Paging File

Dalam lingkungan Sistem Operasi windows ada yang disebut dengan paging files. Apa itu Paging Files? Paging Files adalah sebutan untuk sebuah file dalam windows yang didedikasikan sebagai cache, virtual memory/ virtual ram. Biasanya paging files ini berupa file pagefile.sys yang terletak di main drive directory sistem dan berattribut superhidden. Sementara dalam OS linux lebih dikenal partisi swap yang berfungsi sebagai ram tambahan untuk menjalankan linux.

Sebagaimana kita ketahui bersama, data disimpan dalam hardisk, ketika data dipanggil untuk dieksekusi processor maka data di simpan dalam buffer RAM, berapa kapasitas data yang bisa disimpan sementara dalam ram adalah sebesar kapasitas ram nya. Selain faktor kapasitas RAM (sekarang ini sudah dalam kapasitas GB) juga ada kecepatan ram yang ditandai dengan penyebutan PC (PC2700/PC2100) atau satuan FSB (400MHz, 333MHz) yaitu kecepatan ram mengambil data dari hardisk dan berkomunikasi dengan processor. RAM bukanlah satu2nya memory sementara yang dimiliki komputer.

virtual-memory Paging File  wallpaperSetiap processor memiliki apa yang disebut cache, cache bertindak sebagai penyimpan memory sementara juga layaknya RAM, cache juga berupa RAM atau lebih tepatnya berjenis SRAM, dan sudah terinclude dalam setiap processor. Pada tiap processor terdapat cache L1 dan L2, untuk processor yang lebih mahal juga ada cache L3 untuk mempercepat eksekusi data.

Mengapa OS membutuhkan paging file/ virtual memory semacam ini? Karena untuk menghindari crash ketika user membuka file/aplikasi yang lebih besar daripada kapasitas ram+cache. Jika kapasitas ram habis maka komputer bisa sering not responding / hang, untuk itulah sebuah swap/ virtual memory dibutuhkan.

BACA JUGA:   Melacak IP Address di Dunia Maya

Dengan menggunakan virtual memory berarti meringankan kerja ram, tetapi sebaliknya, memaksa hardisk bekerja lebih keras, karena virtual ram ini disimpan dalam bentuk file yang disimpan di hardisk.

Kesimpulannya apakah kita perlu menggunakan paging file atau tidak tergantung kebutuhan kita, klo ram kita besar, dan program yang kita eksekusi cuma program2 biasa, bisa kok didisable page filenya, yaitu dengan mengetik sysdm.cpl kemudian mendisable fitur virtual memory, atau sebaliknya kita juga bisa menambah virtual memory di setiap drive dengan besar alokasi cache di setiap drive nya.

anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Satu tanggapan untuk “Paging File

  • September 14, 2014 pada 4:09 pm
    Permalink

    mantep bahasan nya mas bro, sepertinya aku perlu pake paging file

    Balas

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: