Salah satu upaya untuk mengatur keuangan keluarga ialah dengan mengatur kebutuhan belanja bulanan keluarga Anda. Mengapa belanja bulanan? Sebab kebutuhan keluarga ada banyak dan lewat pengaturan belanja bulanan yang maksimal. Akan bisa memberikan dampak yang signifikan dalam usaha mengatur keuangan secara lebih tepat manfaat. Apalagi saat pergi berbelanja bulanan lebih sering membeli barang atau produk yang tidak terlalu dibutuhkan.
Mengatur kebutuhan belanja dengan tepat ternyata tidak semudah yang dibayangkan, kendalanya adalah banyaknya pilihan yang menarik minat. Berikut tata cara mengelola keuangan keluarga lewat belanja yang hemat dengan tepat:
Usahakan untuk membuat daftar kebutuhan yang akan dibelanjakan kemudian jadikan pedoman dalam mengambil apa saja yang dibelanjakan.- Hindari kebiasaan membawa kartu kredit maupun debit saat berbelanja namun cukup dengan uang tunai sehingga menekan keinginan belanja.
- Ajak pasangan untuk ikut berbelanja kebutuhan bulanan keluarga sehingga bisa saling mengingatkan dan tidak kebablasan dalam berbelanja.
Aktivitas belanja kini semakin mudah dan juga menarik yakni melalui pasar swalayan maupun pusat perbelanjaan lain yang terbilang lengkap. Display yang menarik dan ditambah kalimat iklan yang menggoda bisa membuat siapa saja membelinya tanpa melihat kebutuhan. Meskipun terdengar sederhana sebab hanya membeli sedikit saja namun dampaknya bagi kondisi finansial keluarga cukup besar. Mulailah mengatur keuangan keluarga dengan mengatur kebutuhan belanja bulanan yang terkoordinir dengan baik.

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini
Artikel ini terakhir diperbarui pada: 2 Februari 2017 untuk menjaga relevansi dengan kondisi terkini.







