yang diangkut di kereta api dijarah pula dengan alasan sebagai biaya kemerdekaan.
Satu2nya barang yang tersisa tinggal sehelai sarung, dengan modal nekat simbah menjual kain sarungnya biar bisa ndaftar jadi polisi. Alhamdulillah keterima.
Pelan tapi pasti windu demi windu berganti, Indonesia sudah lebih maju dan semakin hari semakin terbukti kereligiusannya, buktinya harga sarung simbah sekarang dihargai sangat mahal. Satu sarung untuk seragam polisi bisa dihargai lebih dari 70 juta. Itu baru ndaptar doang lho, belum tentu diterima!
Ada yang beberapa kali ndaftar gak diterima2, mpe beneran jadi polisi tapi tanpa gaji, lha wong gajinya dipake buat nombok utang bapake dulu waktu masukin dia jadi polisi kok.
Andai dulu harga sarung simbah sudah dihargai setinggi itu, mungkin simbah juga pikir2 mo jadi polisi apa jadi pengusaha wae

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini






