Di dunia ini konon masih tersisa sekitar 264 jenis primata atau yang biasa kita kenal dengan nama monyet. Ada yang bernama monyet, siamang, lutung, orangutan, simpanse, baboon, gorilla, kadang kita menyebutnya munyuk, kethek, kera, kunyuk, macem2 lah.
Katanya monyet adalah saudara dekat kita, kata mbah Darwin sih, secara dia itu masih satu keturunan sama monyet berpantat merah. Dan kadang seringkali monyet dipersonifikasikan sebagai julukan panggilan buat manusia.
Kowe lagi ngopo nyet?
Wo dasar munyuk!!!
Kae ketheke gek tangi!
Memang cocot manusia kuwi munyuk tenan, cetha2 kuwi menungsa dipanggilnya tetep nyet, nyuk, thek. Mungkin sudah rabun turunan gak bisa ngebedain mana bangsa manusia dan mana bangsa primata.
Tadi siang aku iseng nanya sama anak2, ada gak diantara kalian yang gak pernah dipanggil dengan sebutan hewan primata? ternyata pada ngaku gak ada, semua ngerasa pernah “jadi” monyet, kethek, lutung, munyuk dan kawan2nya.
Jadi waktu kemaren liat Persib menang dan jadi kampiun ISL terus bobotoh rame2 ngetawain foto anggota the Jak yang lagi majang kaos Kalau Persib Sampe Juara Gue kawin sama Monyet itu gak usah terlalu diambil pusing, lha wong toh monyetnya itu elu elu juga kok, bukan monyet yang hidup dihutan sana.

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini
Artikel ini terakhir diperbarui pada: 4 November 2015 untuk menjaga relevansi dengan kondisi terkini.

