Harmony

Musik, konon adalah bahasa universal, karena menggunakan bahasa apapun masih bisa dinikmati manusia lintas bahasa. Mungkin karena yang dinikmati dalam sebuah musik adalah harmonisasi timeline suara yang tercipta dalam sebuah lagu.

music-is-my-life-82

Urusan selera musik, aku sebenernya gak terlalu pilih2, mau yang lembut atau yang gahar tinggal disesuaikan dengan kondisi mood aja. Diajak ngiringin lagu dangdut oke, diajak nabok gong dan seperangkat gamelan gak masalah. Karena ternyata klo kita ikut mengalir sama enaknya kok biarpun genre musiknya beda2.

Klopun ada yang sering aku dengerin biasanya yang berjenis instrumental lembut, selama bukan lelembut dan masih easy listening ya tak leboke playlist.

gadis jilbab pendengar yang baik

Benar tidaknya, katanya musik2 instrument itu bagus buat perkembangan janin dan otak, tapi buat aku sendiri, musik instrument justru lebih bersyair daripada lagu yang berlirik. Dengan mendengarkan lagu instrument aku sering ngerasa tenang, dan berusaha merasakan keindahan harmoninya tanpa merasa terplot bahwa lagu tersebut memiliki alur cerita tertentu atau merasa terhakimi oleh liriknya, dengan adanya lirik dalam sebuah lagu seseorang bisa dengan mudah menerka maksud dibalik lagu itu, tapi sebuah lagu instrument, menantang pendengarnya untuk menebak pesan pembuatnya.

BACA JUGA:   Diam bukan berarti emas

Meski tidak selalu pesan didalamnya tersampaikan tetapi para pendengar bisa mendapatkan sesuatu dari alunan lagu tersebut, mungkin sebuah perasaan tenang, atau rangsangan imajinatif dalam otak.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.