Herbamuno+; Immunomodulator Penjaga Daya Tahan Tubuh

Prinsip 3M, Menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan di awal pandemi mungkin cukup untuk menjaga kita dari tertular virus corona, namun dengan kondisi saat ini rasanya 3M kurang, butuh 5M agar kita bisa lebih aware terhadap virus SARS-COV2 ini.

Epidemiologi Griffith Australia, Dicky Budiman, menyatakan sudah saatnya kita menerapkan lebih dari 3M tetapi 5M, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, membatasi mobilitas serta menghindari kerumunan. Tingginya kasus corona di Indonesia akhir-akhir ini karena masyarakat mulai mengendurkan sikap antisipasi terhadap corona, sehingga sudah mulai melakukan mobilitas dan tidak terlalu risau dengan kerumunan.

Padahal kedua hal terakhir inilah yang diyakini banyak menimbulkan kasus-kasus baru di tengah masyarakat. Jika pada awal pandemi masyarakat melakukan lockdown kampung mereka guna menghindari kasus corona, saat ini banyak kampung melockdown diri mereka sendiri agar pandemi tidak menyebar dari kampung mereka.

Pada dasarnya aku sangat setuju jika pemerintah mulai mengkampanyekan gerakan ini, kebetulan beberapa instansi kementerian sudah mulai mensosialisasikan gerakan 5M ini, harapanku banyak orang makin aware dengan mobilitas mereka serta berusaha sebisa mungkin menghindari kerumunan.

Buat aku sendiri, selain gerakan 5M ini, aku lebih condong menambahkannya menjadi 5M+, nah apa pula 5M+

Prinsip 5M+ Untuk Mencegah Corona

Prinsip 5M+ juga mendasarkan pada mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan, namun masih ada faktor + yang ditambahkan, yaitu dengan menjaga imunitas tubuh. Imunitas sendiri merupakan mekanisme kekebalan tubuh guna mempertahankan kondisi tubuh dari zat/sel yang memiliki dampak buruk bagi tubuh. Seorang yang memiliki imunitas baik, akan mampu mencegah dirinya jatuh sakit.

Meski tidak berhubungan langsung dengan virus corona, namun aku meyakini dengan imunitas yang kuat, tubuh kita akan mampu menangkal penyakit yang mungkin datang dan melemahkan daya tahan tubuh kita, sehingga tubuh kita tidak akan mudah terpapar virus corona.

Pada banyak kasus corona, dikenal istilah komorbid, yakni penyakit penyerta yang diidap pasien pengidap virus SARS COV2, kehadiran virus corona pada penderita komorbid, menyumbangkan banyak kasus meninggal dunia. Seandainya tubuh kita punya imunitas kuat, mungkin kita bisa menjaga tubuh kita dari keberadaan komorbid ini.

Menjaga Imunitas Selama Pandemi Adalah Hal Yang Tidak Kalah Penting

Selain prinsip 5M, menjaga imunitas selama masa pandemi corona adalah hal yang tidak kalah penting buatku dan keluarga. Sebagai seorang pekerja dan sebagai seorang ayah, aku harus memastikan keluargaku terhindar dari paparan corona, di sisi lain aku harus memastikan gerak ekonomi keluargaku tetap bisa bertahan.

Selama pandemi, tidak jarang kita mendengar, rekan atau kerabat kita yang terpaksa harus dirumahkan akibat menurunnya daya beli masyarakat, banyak industri terdampak secara langsung dan tidak langsung, tentunya ini mempengaruhi daya beli masyarakat kita.

Tanpa daya beli memadai, ketahanan pangan keluarga menurun dan berimbas pada menurunnya imunitas keluarga, jika sudah demikian, tak hanya corona, tetapi akan banyak penyakit lain yang siap mengintai. Oleh karenanya selama pandemi, ada beberapa hal yang aku lakukan guna menjaga imunitas aku dan keluargaku.

Memastikan Keuangan Keluarga Sehat

Aku dan istri bekerja sebagai guru honorer di sekolah swasta, tentu gaji kami tidaklah seberapa, jauh dibawah UMR kabupaten, namun, selalu ada rezeki bagi kami, aku alhamdulillah punya pekerjaan sampingan dari internet, sementara istri membuka jasa bimbingan belajar di rumah.

Hasil kerja kami, kami kumpulkan untuk persiapan masa depan kedua putra kami. Mengingat gaji kami yang tidak seberapa, kami memutuskan untuk tidak tergiur dengan tawaran pinjaman atau hutang, alhamdulillah sampai saat ini kami tidak memiliki tanggungan hutang pada pihak lain. Dengan demikian, meskipun jumlahnya tidak banyak, neraca keuangan kami masih terjaga, bahkan saat pandemi corona melanda.

Manajemen Stress

Aku selalu meyakini, ketakutan terbesar manusia ada di dalam alam pikirnya, dengan demikian, saat kami menghadapi permasalahan, kami tidak terlalu stress dan tertekan dengan bayangan berandai-andai terjadi sesuatu yang buruk, cukup siapkan planning jika ada kondisi-kondisi khusus.

manajemen stress di masa pandemi herbamuno+

Umumnya orang yang stress karena kurang memperhatikan persiapan pada kondisi-kondisi khusus semacam ini, padahal, kondisi musibah hampir selalu akan terjadi, cuma kita tidak tahu bentuknya apa dan kapan akan datang. Ketika orang kehilangan pekerjaan dan dia merasa stress, bisa jadi karena dia tidak memiliki planning apapun saat kehilangan pekerjaan. Pikiran kita tidak siap, sumber daya kita tidak siap sementara masalah sudah kita alami, maka timbullah stress.

Dampak stress ini bisa bermacam-macam, mulai perubahan perilaku, sikap impulsif yang kadang justru malah merugikan diri sendiri dan keluarga, menurunnya imunitas dan lain sebagainya.

Meski tidak berhadapan langsung dengan siswa selama masa pandemi, bukan berarti aku selalu bekerja dari rumah, di sekolah kami, para guru tetap di jadwal piket, di sela waktu piket tersebut, aku gunakan untuk melakukan maintenance peralatan laboratorium maupun fasilitas sekolah, sekaligus memanfaatkan waktu selama berada di tempat kerja.

Buat aku sendiri, proses pembelajaran daring ini juga rentan memicu stress, tak hanya bagi siswa tapi juga orang tua dan guru. Meski tidak bertatap muka, namun lebih banyak waktu yang diperlukan untuk membuat perangkat pembelajaran, mempersiapkan pembelajaran online, membimbing diskusi online maupun melakukan penilaian. Belum ditambah berbagai himbauan, arahan, dari pengawas maupun dinas pendidikan yang juga ikut memantau efektifitas pembelajaran online ini. Jadi bener-bener selama pandemi ini, kami para guru juga sama-sama belajar, belajar memaksimalkan pembelajaran online bersama siswa serta belajar memanajemen stress selama proses pembelajaran.

Memastikan Anak Merasa Aman dan Terlindungi

Anak adalah alasan mengapa kita mampu bertahan hidup satu atap dengan orang yang pada mulanya sama sekali asing di keluarga kita. Ya, setelah memiliki anak, tidak kepikiran bahwa istri adalah orang yang bener-bener jaman SD dulu, mikir bakalan kenal aja enggak. Eh lha kok sekarang malah jadi ibu dari anak-anak kita.

Anak-anak ini harapan kami, masa depan kami. Kami harus memastikan mereka mendapatkan yang terbaik dalam hidup mereka, ingat terbaik bukan berarti termahal ya. Terbaik dalam artian terbaik guna mengiringi perkembangan diri mereka sebagai manusia.

Saat aku bersama anak-anakku, aku mengingat bagaimana kedua orang tuaku berusaha memastikan bahwa keseharianku terlindungi, ada papan, sandang dan pangan. Dan aku tak pernah terpikir entah seperti apa mereka banting tulang di belakang layar, yang pasti bagi kami putra putri mereka, apa yang kami butuhkan untuk perkembangan diri kami bisa kami raih dengan dukungan orang tua.

Anak merupakan kelompok manusia yang cukup rentan, terlebih dimasa pandemi, secara psikologis, anak masih membutuhkan orang tua, bagaimana jika mereka harus menjalani isolasi mandiri bertemankan para tenaga medis berkostum hazmat? tentu pengalaman yang sangat tidak menyenangkan dan mungkin akan berdampak buruk bagi sisi psikologis mereka kedepannya, kami tidak ingin hal tersebut terjadi.

Jadi kami memastikan anak mendapatkan gizi yang cukup selama masa pandemi, memastikan kebutuhan harian mereka, menemani mereka belajar dan bermain guna mengurangi stress yang dialami anak karena belajar daring selama hampir setahun ini.

Menjaga Daya Tahan Tubuh Sendiri

Tentu, di dunia ini tidak ada yang lebih penting untuk dijaga selain tubuh kita sendiri, terdengar egois, namun begitulah kenyataannya, tubuh kita adalah sarana yang diberikan Tuhan dan benar-benar ada dalam kendali kita untuk kita maksimalkan manfaatnya, tentunya hal ini tidak akan tercapai tanpa daya tahan tubuh yang baik.

img 20210103 163420 beauty 1

Oleh karenanya, selama pandemi, aku juga berusaha menjaga daya tahan tubuhku, mengurangi begadang, berolahraga ringan dengan mengajak anak bermain di halaman rumah, menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Sesekali anak-anak aku ajak beraktifitas di taman lapangan Denggung di Sleman untuk sekedar menghirup udara segar dan berolahraga, tentu dengan tetap menerapkan 5M+. Untuk gaya hidup sehat sendiri, sejak kecil aku sangat suka minum jamu, entah jamu jenis apa aja. Kebetulan, dulu rumahku bersebelahan dengan simbok jamu gendong.

Herbamuno+ Immunomodulator di Kala Pandemi

supplement alami herbamuno+ mustika ratu

Saat ini, setelah pindah ke Jogja, agak susah bagiku menemukan jamu, dulu, banyak penjual jamu pereda nyeri perut di kampus, namun dengan pandemi selama ini, aku juga membatasi aktifitas bertemu orang lain, kecuali tentu, untuk  urusan pekerjaan dan hal yang tidak bisa diwakilkan. Untungnya saat ini, dengan teknologi terbaru, kita bisa mendapatkan khasiat jamu tanpa perlu datang ke warung penjual jamu. Karena sudah ada Herbamuno+

Herbamuno+ adalah produk kaplet yang mampu membantu menjaga daya tahan tubuh, berbekal kemampuan natural imunomodulator, Herbamuno+ hadir untuk mendukung kebutuhan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Dalam kaitannya menjaga daya tahan tubuh masyarakat selama pandemi ini, Herbamuno+ meraih TOP innovation choice awards sebagai kombinasi science, technology and nature dalam satu produk untuk membantu menjaga imunitas di era new normal dengan harga terjangkau

Bahan Alami Herbamuno+

Herbamuno+ menggunakan bahan-bahan alami dalam proses pembuatannya, menggunakan 5 herbal pilihan dari alam Indonesia seperti Sambiloto, Akar Manis, Meniran, Jahe Emprit serta Daun Jambu Mete. Karena berasal dari tumbuhan herbal, Herbamuno+ memiliki fungsi hepatoprotektor guna melindungi fungsi hati, ini merupakan nilai tambah dari produk Mustika Ratu guna mengurangi beban kerja hati akibat konsumsi suplemen penambah daya tahan tubuh. Berikut ini adalah manfaat setiap bahan alami yang terkandung dalam Herbamuno+

  • Jahe Emprit memiliki manfaat mengatasi mual, muntah, serta memiliki kemampuan sebagai imunomodulator serta gastro protektor
  • Sambiloto, daun ini dikenal sebagai obat antivirus, anti radang serta penurun demam
  • Daun jambu mete, banyak digunakan untuk meredakan diare, sebagai bronkodilator untuk melegakan pernapasan serta memiliki kandung pereda nyeri
  • Meniran, memiliki manfaat sebagai imunomodulator serta hepatoprotektor, meniran juga dipercaya mampu menurunkan resiko diabetes dan hepatitis 
  • Akar manis membantu meredakan batuk dan sesak napas, mengurangi peradangan serta bertindak sebagai antivirus

bahan alami herbamuno copy

Kelima bahan alami tersebut dikaji dari buku Alam Sumber Kesehatan yang ditulis oleh DR. BRA Mooryati Soedibyo. Peraih gelar doktor tertua di Indonesia ini memulai home industri Mustika Ratu pada tahun 1975. 

Melestarikan Tradisi Jamu Herbal yang Kuat

Berasal dari lingkungan keraton, BRA Mooryati Soedibyo gemar hobinya mengkonsumsi jamu, BRA Mooryati Soedibyo ingin menjadikan tradisi minum jamu sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa yang turut menjaga kesehatan masyarakat Indonesia di masa lalu dapat terus berkembang mengikuti perkembangan zaman, tidak hanya eksklusif di lingkungan keraton tetapi dapat diwariskan ke seluruh masyarakat di Indonesia. Warisan tradisi inilah yang terus dijaga oleh Ibu Mooryati Soedibyo untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia yang ingin tetap tampil cantik, bugar dan sehat.

Oleh karenanya, beliau pun menyulap garasi rumahnya di Jalan Sawo 31, Menteng, Jakarta untuk memproduksi jamu berkualitas dari bahan-bahan alami, hingga saat ini PT Mustika Ratu TBK dikenal sebagai sebagai perusahaan kosmetik dan jamu alami dengan teknologi tinggi terbaik di Indonesia. Usaha keras ibu Mooryati, membuahkan pengakuan dari berbagai pihak antara lain

  • Upakarti, BRA Mooryati Soedibyo mendapatkan penghargaan Upakarti dari Presiden Republik Indonesia untuk usaha Pelestarian Obat Tradisional Indonesia tahun 1989
  • Empu Jamu 2008, MURI dengan pengukuhan BRA Mooryati Soedibyo sebagai Empu Jamu pada tahun 2008
  • Sarwono Prawirohardjo IX tahun 2010 diberikan atas pada Ibu Mooryati atas jasanya dalam pengembangan Iptek Jamu dan Kosmetik Tradisional
  • UNS Award bidang pengembangan budaya, dikukuhkan pada tahun 2011

Selain mampu membantu menjaga daya tahan tubuh, Herbamuno+ juga mampu membantu meredakan nyeri akibat meriang, rasa mual, perut kembung, pusing dan gejala batuk.

Kehadiran Herbamuno+ dari Mustika Ratu ini berbuah penghargaan Top Innovation Choice Award, dengan menciptakan natural imunomodulator dari bahan alami yang aman bagi kerja organ hati. Hal ini tidak lepas dari kemampuan Mustika Ratu dalam mengkombinasikan teknologi, sains dan bahan alami dalam satu produk.

Aturan Pakai Herbamuno+

Untuk konsumsi Herbamuno+ ini sendiri aku mengikuti anjuran aturan pakai yang tertera yaitu

  • Untuk konsumen dewasa: 2x sehari 2 kaplet sekali minum
    • Bila merasa gejala sakit 2x sehari 3 kaplet sekali minum
    • Saat sedang sakit 2x sehari 3 kaplet sekali minum
  • Anak usia 2-12 tahun; 2x sehari 1 kaplet

Penggunaan Herbamuno+ tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan penderita alergi Acanthaceae, serta memiliki kontraindikasi dengan pasien hipertensi, hipokalemia serta gangguan ginjal

img 20210104 122109 beauty 2

Untuk menjamin keamanan produknya, Herbamuno+ telah tersertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia serta memiliki izin edar resmi dari BPOM RI. Oh ya, omong-omong, Herbamuno+ ini termasuk dalam 14 obat herbal yang mendapatkan pendampingan penelitian dari BPOM untuk pengobatan COVID-19.  

So, meskipun aku masih sering harus datang ke kantor, bekerja, maupun beraktifitas di luar rumah, aku tidak kuatir cemas selama menerapkan prinsip 5M+ bersama Herbamuno+. 

Kalian bisa memperoleh Herbamuno+ di Mustikaratuonline.com, e-commerce (Tokopedia, Blibli, Bukalapak, Shopee, dll), Watson, Alfamart, K24 dan juga Kimia Farma atau kalian bisa langsung klik link ini ya http://bit.ly/herbamunobloganotherorion. Yuk jaga imunitas selama pandemi bareng Herbamuno+

19 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.