me my self and I

me my self and I berbicara seputar apa yang penulis rasakan dalam kehidupan sehari-hari, terkadang masalah personal dan hal-hal deep insight

Simphony Pagi

Pagi yang lembut…Dimana sang kabut masih erat memeluk embun dipucuk daun Pelupuk mata ini masih tetap tertutup….Menunggu aroma belaian telapak tanganmu Kicau burung pagi bermadu dengan riuhnya semburat sinar mentari yang menembus rerimbunanMemanggilku untuk membawamu ke dalam simphony pagi iniBerlari dan menariMenawarkan energi pada ilalang rapuh yang kami sentuh… Mawar itu masih terlalu malu untuk […]

Simphony Pagi Read More »

Menggapai Senja

Dear lovely…. Tak selamanya raga ini mampu membuatmu tersenyumKarena ragaku hanyalah persinggahan diantara kasih sayang dan egoJiwaku masih terlalu labil untuk menjaganya tetap menyala untukmu Saat renjana ini meredup Dan camar2 senja beranjak menghiasi langitmu Aku tak kan datang untuk mengisinya dengan matakuSekedar tak ingin mengusik keindahan harimu yang terkuak dalam lembaran2 ombak Aku masih

Menggapai Senja Read More »

PENYAKIT MENULAR CEWE2 GAUL

Dapet buletin lucu dari temen cewe di Tagged tentang penyakit2 berbahaya di kalangan cewe jaman ini. Berikut ini adalah penyakit2 menular yang sering menjangkit cewe2, meskipun gak semuanya tapi katanya sih kebanyakan gitu???apa iya??cek dulu deh di bawah ini Nangisuitis Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung

PENYAKIT MENULAR CEWE2 GAUL Read More »

Lebih Dari Sekedar Pelangi

Haruskah aku melewati setiap detik nafasku untuk selalu kupertentangkan denganmu?? Sedangkan aku tak memiliki cukup nafas untuk memenuhi semua mimpi yang telah kamu rangkaikan dalam megahnya cita dan cintamu Dari setiap helaan nafasku terasa semakin berat bagiku untuk membaginya bersamamuBukan karena cinta atau terpaksa…Melainkan betapa hatiku pun belum mampu memahami apa yang aku inginiBukan untuk

Lebih Dari Sekedar Pelangi Read More »

Lukisan sang kejora

Sejauh manakah layang-layang itu akan terbang?Akankah ia sampai pada sentuhan sang awanAtaukah ia pun akan terhanyut dan karam diterjang gelombang pasang Sementara aku masih disini menggoreskan nada nada dalam denyut jantungkuMenorehkan sisa-sisa asa yang tertinggal di batu karang Aku terdampar dalam derai2 debur ombak yang tak pernah berhenti menyapa pantaiMenanti sang bintang yang kan muncul

Lukisan sang kejora Read More »

Lentera Malam

Angin bertiup semilir menembus jendela2 kayuMembelai api lentera yang gemulai menerangi sedikit kegalauan hatikuDalam bisunya malam hanya kamulah yang memberikanku cahaya Sedikitpun aku tak mengerti bahasa tubuhmuGemulai tarianmu yang merayukuHanya menyisakan gelombang bayang2 yang memenuhi ruang ini Pun dalam kesendirianku aku mensyukuri kehadiranmuYang penuh gairah dan semangatMembakar kebekuan dan keterpurukanku Tetaplah berpijar malam iniKarena aku

Lentera Malam Read More »

Lagi Break

“BAJINGAN KAMU!!!!!!!!!!!!!!” Aku tertegun sesaat, tak pernah kusangka ia akan memakiku sedemikian kasar, aku diam terpaku di depannya. Kutatap lekat2 matanya mencari dimanakah gerangan gadis yang lembut dan selalu santun ini. Air mukanya memerah, antara kemarahan dan kesedihan. Detik berikutnya ia sudah lenyap dari pandanganku, menghilang di balik tembok2 bangunan di samping kananku berdiri. Aku

Lagi Break Read More »

Jenuh…….

Vina memaksakan diri duduk di sebelahku, aku tahu ia masih merasa canggung bertemu denganku, pertengkaran terakhir kami kemarin pasti masih membekas di hatinya. Wajahnya masih dilipat menandakan dirinya masih belum bisa menerima kehadiranku di depan mukanya. Pertengkaran kemarin masih merupakan episode kelanjutan pertengkaran2 kami seperti biasanya, tema yang sama dan ego yang sama. Masing2 masih

Jenuh……. Read More »

Rembulan Merah

Merah saga yang berliput kabut2 hitamMelambai2 dalam pelukan tabir hidup manusia Namun dimanakah kaki ini akan berpijak??Berputar putar dalam komidi tentang cintaResapan keharuan tertumbuk pada kicau bintang kejora Rembulan yang merah itu masih mengangkasaDan menyinari hati yang berlumur dosaMenguraikan segenap rasa yang membeku didalam lorong2 tak bertuan Hati yang hilang takkan kembaliNamun biarkan ia terganti

Rembulan Merah Read More »

Terapi Semi

Dear lovely Malam malamku terlalu panjang untuk ku lewati seorang diriNamun hadirmu tak kunjung ada disisikuLelahku terjerembab dalam lubuk puing2 keabsurbanMenjera dan meruntuhkan tembok2 keakuanku Tanah ini tak lagi ramah seperti duluKemana kaki berpijak hanyalah cercaan dan kehinaanBegitu menusuk jauh ke dalam rongga dadaku Keabadian sebuah ilusiMasih tergores jelas dalam kanvas2 kenangan tentangmuHanya sebatas kerlip

Terapi Semi Read More »