Contoh Soal dan Kunci Jawaban Materi Routing Statis TKJ

Routing statis adalah salah satu materi yang dipelajari siswa jurusan TKJ, menjelang PAS, kalian bisa belajar contoh soal dan kunci jawaban materi routing statis agar kalian lebih siap menghadapi ujian.

Routing statis biasanya menjadi materi pembuka untuk materi routing dinamis seperti RIP, RIPv2 dan OSPF. Nah berikut ini adalah 10 contoh soal dan kunci jawaban untuk routing statis.

Contoh Soal, Kunci Jawaban dan Pembahasan Routing Statis

contoh soal dan kunci jawaban routing statis

  1. Routing statis adalah metode routing yang: a. Menggunakan algoritma dinamis untuk menghitung jalur terbaik. b. Menggunakan tabel routing yang telah dikonfigurasi secara manual. c. Menggunakan protokol routing seperti OSPF atau RIP. d. Menggunakan alamat IP statis untuk mengarahkan paket.Jawaban yang benar: b. Menggunakan tabel routing yang telah dikonfigurasi secara manual.

    Penjelasan: Routing statis melibatkan pengaturan tabel routing secara manual pada perangkat jaringan. Tabel ini berisi daftar jalur yang telah ditentukan sebelumnya oleh administrator jaringan.

  2. Salah satu keuntungan dari routing statis adalah: a. Toleransi kesalahan yang tinggi. b. Penyesuaian otomatis terhadap perubahan topologi jaringan. c. Kemampuan mengoptimalkan rute dengan cepat. d. Skalabilitas yang tinggi untuk jaringan yang kompleks.Jawaban yang benar: a. Toleransi kesalahan yang tinggi.

    Penjelasan: Routing statis cenderung lebih stabil dan memiliki toleransi kesalahan yang tinggi karena pengaturan manual tidak bergantung pada perubahan topologi jaringan.

  3. Routing statis kurang cocok digunakan dalam jaringan yang: a. Terdiri dari banyak perangkat yang berinterkoneksi. b. Mengalami perubahan topologi secara teratur. c. Memiliki lalu lintas jaringan yang sangat padat. d. Memiliki kebutuhan keamanan yang tinggi.Jawaban yang benar: b. Mengalami perubahan topologi secara teratur.

    Penjelasan: Routing statis tidak dapat menyesuaikan dengan perubahan topologi jaringan secara otomatis. Oleh karena itu, jika jaringan mengalami perubahan topologi secara teratur, routing statis mungkin tidak efisien.

  4. Routing statis memerlukan pengaturan manual untuk: a. Menghitung jalur terbaik untuk setiap paket. b. Mengaktifkan protokol routing yang sesuai. c. Menentukan alamat IP statis untuk setiap perangkat. d. Menambahkan entri routing ke tabel routing.Jawaban yang benar: d. Menambahkan entri routing ke tabel routing.

    Penjelasan: Routing statis melibatkan penambahan entri routing secara manual ke tabel routing pada perangkat jaringan. Setiap entri mengarahkan paket ke tujuan yang ditentukan.

  5. Pada routing statis, jika tidak ada entri routing yang cocok untuk tujuan paket, maka: a. Paket akan dihapus. b. Paket akan dikirim ke router berikutnya. c. Paket akan dikirim ke alamat IP default. d. Paket akan ditahan di perangkat sumber.Jawaban yang benar: c. Paket akan dikirim ke alamat IP default.

    Penjelasan: Dalam routing statis, jika tidak ada entri routing yang cocok untuk tujuan paket, paket akan dikirim ke alamat IP default yang telah ditentukan.

  6. Konfigurasi routing statis dilakukan pada: a. Perangkat sumber paket. b. Perangkat tujuan paket. c. Router utama di jaringan. d. Server jaringan yang sentral.Jawaban yang benar: c. Router utama di jaringan.

    Penjelasan: Routing statis dikonfigurasi pada router utama di jaringan untuk mengarahkan lalu lintas paket sesuai dengan entri routing yang telah ditentukan.

  7. Perubahan topologi pada routing statis memerlukan: a. Perubahan alamat IP pada semua perangkat. b. Pembaruan konfigurasi pada semua perangkat. c. Pembaruan tabel routing pada router utama. d. Pembaruan protokol routing di seluruh jaringan.Jawaban yang benar: c. Pembaruan tabel routing pada router utama.

    Penjelasan: Perubahan topologi pada routing statis memerlukan pembaruan tabel routing pada router utama untuk mencerminkan perubahan tersebut.

  8. Jumlah entri routing pada tabel routing statis dapat menjadi: a. Terbatas dan tergantung pada perangkat jaringan. b. Tidak terbatas dan dapat ditambahkan sesuai kebutuhan. c. Ditentukan oleh alamat IP default yang digunakan. d. Berubah secara otomatis seiring waktu.Jawaban yang benar: a. Terbatas dan tergantung pada perangkat jaringan.

    Penjelasan: Tabel routing statis memiliki kapasitas terbatas yang ditentukan oleh perangkat jaringan. Jumlah entri routing tergantung pada kemampuan dan batasan perangkat tersebut.

  9. Pada routing statis, jalur terbaik untuk tujuan paket ditentukan berdasarkan: a. Jumlah hop yang diperlukan. b. Kecepatan transfer data pada jalur. c. Waktu respons yang terpendek. d. Alamat IP sumber dan tujuan paket.Jawaban yang benar: d. Alamat IP sumber dan tujuan paket.

    Penjelasan: Pada routing statis, jalur terbaik untuk tujuan paket ditentukan berdasarkan alamat IP sumber dan tujuan paket yang sesuai dengan entri routing yang telah ditentukan.

  10. Salah satu kelemahan dari routing statis adalah: a. Ketergantungan pada protokol routing yang kompleks. b. Kerentanan terhadap serangan jaringan. c. Kesulitan dalam mengoptimalkan rute jaringan. d. Kesulitan dalam mengelola tabel routing yang besar.Jawaban yang benar: c. Kesulitan dalam mengoptimalkan rute jaringan.

    Penjelasan: Routing statis sulit untuk mengoptimalkan rute jaringan secara otomatis. Jika ada perubahan dalam topologi jaringan, pengaturan routing statis harus diperbarui secara manual untuk mencerminkan perubahan tersebut.

Semoga 10 soal pilihan ganda ini dan penjelasan jawabannya dapat membantu kalian dalam mempelajari materi routing statis. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.