Relativitas

Hidup itu relatif, seneng, susah, boring, bahagia, semua serba relatif, kaya miskin juga relatif. Tergantung bagaimana seseorang memandang persoalan.

Hidup itu menyenangkan untuk mereka yang tahu bagaimana cara mensyukurinya, dan hidup itu melelahkan bagi mereka yang merasa terjebak oleh pola pikirnya sendiri.

Dari semua kerelativitasan itu, manusia perlu belajar bagaimana membuat dirinya tetap merasa di jalur yang benar, caranya adalah dengan tetap berpikiran positif, husnudzon.

Dapet tugas susah dari dosennya itu relatif, relatif karena kita mungkin hanya belum tau cara menyelesaikannya, relatif karena ketika kita telah selesai melakukannya tidaklah sesulit yang kita bayangkan, karena pada dasarnya ilmu yang ada di kampus/sekolah pasti sesuatu yang bisa dipelajari oleh semua orang, bukan ilmu yang ajaib dan mustahil dipelajari.

BACA JUGA:   Selamat Menikmati Libur Lebaran

6 Komentar

  1. Anggi Agistia Balas

    Jadi intinya, semua hal itu sifatnya relatif ya mas, tergantung sikap dan timbal balik apa yang mau kita lakuin atas apa apa yang terjadi *bijak* 😛

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.