Menulis itu…

HOBBY! Ya menurut aku menulis itu hobiku, nulis apaan ya cem macem dari postingan geje kek beginian atau postingan yang lumayan serius yang membuat gw harus terdampar duluan selama beberapa jam buat mencari literaturnya di padepokan Google.

Sebenernya soal apa yang kita tuliskan gak terlalu penting buat kita, yang terpenting adalah bagaimana mengungkapkannya lewat sebuah output device, dalam hal ini gw milih blog sebagai output hasil ngeden gw klo lagi mikir.

Tahap belajar manusia yang di tingkat lanjut adalah bagian melakukan sintesis dan analisis, yang berarti seorang manusia mampu memberikan tanggapan dari input yang diterimanya entah input itu berupa bahan bacaan, nguping obrolan tetangga, nonton orang pacaran dan lain sebagainya, ia hanya belajar sebagai subyek pasif yang mendapatkan materi input saja.

Blog-writing Menulis itu...  wallpaper

Dan ketika ia mengolah informasi itu di dalam otaknya dengan pengetahuan awal yang telah dimilikinya dalam pos pos baik – buruk, ya – tidak, logis – irrasional, mudah – susah dan seterusnya kemudian ia akan mendapatkan kesimpulan dari informasi itu sebagai outputnya.

Menulis adalah bagian dari menerjemahkan output itu pada sesuatu yang juga bisa diindera manusia, ibaratnya menulis adalah aktifitas printing to a paper yang memungkinkan orang lain nantinya akan ikutan meng”hooh”i atau enggaknya kesimpulan kita, tergantung pengetahuan atau secara suka suka mereka aja.

BACA JUGA:   Pemain Bertahan

Dengan menulis mengajarkan kita menangkap, mengolah informasi dan menyajikannya sebagai data baru yang bisa diterima dan diindera orang lain dan menjadi bahan ajar kita untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan dan membaginya pada dunia.

anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

4 tanggapan untuk “Menulis itu…

  • September 19, 2012 pada 3:16 am
    Permalink

    Namanya belajar nulis sama aja kayak belajar ngomong, pertama asal jeplak lama2 juga tajam penulisan dan analisanya ya yo 😀

    Balas
    • September 19, 2012 pada 12:29 pm
      Permalink

      sing penting nulis kuwe nggo ngetokna masalah nang utek mbange dadi sampah ngambon2i mending di den na sisan

      Balas
  • September 18, 2012 pada 1:32 pm
    Permalink

    manggut2 baca ini…..

    iya, kadang saya malah pernah menemukan seorang teman yg selalu menulis apa yg ia dengar..jd seketika dia mendengarkan suatu pembcaraan, entah itu pelajaran, ceramah, tausiah, atau bahkan diskusi ia langsung menulisnya, minimal di buku catatan kecilnya yg slalu dbawa kmna2..keren g tuh..

    btw aku kl mau dpt updatean dr blog ini gmn T_T….

    Balas
    • September 18, 2012 pada 1:37 pm
      Permalink

      bisa difollow pake RSS Reader semacam google reader atau feed demon kang catur, jangan kuatir blog sampeyan juga udah tak follow pake RSS reader jadi klo ada update aku sempatin mampir kesana

      Balas

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: