Sebuah peringatan yang penuh upeti??
Lalu tenggelam bersama senja di penghujung hari
Tidak tuan, bukanlah seperti ini yang aku nanti
Bukan sebuah penghayatan dalam balutan fiksi
Janganlah mengenang kami hanya dari seremoni
Kami hanyalah bentang alam yang kalian sebut negeri
Tempat bernaung anak manusia dan beribu candi
Dimana rasa cinta dan kebijaksanaan begitu dihargai
Namun siapakah kalian kini?
Yang bangga mengaku sebagai orang pribumi
Tapi hidup dalam pola westernisasi
Oh bukan, kalian nyatanya bagian yang termonopoli
Kalian hanya korban bukan penguasa teknologi
Dan kalian terlempar jauh dari kehidupan penuh religi
Apa yang tidak kalian dapati dari tubuh kami?
Bukankah Air, Tanah, Budaya dan Hartaku terlalu subur untuk kalian gali dan korupsi??
Ambillah sampai tak lagi cukup untuk kau bawa pergi
Jika tubuhku tak lagi berarti, jika kalian tak lagi peduli, akan kuteriakkan kembali
Pekikan lama yang lelah terkunci

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini







