Masa Depan Dunia Komputasi

Jaman dahulu kala, komputer raksasa hanya mampu melakukan perhitungan logis sederhana, hingga akhirnya muncullah DOS dan dipungkasi dengan penemuan Graphic User Interfaces (GUI). Peningkatan performa bukan sesuatu yang main2 meski pada akhirnya kecepatan clock processor terbatas pada angka 3GHz, pengembangan ke clock yang lebih besar dianggap tidak sebanding dengan peningkatan panas yang akan dihasilkan sehingga muncullah teknologi hyperthreading dan peningkatan jumlah core processor.

Beberapa tahun lalu aku sempat menonton film The First $20 Million is Always The Hardest (Trims Google yang akhirnya bisa menjawab judul film itu setelah bertahun2 kutanya). Film yang benar2 membuatku bertanya, benarkah dunia komputer suatu saat akan berubah seperti yang ada dalam film itu? Tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk menonton filmnya, itu film yang cerdas dari sisi teknologi tetapi juga sarat permainan emosional. Tapi aku gak pengen ngebahas lebih jauh tentang film itu di tulisan kali ini.

Saat ini, dunia informatika semakin menarik saja rasanya. Jika dulu untuk terkoneksi dengan internet pengguna harus bersusah payah menyeting modem ISDN dan otak atik kabel telepon. Sekarang cukup ketik reg spasi ramal bulanan.

Proses pembelian tiket hampir semua menggunakan teknologi informasi, kelak anak cucu kita akan terheran2 dengan budaya harus antri di depan loket. Menjadi pengusaha dan pedagang tidak perlu mengurus ijin usaha dan rebutan sewa tempat di lahan yang strategis, di internet semua lahan adalah tempat strategis untuk memulai usaha. Printer 3D sudah berkembang di negara2 maju, siapa tahu suatu saat sistem delivery-nya McDonald cukup dikirim via email kemudian diprint via microwave.

Indonesia cukup letoy soal urusan infrastruktur dan cara berfikir yang ortodoks, kenapa masih membudaya memfotokopi e-KTP? legalisir ijazah? kenapa tidak semua ijazah dan e-KTP yang sudah dalam bentuk digital bisa dijadikan rujukan setiap penyelenggara pemilu agar tidak perlu repot memverifikasi ijazah palsu dan ktp ganda?

cloud-computing-300x225 Masa Depan Dunia Komputasi  wallpaper

Jika sebelumnya Operasi Sistem hanya berkutat pada pengembangan fungsi2 performance, screen saver dan transisi visual yang bagus, sekarang sudah berubah 180 derajat. Saat ini dikotomi sistem operasi sudah mulai terkikis, mobile computing memegang peranan besar disini. Platform yang sebelumnya tidak dikenal di dunia desktop semacam Android, BlackBerry, dan FirefoxOS mulai ambil bagian. Komunikasi lintas platform smartphone itu tidak lagi memerlukan setting serumit Samba atau NFS.

BACA JUGA:   Densus 86 AntiGalaw

Okelah jika hari ini dukun nomer satu kita bukan lagi ki joko stupid ataupun eyang subur, mbah google masih jadi tempat rujukan kita mencari wangsit, tetapi setelah ini?? Dengan adanya web semantic, kita bahkan tidak perlu bertanya, sudah ada jawabannya! Bayangkan UN online menggunakan web semantic begini!!! Dijamin lulus 1000%

Bagaimana dengan jaringan? Kabel mulai dialihkan ke wireless, WIMAX, WIBRO, dan beberapa teknologi wireless untuk seluler saat ini mungkin belum mampu menandingi kecepatan fiber optik. Tapi jika ada standar teknologi baru yang lebih handal, perhitungan cost untuk menyediakan layanan fiber optik menjadi sangat tidak relevan dibanding standar wireless baru tersebut.

