Cara Menggunakan A/B Testing untuk Meningkatkan Penjualan Online Anda

Bagi pelaku bisnis online, Anda bisa memanfaatkan jasa beli hosting gratis domain sebagai salah satu trik jitu pemasaran dengan cara membuat website E-Commerce untuk memperluas target pasar dan menjaring lebih banyak konsumen. Tak hanya bisa diakses setiap saat, konsumen pun akan mendapat kemudahan bertransaksi tanpa harus keluar rumah. 

Lalu bagaimana menentukan desain terbaik untuk website Anda agar dapat meningkatkan penjualan? Anda harus melakukan A/B Testing atau split test, yakni metode tes kelayakan untuk memahami kebutuhan konsumen dengan membandingkan dua versi alternatif hingga dapat diketahui mana yang paling efektif, mulai dari tampilan homepage hingga menguji form subscribe. 

Mengapa Anda Butuh A/B Testing?

pentingnya a/b testing

  • Meningkatkan Conversion Rate

Mungkin saja Anda telah memiliki toko online dengan beli hosting gratis domain terbaik dan menargetkan trafik tinggi. Tetapi trafik tinggi tanpa conversion rate yang baik tidak memberikan keuntungan bagi bisnis online Anda. Nah, salah satu fungsi A/B test adalah menaikkan conversion rate.

  • Menguji hingga Hal Terkecil

Hal penting seperti headline tampilan situs, hingga elemen-elemen kecil seperti background, warna, CTA (Call to Action), hingga konten dan penyajian email, bisa diuji untuk menghasilkan conversion rate tinggi.

  • Data Sesuai Survey di Lapangan

Setelah menjatuhkan pilihan pada hosting yang akan digunakan untuk membangun website Anda, beragam opini subjektif bisa membuat Anda bingung memutuskan design website yang akan Anda pakai. Dengan A/B testing, keputusan akan lebih mudah diambil berdasarkan hasil data di lapangan tanpa perlu mengira-ngira.

  • Menguntungkan Pengunjung

Pengunjung situs Anda akan dimudahkan dan diuntungkan dengan menemukan versi website sesuai kebutuhan mereka, yang tentunya user-friendly dan nyaman digunakan.

Cara Menerapkan A/B Testing

Berikut ini beberapa cara menerapkan A/B testing untuk situs Anda yang akan mengarahkan ke conversion rate tinggi sehingga membantu menaikkan penjualan online.

  • Tentukan Halaman Prioritas

Website yang Anda buat melalui cara beli domain dan hosting harus memiliki beberapa halaman; Homepage, landing page, halaman kontak dan tentang perusahaan, hingga halaman check out. 

Halaman yang mana yang harus Anda prioritaskan untuk lebih dulu diuji coba? Anda bisa memulai dengan halaman yang memiliki trafik paling tinggi. Cara mendapatkan data performa setiap halaman termasuk trafiknya, Anda bisa memanfaatkan Google Analytics.

  • Buat Teori Sementara

Anda mendapati bahwa hanya dua persen dari total pengunjung yang setuju untuk subscribe newsletter, ini bisa saja terjadi karena dua hal; letak tombol CTA untuk subscribe tidak terlihat oleh pengunjung, atau tampilan tombolnya kurang menarik. Anda bisa menggunakan teori sementara ini untuk melakukan uji coba menggunakan A/B testing.

  • Satu Variabel dalam Satu Waktu

Warna, CTA, wording, video, gambar, hingga tombol share dan subscribe, adalah beberapa dari sekian banyak variabel penting yang harus Anda uji coba. Untuk mendapatkan hasil maksimal dengan data yang akurat, sebaiknya Anda menguji coba satu variabel saja dalam satu waktu.

Contohnya, Anda mengubah background pada split test pertama. Maka setelah uji coba tersebut selesai, barulah Anda mulai menguji variabel yang lain.

  • Buat Versi Perbandingan

cara menerapkan a/b testing

Setelah menyusun teori sementara, yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah membuat versi perbandingan. Berdasarkan teori tombol CTA subscribe di atas, buatlah variasi halaman yang bisa Anda jadikan pembuktian apakah perubahan variabel yang Anda uji coba memberikan dampak signifikan dari versi website original.

  • Manfaatkan A/B Testing Tool

Seperti beli hosting gratis domain yang memudahkan Anda berbisnis online, Anda bisa menikmati kemudahan dan praktisnya menjalankan A/B testing dengan menggunakan A/B testing tool berbayar seperti Convert, Crazy Eggs, Optimizely, VWO, dan Freshmarketer. Meski Anda harus merogoh kocek, hasil yang didapat tentunya akan maksimal dan bermanfaat.

Anda juga bisa memanfaatkan free trial selama 15 hari hingga 30 hari, bahkan Freshmarketer menawarkan free trial selamanya. Tetapi tentu saja dengan keterbatasan fitur dan ada ketentuan khusus untuk menikmatinya, yakni bagi situs dengan visitor di bawah 5.000.

  • Uji Coba Serentak

Pastikan untuk melakukan uji coba dua variasi A dan B pada waktu yang bersamaan, karena perbedaan waktu dapat mempengaruhi efektivitas hasil A/B testing.

Sebaliknya, marketer bisa menguji coba dua variasi A dan B secara tidak bersamaan pada variabel yang memang membutuhkan perbandingan waktu. Email marketing, misalnya, Anda bisa menguji variasi A pada bulan ini dan variasi B pada bulan selanjutnya untuk mengetahui waktu terbaik yang paling efektif mengirimkan email.

  • Feedback dari Visitor

Memiliki toko online dari beli hosting gratis domain dengan traffic dan conversion rate tinggi bisa menaikkan omset Anda. Tetapi data kuantitatif saja tidak cukup saat menjalankan A/B testing. Anda juga membutuhkan data kualitatif yang bisa didapatkan melalui feedback visitor situs online Anda.  

Anda bisa melakukan survei atau polling tentang alasan mereka mengunjungi toko online Anda, alasan mereka membeli produk Anda, hingga meminta kritik dan saran.

Baca juga: apa sih channel terbaik untuk bisnis online?

Menaikkan omset penjualan melalui website adalah salah satu cara mudah berbisnis online. Anda tak hanya membutuhkan beli hosting gratis domain terbaik, tetapi juga penerapan A/B testing yang tepat agar website Anda mudah dan nyaman digunakan sehingga mengantarkan Anda pada conversion rate yang tinggi.

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.