Kategori: mikrokontroler

Buku: Pengantar Elektronika dan Instrumentasi (Pendekatan Project Arduino & Android)

Buku Pengantar Elektronika & Instrumentasi ; Pendekatan Project Arduino & Android karya profesor UGM, Jazi Eko Istiyanto ini menurutku termasuk buku yang perlu dimiliki oleh penggemar Arduino yang ingin meningkatkan skillnya dengan mencoba melakukan komunikasi dengan smartphone berbasis Android. Berbeda dengan 2 buku terbitan Andi Publisher sebelumnya, buku ketiga Andi yang membahas Arduino ini tidak lagi sekedar membahas program2 “hello word” yang sudah ada dalam IDE Arduinonya. Tetapi mulai merambah penggunaan sensor2 standar yang digunakan dalam berbagai project mikrokontroller dan robotika. Untuk harga masih di kisaran 70-80ribuan, tetapi menurutku cukup layak dengan konten yang ada di dalamnya....

Komputer Terapan Jaringan; Mikrokontroler sebagai Web Server

Sekitar 2 tahun terakhir, telkom mengumumkan layanan baru untuk keamanan yaitu Speedy Monitoring, prinsipnya adalah pihak telkom akan memasang perangkat web cam di dalam rumah kita, kemudian kita bisa mengakses webcam itu kapan saja dari luar, sehingga bisa memantau keadaan rumah, baik keamanan dari tamu tak diundang, atau pengawasan keluarga di rumah (orang tua yang sudah sepuh atau pengawasan anak). Pemantauan tersebut menggunakan media WAN/internet, tetapi sebenarnya bisa saja kita melakukan pemantauan menggunakan jaringan LAN, tentu saja hanya untuk penggunaan lokal saja, ning ya gak harus mbayar kayak klo pake Speedy Monitoring. Dari materi yang ada pada silabus komputer terapan jaringan, aku pengen mengaplikasikan contoh penggunaan mikrokontroler sebagai device pengakusisi data untuk kemudian data yang diambil oleh mikrokontroler tersebut dapat diakses oleh komputer......

Program pertama 7 Segmen; counting up dengan array CVAVR

Sebelum memprogram seven segment pada mikrokontroller, pertama kali harus dipastikan dulu menguji cobanya dengan seven segment berjenis common anoda atau tipe common cathoda. Setelah mengetahui tipe seven segment yang kita pakai baru kita menghitung nilai kombinasi tampilan seven segmentnya. Setelah mendapatkan nilai kombinasi seven segment pada common anoda / common cathoda, memprogram seven segment pada mikrokontroller dapat dilakukan dengan dua cara, yang pertama adalah menuliskan setiap nilai bilangan untuk dieksekusi baris per baris, atau yang kedua dengan menggunakan mekanisme array....

Decade Counter dengan Codevision AVR

Decade counter adalah sebuah counter yang menghitung sebanyak 10 bilangan, untuk bilangan digital dimana basisnya menggunakan bilangan biner/ hexadesimal, membuat decade counter berarti mengambil 10 bilangan pertama dari 4 digit binary counter yang ada sehingga terlihat seperti sebuah bilangan desimal. Prinsip decade counter adalah melakukan counting up setiap ada perubahan input falling edge/rissing edge pada clocknya. Sehingga decade counter hanya dapat digunakan untuk pencacahan naik. Salah satu IC decade counting adalah 7490. 7490 akan memberikan output berupa 4 digit bilangan biner 0-15, dan dapat di short untuk menghitung 0-9 dengan fasilitas overflow setelah counting 9....

Harga Arduino murah dan jenis-jenis boardnya

Arduino memiliki banyak jenis board, banyaknya jenis board ini agar pengguna merasa nyaman dalam menggunakan arduino sesuai kebutuhannya masing2. Ada yang membutuhkan hardware simple seperti Arduino Uno, ada yang membutuhkan pin I/O dan komunikasi banyak seperti Arduino Mega, kebutuhan khusus seperti Arduino Ethernet Arduino BT / Esplora atau tipe Arduino minimalis seperti Arduino Pro Mini dan Arduino Lilypad. Harga arduino cukup murah mulai dibawah seratus ribu hingga satu jutaan. Tergantung kelengkapan board dan tipe processornya....

Instalasi Sismin ATmega berbasis STK500v2

Perhatian, ini bukan posting tutorial, ning postingan curhat, tenan! Beberapa hari kemaren beli sismin atmega dari internet, aku agak tertarik dengan board yang dipake, eh sebenernya sih faktor males buat bikin sismin sendiri sih :)) Tapi emang bener kok board ini lumayan manis dari segi tampilan. Ukuran sisminnya cukup kecil sekitar 5 x 8 cm, cukup untuk menaruh sebuah port dudukan atmega 40 PIN, sebuah clock crystal, tombol reset, konektor USB port tipe B dan sebuah PORT DC input 6-24V. Untuk keperluan expansion, terdapat 32 PIN i/O + 5 port power expansion ( 5V, 3.3V, Ground, AREFF dan Reset)...

Arduino: Mengontrol Servo dengan Potensiometer

Mengontrol servo dengan arduino. Motor servo merupakan satu dari beberapa jenis motor yang sering digunakan dalam pembuatan robot/ aplikasi mikrokontroller lainnya. Motor servo DC pada umumnya merupakan motor DC yang sudah diberi kendali kontrol. Dengan adanya kendali ini, gerakan motor servo dapat diatur derajat dan arahnya berdasarkan pulsa yang masuk. Sehingga pergerakan motor ini bisa diaplikasikan dalam pembuatan robot berkaki, lengan robot, maupun aplikasi mikrokontrol lainnya....

Sensor Suhu 1 Wire DS1820 dengan Codevision AVR

Sensor suhu 1 wire DS1820 adalah sensor suhu jenis digital, rentang suhu yang dapat diukur antara -55 C sampai 125 C, terdiri dari 3 pin yaitu vcc, ground dan DQ (Data input/data output). Komunikasi mikrokontrol dengan sensor terjadi lewat pin DQ. Berbeda dengan sensor LM35 yang menggunakan interface ADC, sensor suhu 1 wire DS1820 tidak menggunakan interface ADC melainkan 1 wire, data yang dikirimkan ke mikro beresolusi 9 bit....

Mengubah Setting Clock Pada Codevision

Seringkali setelah membuat project pada codevision, ternyata kode yang kita masukan dalam Codevision AVR tidak menghasilkan output yang sesuai ketika di download ke mikrokontroller atau pada saat disimulasikan di Proteus Simulator. Permasalahan yang sering terjadi karena setting clock pada mikrokontroller berbeda dengan setting clock pada coding Codevision. Hal itu menyebabkan mikrokontrol tidak dapat berfungsi secara optimal dan salah dalam memberikan jawaban atas eksekusi perintah....

Cara Membuat Papan skor dengan mikrokontrol atmega8

Membuat Papan Skor dengan CVAVR untuk atmega. Sudah beberapa x bikin postingan tentang papan skor menggunakan AVR atmega dan codevision, atmega yang aku pake seringnya atmega16 karena selain port ekspansinya banyak, harganya gak beda jauh dari atmega8 yang lebih murah. Tapi klo memang pengen bikin papan skor manual dengan push button pake atmega8 sebenernya tinggal edit saja postinganku yang Cara membuat papan skor counter up down atmega (counting sampai 99, cocok untuk papan skor basket/badminton), atau yang Cara membuat papan skor menggunakan mikrokontrol atmega dan codevision avr (counting sampai 9, cocok untuk papan skor sepakbola/tenis lapangan yang skornya gak butuh banyak2) ...