurasi URL

Solusi Untuk Mengatasi Redirect Error di Google Search Console

cara mengatasi redirect error di google search console

Untuk mengatasi redirect error di Google Search Console kita bisa melakukan perbaikan sesuai dengan masalah yang dihadapi. Jika masalahnya adalah error too many redirect, ingat apakah kita melakukan sesuatu sebelum website bermasalah

Mengatasi Kesalahan Konfigurasi File .htaccess

File .htaccess berada di bagian backend website kita. Untuk mengakses file ini kita perlu membuka cpanel yang alamatnya bisa ditanyakan ke penyedia hosting kita. Bisa aja cpanel, direct admin or plesk.

  1. Buka alamat panel kamu, masukan username dan password cpanel (direct admin dan plesk bisa menyesuaikan
  2. Pilih menu File manager
  3. Cari folder public_html
  4. Disini, kamu perlu memunculkan file hidden dulu dengan mengakses roda gigi di sudut kanan atas file manager
  5. Cari file .htaccess
  6. Klik kanan pada file dan rename

Mengatasi Plugin Penyebab Kesalahan Pengalihan

Error kedua biasanya terjadi karena kita salah menginstall plugin, saat menginstall plugin. WordPress akan memberikan informasi apakah plugin tersebut terupdate dengan baik, apakah mendukung versi wordpress kamu, berapa ratingnya.

Asal memilih plugin bisa mengakibatkan error konfigurasi di website milik kamu. Selain masalah plugin asal install. Masalah juga bisa ditimbulkan oleh plugin caching. Plugin caching adalah plugin yang membuat file temporary di website kamu agar lebih mudah diakses oleh user. Karena file ini temporer dan ditujukan untuk mempercepat akses, biasanya file halaman cache ini diakses lebih dulu dibanding user mengakses halaman utama website kita.

Masalahnya, terkadang file cache ini yang error dan akhirnya membuat browser kebingungan, serta tidak dapat mengakses halaman utama dari website kita. Maka munculah redirect error ini.

Jika permasalahan redirect berasal dari plugin, solusinya hapus saja plugin tersebut. Jangan lupa hapus semua data yang ada pada plugin tersebut

Mengatasi masalah Kesalahan Konfigurasi URL WordPress

Penyebab err too many redirects error berikutnya adalah kesalahan pengalihan dalam pengaturan WP address URL dan site address URL. Di dalam server, posisi website kita ada dalam folder public_html. Jika kita memindahkan isi folder/file di public html ke tempat lain, bisa jadi wordpress akan mengalami error.

Atau masalah lain adalah kita menginstall WP nya didalam anak folder public_html, ini mengakibatkan browser kebingungan mengakses halaman website kita. Untuk mengatasinya kita bisa mengatur file wp_config pada panel

  1. Buka folder public_html
  2. Cari file wp_config.php
  3. Edit file tersebut dengan klik kanan – edit
  4. Tambahkan dua baris berikut
define('WP_HOME','https://websitemu.com');
define('WP_SITEURL','https://websitemu.com');
  1. Simpan file tersebut

Menghilangkan Meta Refresh

Meta refresh adalah sebuah perintah html untuk melakukan refresh browser selama waktu tertentu. URL tujuan dalam meta refresh dapat berupa URL itu sendiri atau dialihkan ke URL lain, beberapa website berita seperti Tempo menggunakan meta refresh untuk mengarahkan pengguna membuka halaman berita lain dan menambah page view mereka.

Perintah meta refresh adalah sebagai berikut

<meta http-equiv="refresh" content="30">

Perintah tersebut akan menyebabkan halaman reload setelah 30 detik. Sayangnya, meta refresh ini akan terdeteksi oleh GSC sebagai perintah pengalihan, dan Google akan menolak mengindeks halaman yang mengandung meta refresh.

Untuk menemukan apakah halaman website menggunakan meta refresh cukup mudah cukup klik kanan dan view source, dan cari perintah meta refresh di atas di bagian head.

Cara Menghapus Meta Refresh pada WordPress

  1. Masuk sebagai admin ke dashboard
  2. Pilih menu tampilan – editor berkas tema
  3. Cari file header.php
  4. Setelah terbuka klik pada bagian kode dan pencet CTRL+F
  5. Masukan http-equiv dan tekan enter
  6. Hapus kode meta yang ada di header
  7. Simpan hasil perubahan dan jangan lupa menghapus cache jika menggunakan plugin cache.

Mengingat template wordpress sangat bervariasi, bisa jadi kalian akan menemukan perintah http equiv di file functions.php atau di file lain di bawah folder inc (include)

Cara Menghapus Meta Refresh pada Blogspot

Jika kalian menggunakan blogspot, cara menghilangkan masalah kesalahan pengalihan akibat meta refresh lebih mudah

  1. Masuk ke dashboard blogger kalian
  2. Pada bagian tema pilih edit tema
  3. Pastikan kalian sudah membackup tema terlebih dahulu
  4. Klik di bagian code dan pencet CTRL+F
  5. Cari htt-equiv
  6. Jika ditemukan hapus kode refresh tersebut
  7. Simpan kembali tema
  8. Cek ulang menggunakan mode incognito jangan sampai tampilan website berantakan

Melakukan Penggantian Template

Masalah lain yang dapat menjadi penyebab kesalahan pengalihan pada GSC bisa jadi karena template yang digunakan. Karena masalah ini masalah template, maka biasanya semua artikel baru yang dipublish setelah pergantian template menjadi bermasalah dan ditandai mengalami kesalahan pengalihan oleh Google.

Untuk mengatasinya ada dua tahapan

  1. Ganti template yang digunakan menggunakan template bawaan dari WordPress atau Blogspot
  2. Lakukan permintaan validasi pada halaman yang ditandai kesalahan pengalihan (bisa ditemukan di coverage – page – not indexed – error redirect)

Biarkan penggantian template ini selama satu minggu, dan untuk mengujinya silahkan kalian publish satu dua artikel dalam rentang waktu tersebut dan lihat apakah GSC dapat dengan mudah mengindeksnya.

Penyebab Redirect Error Lain

Seringkali, ada masalah lain di luar error err too many redirects, ini biasanya terjadi pada satu dua artikel saja. Untuk mengatasi masalah tersebut kita cek terlebih dahulu status URL yang ditandai error oleh GSC

Website Redirect Checker

Beberapa website yang menyediakan penguji redirect adalah

  1. https://redirect-checker.org
  2. https://httpstatus.io
  3. https://wheregoes.com

HTTP Status Code

Website ini akan menunjukkan apakah status http dari halaman artikel/website kamu. Ada 5 tipe http status code yang bisa kamu jadikan panduan

  1. 1xx – informational
  2. 2xx – success tidak ada masalah
  3. 3xx – halaman mengalami redirect
  4. 4xx – error client side, misal salah ketik url, atau url artikel dihapus
  5. 5xx – error server side, kesalahan konfigurasi server, server down dll

Jika http status dari website kamu 200, tapi GSC tetap kekeuh menampilkan error redirect, solusinya mudah. Ubah permalink/slug/url artikel kamu yang bermasalah. Kamu bisa pakai plugin redirect untuk mendrive trafic dari permalink lama ke permalink baru.

Nah jadi masalah kesalahan pengalihan tidak selalu harus mengubah slug URL lama ke URL baru ya! Ada beberapa cara agar kalian tidak perlu mengubah link artikel, cara tersebut adalah cara terakhir jika semua cara sebelumnya gagal.

Misal ada yang mengalami kesulitan menerapkan trik ini boleh sampaikan di kolom komentar ya! Selamat mencoba

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.