Sudah Tahu Tingkatan Manajer Di Perusahaan? Ini Penjelasannya!

Memilih kuliah jurusan Manajemen menjadi impian banyak orang, harapannya agar kelak bisa membuat usaha atau setidaknya menjadi manajer di sebuah perusahaan. Perusahaan saat ini memiliki perkembangan cukup signifikan, berbagai jenis perusahaan baru berkembang dengan begitu pesat. Untuk mengatur sebuah perusahaan, tentunya dibutuhkan tenaga manajemen yang memadai.

Ada banyak tingkatan manajemen dalam sebuah perusahaan, tentunya tugas dari masing-masing tingkatan sendiri berbeda satu sama lain. Dalam sebuah perusahaan, setidaknya ada 3 tingkatan level manajer seperti:

Top Manager

Top Manager disebut juga Manajer Puncak, merupakan kelompok kecil eksekutif yang mengelola keseluruhan organisasi. Tingkatan Manajer ini dikenal dengan istilah Executive officer, tugasnya merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum serta mengarahkan jalannya sebuah perusahaan.

Ada beberapa contoh Top Management di sebuah perusahaan, yakni CEO (Chief Executive Officer), CFO (Chief Financial Officer), dan CIO (Chief Information Officer). Top Manajer memiliki tanggung jawab penuh terhadap kinerja serta keefektifan sebuah perusahaan, ia juga membuat kebijakan keputusan serta strategi yang berlaku secara umum. Jenis manajer yang satu ini juga melakukan hubungan dengan perusahaan lain, termasuk pemerintah.

Bagi yang mengikuti kuliah online jurusan Manajemen tentu tidak asing dengan berbagai tingkatan manajer ini. Manajer Puncak terdiri dari dewan direktur dan direktur utama, tugasnya memutuskan berbagai hal penting untuk kelangsungan perusahaan. Tingkatan Top Manajer yang terdiri dari anggota Dewan Direksi dan Presiden Perusahaan, merupakan orang yang bergerak dalam memimpin sebuah perusahaan secara keseluruhan.

BACA JUGA:   5 Contoh Surat Lamaran Kerja Yang Baik dan Benar

Middle Manager

Manajer Tingkat Menengah atau Middle Manager merupakan cakupan semua manajemen yang berada antara Manajer Lini Pertama dan manajer Puncak, tugasnya sebagai penghubung antara keduanya. Ada beberapa jabatan yang masuk kategori Manajer ini, mulai dari kepala bagian, manajer pabrik, manajer divisi, dan pemimpin proyek. tugas lain dari manajer ini adalah mengimplementasikan strategi, kebijakan, login keputusan yang diambil Manajer Puncak.

tingkatan manajer

Bagi yang kuliah jurusan Manajemen tentu tidak asing dengan ketentuan manajer tingkat ini. Middle Manager haruslah orang yang memiliki keahlian interpersonal, seperti keahlian komunikasi kerjasama, dan memotivasi. Ada beberapa tingkatan Middle Manager, mulai dari kepala kepala-kepala bagian, kepala-kepala seksi, dan kepala-kepala divisi. Dengan begitu, pada tingkatan ini presiden bertugas memimpin para manajer agar ada teamwork.

First-line Manager / Lower Manager

Manajer Bawah merupakan tingkatan manajemen yang paling rendah dalam sebuah organisasi, tugasnya untuk memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Manajer tidak tingkat ini tidak membawahi manajer lain, kebanyakan tugasnya melakukan pengawasan atau menjadi supervisi untuk karyawan.

Jenis manajer ini memastikan strategi, kebijakan, serta keputusan yang telah diambil oleh Manajer Puncak dan Menengah dijalankan dengan baik, ia juga memiliki andil dalam pengimplementasian strategi yang ditetapkan. Untung contoh dari jenis manajer yang satu ini adalah supervisor produksi dan mandor. Untuk mengetahui informasi lebih detail jenis manajer ini, bisa mengikuti kuliah online yang banyak disediakan website secara gratis.

BACA JUGA:   Fasilitas Sewa Gedung Perkantoran Terlengkap

Tugas utama manajer tingkat ini yakni untuk menjalankan berbagai keputusan atau rencana yang dibuat oleh manajemen tingkat menengah. Selain itu manajer tingkat pertama juga bertanggung jawab dalam mengawasi para pekerja, karenanya manajer tingkat Ini membutuhkan keahlian teknis yang baik. Keahlian teknis yang dimaksud mencakup pengetahuan, teknis, prosedur, dan keahlian dalam bidang khusus. Ada beberapa kategori yang masuk Manajer Tingkat Pertama, seperti kepala mandor dan mandor.

 

Non-manajer

Tingkatan Manajer yang satu ini merupakan bagian dari sebuah perusahaan yang tidak masuk dalam struktur ke-manajemen, tugasnya menjalankan setiap perintah yang telah dibuat oleh manajer (contoh dari non-manajer adalah operator pabrik).

Tanggung jawabnya sendiri yakni menjalankan setiap tugas yang diberikan, tentunya disesuaikan dengan tugas dan keahlian sebagai operator dan operasional yang diberikan oleh para manajer. Dalam lini perusahaan, tingkatan non-manajer mungkin lebih dikenal dengan nama karyawan, yakni setiap orang yang melaksanakan tugas manajer.

Umumnya manajer adalah seorang anggota sebuah organisasi/perusahaan, tugasnya untuk mengarahkan, mengawasi, mengkoordinasi, dan memadukan berbagai pekerjaan yang dilakukan oleh anggotanya. Untuk bisa mendapatkan posisi tertinggi manajer, tentu dibutuhkan tingkat pendidikan yang tinggi pula. Bagi yang kuliah jurusan Manajemen memiliki peluang besar untuk menjadi seorang manajer, terlebih jika dilanjutkan pendidikan pada program yang linier.

One Comment

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.