Seorang anak muda bertanya, apa bukti cinta yang paling pasti? Pada dasarnya pertanyaan itu meski terdengar gampang, jawabannya bakalan belibet. Terutama jika mengukur definisi cinta hasil kompilasi para pujangga, seniman, guru agama dan para pencinta itu sendiri. Isa malah marake setress.
Buat anak2 muda, memberikan perhatian dalam bentuk sms, mention, bbm. Ngucapin selamat pagi sampai selamat malam, sudah menjadi agenda rutin, kelak mungkin mereka patut mempertimbangkan untuk melamar jadi pegawe alfamart/ indomaret, khusus bagian menyapa pelanggan yang masuk toko, Selamat datang!!!!
Pemberian barang yang seolah mengikat, barang remeh temeh yang disakralkan dan dikeramatkan, semisal, cincin berukiran inisial si cewek seharga belasan ribu yang dapet nawar setengah jam di lorong Malioboro trus dikasihkan ceweknya buat tanda romantisme cinta. Ah, so sweet ning bullshit :)))
Ada yang terpatron, klo sayang ma aku pake dong barang pemberianku, halah prek su mah nek iki. Masak iya kemana2 kudu dipake, napi aja ga harus make borgol setiap saat, kok kamu malah mau??
Nah jadi klo nanya bukti cinta yang paling pasti, jawabannya adalah buku nikah. Pasti diakui keluarga, pasti diakui agama, pasti diakui negara.

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini
Artikel ini terakhir diperbarui pada: 6 April 2014 untuk menjaga relevansi dengan kondisi terkini.

