Kecewa, itulah kesan setelah membaca buku cerita bergambar untuk anak2 terbitan DAR Mizan ini, 33 cerita yang dihadirkan terasa begitu datar, dibandingkan buku cerita tak bergambar terbitan penerbit lain, terkesan kisah-kisah di buku ini agak dipaksakan, atau setidaknya secara feel berasa nanggung.
Memang tidak mudah untuk mencari referensi cerita-cerita rakyat dari 33 provinsi, lebih tidak mudah lagi meramunya untuk bacaan anak2 yang dibaca orang dewasa. Dan buku ini salah satu contohnya, kekurangan unsur cerita dari buku ini tidak mampu ditutupi oleh kualitas visual yang disajikan. Secara visual, tampilan gambar2 ilustrasi, cover dan background memang keren, sayang tidak ditunjang dengan kemampuan mengatur diksinya.
Bukannya menjelek2an pengarang atau penerbit tapi saya tidak merekomendasikan pembaca membeli buku ini, karena ada buku terbitan penerbit lain dengan harga bersaing yang lebih enak dibaca dan dipahami anak2.

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini
Artikel ini terakhir diperbarui pada: 17 Maret 2014 untuk menjaga relevansi dengan kondisi terkini.







