Akhirnya BBM urung dinaikkan harganya, emang sih agak lega, tapi seperti biasa cecunguk2 cikeas gak bakal berhenti sampai harga dinaikkan untuk mengisi kantong celana mereka, iya, cecunguk cikeas emang paling bisa memutar mutar kek hamster yang gak punya kerjaan. Sebut saja waktu mereka getol menginginkan universitas menjadi BHMN, setelah RUU mereka gagal disahkan sekarang mereka bikin RUU reforbisan, cuma ganti nama jadi RUU Perguruan Tinggi, isinya sih sebelas dua belas sama yang ditolak sebelumnya.
Sama tololnya ketika mereka mencoba menggoalkan draft RUUK yang akan memutilasi keistimewaan DIY, sampai sekarang mereka dan pemerintah sengaja mengulur2 waktu agar masa jabatan Sultan terus menerus ditaruh di Injury time, pada saatnya nanti setelah masa injury time habis, mereka bisa teriak dengan kenceng klo keberadaan Sultan di DIY1 sudah kadaluarsa.
Demokshit seperti biasa berisi orang2 tak tahu malu, rai gedeg, mental tempe tapi lambe keple, rhamadamn pohan, ruhut situmpul, roy syukro, dan sederet muke gile semacem ulil dan sutan batugajah.
Btw, eniwei busway selidik punya selidik, kekalahan demokshit di pertarungan penaikan harga BBM karena dia salah masukin kebo ke kandang DPR, ha cetha kebone turu ora melu berisik neng njero kandang.
gambar courtesy TVOne yang disebarluaskan di internet

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini
Artikel ini terakhir diperbarui pada: 4 November 2015 untuk menjaga relevansi dengan kondisi terkini.
