Meninggalnya istri Syaiful Jamil ternyata jadi hot topik di jejaring2 sebelah, apalagi klo bukan gara2 ada abegeh alay yang menjadikan kematian Virginia bahan becandaan, suer gak ada lucu2nya babarblas.

Kabar itu juga tersiar di kaskus, maka rame2 deh prikitiewmania dan kaskuser ngebantai tuh anak abis2an di twitter. Empunya akun terpaksa lari bikin akun2 baru lagi, sementara akun aslinya keknya dah dihack deh.

Makian demi makian terus berdatangan ke akun baru dan akun lamanya. Entah deh gimana perasaan tuh anak sekarang, kira2 trauma gak tuh maenan online lagi.

Meskipun di akun barunya dia udah berkali2 minta maaf toh caci maki dan hinaan terus menerus dia dapatkan. Syukur deh TS di kaskus yang tau dia minta maaf meng-case closed-kan threadnya.

Orang jawa bilang ajining diri ono ing lathi, orang jakarta bilang mulutmu harimaumu. Saat kita menerbangkan kapas2 dari atas genteng, kita tidak mungkin bisa mengumpulkan semuanya kembali. Meskipun kita sudah berusaha dan meminta maaf.

Oke balik ke kasus tuh anak, terus terang aja waktu ngebaca tentang kelakuannya aku juga marah lah, orang meninggal kok buat becandaan, tapi setelah baca timeline dia kesian juga rasanya.

Apalagi orang2 yang mengata2i dia rata2 adalah orang yang tahu dari mulut ke mulut kemudian menjudgenya macem2, dan menisbikan permintaan maaf yang dah berkali2 dilontarkan.

Semoga aja orang2 itu ikut memaki tuh anak di timeline bukan karena merasa mumpung ada obyek makian, trus banyak temennya yang ikut nyampah jadi dia merasa berhak buat ikut buang comberan.


Sementara waktu liat di kompasiana ribut2 tentang satu syawal itu, berasa aneh coz banyak akun2 penthol korek yang ikutan komen pedes, idem sama beberapa akun kloningan yang dipake nyerang fansgrupnya smashit. klo ngerasa sm*sh emang shit, ya udah maki aja terus terang pake akun sendiri, banci amat sih mo maki2 orang klo gak ada temennya kok harus ngumpet2 gitu

You know me so well lah

*polisi bancinya dapet dari sini

News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.