Cloud Computing adalah kisah lain dari bakal calon suksesor teknologi IT yang sekarang masih menjadi mainstream di kalangan pengguna rumahan. Perusahaan multi software Adobe sekarang sudah merilis software berbasis cloud untuk menggantikan software berbasis desktop mereka yang termasuk paling rentan terhadap pembajakan. Windows boleh merilis Office 2013 dan Windows 8, tapi mereka telah bermain di basic Cloud dengan Windows Azure dan Office365. Lagipula Windows 8 lebih tepat dianggap sebagai jembatan transisi pengguna dari desktop kepada tablet. Platform2 cloud gratisan akan membuat platform cloud propietary menurunkan harga sewa layanan mereka. Lagi-lagi, pengguna yang akan diuntungkan, sementara para vendor harus merubah paradigma penjualan produk menjadi penjualan layanan dan pemberian nilai tambah bagi pengguna.

Pusat – pusat server dunia adalah berita buruk bagi green technology dan green computing. Ya green computing saat ini masih lebih banyak sebatas di tingkat client, belum di sisi servernya. Masalahnya berasal dari penyerapan resource energi mereka sangat besar untuk melayani pengguna di seluruh dunia selama 24 jam 7 hari seminggu. Permasalahan ini akan menjadi yang paling sulit ditangani, mereduksi konsumsi energi, pelepasan panas, dan penyusutan ukuran secara fisik mungkin akan menjadi yang paling akhir bertahan dari teknologi IT yang ada saat ini, setidaknya sampai mendekati akhir dasawarsa kedua di millenium ini masalah server tidak akan mengalami perubahan berarti.

Interaktifitas ala Flash yang sebelumnya menjadi raja untuk urusan animasi website sekarang sudah mulai tersingkir oleh kehadiran HTML5 yang jauh lebih kecil dan cepat tereksekusi oleh browser.

BACA JUGA:   Digital Millenium Copyright Act

Nah, ada trend bahwa perkembangan komputasi nantinya akan difokuskan pada integrity dan connectivity yang berbasis web. Kita tidak perlu menginstall bermacam2 software bajakan. Cukup bersenjata sebuah smartphone dengan sebuah mobile browser maka kita bisa melakukan apapun di ponsel, menulis novel, membuat neraca keuangan, membuat file presentasi, bermain game, menggambar, merender film dan dunia programming desktop mungkin akan segera tergantikan oleh web dan mobile based programming.. Kita tidak lagi perlu melakukan setting gateway IPv4 macam2 karena sudah akan diurus oleh masing2 provider menggunakan IPv6.

Yah tidak perlu kuliah tinggi2 untuk bisa membuat film 3D via smartphone nantinya, atau bahkan smartphone sudah gak terlalu smart untuk ukuran 5-10 tahun mendatang. Saat ini kita telah mengganti keyboard fisik dengan keyboard touchscreen pada LCD, ke depan, layar dan keyboard akan digantikan teknologi augmented reality, virtual reality dan hologram.

Memang, sebagai pengguna kita tidak perlu memikirkan hal2 teknis, tetapi dengan melihat trend yang akan segera terjadi, jika kita adalah orang IT itu sendiri, tanpa mengembangkan kemampuan secara cepat dan tepat, kita hanya akan menjadi bagian yang tergulung oleh gelombang kemajuan teknologi informasi yang akan terus melaju dengan kecepatan fantastis.

anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

3 tanggapan untuk “Masa Depan Dunia Komputasi

  • Mei 14, 2013 pada 2:04 pm
    Permalink

    Dunia komputasi mulai mengalami perubahan radikal, trend apa saja yang akan segera berubah??? mari menyimak tulisan ini

    Balas
    • Mei 14, 2013 pada 11:06 am
      Permalink

      haha pertama dapet mata kuliah pemrogramman make pascal juga aku kang, pakenya println klo gak salah ya buat nampilin?

      Balas

Berikan tanggapan anda

%d blogger menyukai ini: