Terkadang ada alasan tertentu membuat orang tidak ingin berbagi data dengan orang lain, sehingga muncullah banyak cara untuk menjaga privasi datanya, ada yang dengan cara membuatnya superhidden, multiuser dalam 1 PC, ada yang menginstal folder locker dan seterusnya.
Secara default windows menyediakan fitur untuk “menghilangkan” sebuah partisi/ drive dari tampilan windows explorer, Â sehingga drive tersebut tidak dapat diakses, ketika suatu saat ingin mengakses file dalam drive tersebut maka kita bisa menampilkan kembali drive tersebut.
Untuk melakukannya kita menggunakan fasilitas disk management pada windows, untuk dapat menuju disk management klik kanan pada my computer – manage kemudian pilih disk management, disana akan ada informasi partisi baik yang dikenali windows (primary&logical, FAT & NTFS) maupun tidak dikenali windows (EXT3, partisi2 linux)
Partisi yang bisa kita hilang -munculkan adalah partisi logical, drive D, E dan seterusnya, sementara partisi primary yang sedang meload windows tidak dapat kita hilangkan. Pada disk management klik kanan partisi yang akan kita hilangkan – change drive letter – kemudian remove drive letter pada partisi tersebut. Windows akan menanyakan apakah kita yakin? Yes! terkadang proses ini gagal jika ada aplikasi yang sedang menjalankan file dalam drive tersebut. Setelah melakukan konfirmasi maka partisi tersebut akan menghilang dari windows explorer anda.
Untuk mengembalikannya maka change drive letter-nya menjadi seperti semula/ganti abjad pun nggak papa tapi baiknya sih disamakan dengan drive letter semula, semoga bermanfaat

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini








Ternyata dari sini juga bisa ya mas, saya pernah menggunakan registry untuk menghilangkan drive ini. Thanks infonya 😀
bisa mas, he malah saya lum pernah nyoba pake registry soale pasti lebih mumet harus nyari key stringnya 😀