Itu email kan ya?

Indonesia itu emang ya? negeri yang tingkat teknogroginya mungkin termasuk tertinggi di Asia tenggara, gimana enggak lagi happening FB, semua pake, lagi jaman tweet semua bikin, jamane path, soundcloud, foursquare, bbm, android, whatsapp. Sopo sik ra nduwe?

Jujur deh dari multiakun itu mana saja yang emang bener2 kita perlukan dalam konteks; pekerjaan dan kegiatan keseharian? Embuh, klopun rame2 bikin multiakun disana itupun kontaknya kebanyakan hanya migrasi dari kontak2 di platform lain sebelumnya, mung bedo applikasine wae.

Kalau kasusnya memang yang begitu hanya dipake abege yang memang notabene selo, itu aku masih bisa memahami tapi klo enggak, kadang aku yo gedek2, apalagi jika pemiliknya notabene orang2 yang berkecimpung di bidang IT dan sudah diakui sebagai seorang yang advanced.

email Itu email kan ya?  wallpaperParahnya adalah ketika orang2 advanced itu dikirimi email selama berhari2 yang lalu dan tidak menjawabnya akan menjadi sebuah pertanyaan besar tersendiri, jadi pada dasarnya penting mana antara email dan akun jejos itu?

Rata2 orang Indonesia bikin email cuma buat prasyarat pembuatan akun di jejaring sosial, tapi itu dulu, sekarang untuk bikin akun2 di beberapa platform sudah bisa via nomer hp. Jadi fungsi email apa?

Tapi bagi orang2 yang advanced di bidang akademik dan ICT, bukankah email merupakan sesuatu yang seharusnya lebih penting? karena pada email itulah komunikasi secara etika formal terjadi. Lalu jika seseorang mengirimi pesan email dan tidak dijawab sementara mereka2 sibuk dengan multiplatform bukankah itu sesuatu yang ambigu?

BACA JUGA:   Wohing Pakarti

Jujur, kok aku jadi ikutan prihatin dengan kondisi yang ada, karena orang2 yang mengabaikan email itu justru datang dari orang2 yang mumpuni bukan abege2 alay yang emang enggak terlalu berkepentingan dengan manner dan etika komunikasi formal.

#AlangkahGroginyaNegeriIni

anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

10 tanggapan untuk “Itu email kan ya?

  • November 13, 2013 pada 6:11 am
    Permalink

    Evia Nugrahani nganggo akismet malah remuk2an mbak

    Balas
  • November 13, 2013 pada 6:05 am
    Permalink

    Priyo Harjiyono Dirimu pake wordpress kan?
    padahal di wordpress ada flter spamnya, alkismet kalau gak salah namanya. Gak ngaruh?

    Balas
  • November 13, 2013 pada 6:01 am
    Permalink

    nah kuwi mbak kolom komenku ki mbuh didiemi demit opo mesthi error terus nek dikomeni T_T wis iso miring2 mbak 😀

    Balas
  • November 13, 2013 pada 6:00 am
    Permalink

    Haluuuuuuuw Priyo? Wis iso opo anake?
    *Gak nyambung blas*

    Aku lho gak punya whatsapp soale kudu pake smartphone kan, dan aku punyanya stupidphone saja. Belum merasakan memiliki smartphone adalah sebuah kebutuhan. Sudah puas dengan henpon biasa yang cuma bisa nelpon dan sms, thok til.

    Mbok Kus

    Aku kok ra iso reply soko kolom ngisor "Leave a reply" yo?

    Balas
  • November 13, 2013 pada 5:56 am
    Permalink

    IdAh CeRis itu masih gampang dijebol spam, tp komen2 asli malah banyak yg dikirim ke spam box, gak tau yang reseh sebenernya plugin mana :3

    Balas
  • November 13, 2013 pada 5:51 am
    Permalink

    Priyo Harjiyono , kan udah pake ceklist kotak tuh. .
    Ilangin saja yang quiz. . Hihihihi. MEksaaaaaaaa.. .

    Balas
  • November 13, 2013 pada 5:50 am
    Permalink

    hehe siap mbak, iki trouble e rung ketemu mbak, antara anti spam atau sistem wp ku sik g beres, biyen wis tak uninstall anti spam e juga tetep do angel nggo komen malah spam e sik okeh banget

    Balas
  • November 13, 2013 pada 5:28 am
    Permalink

    nah mangkane akeh fake akun ngono mas 😀

    Balas
  • November 13, 2013 pada 5:11 am
    Permalink

    Saya masih memanfaatkan email untuk berkomunikasi koq, Mas. Kalau kamu ngEmail saya, pasti tak respon. Jangank prihatin atau hawatir. :mrgreen:

    Komen di sini susaaaaaaaaaah. Anti SPAMe ganti wae, Mas. 😛

    Balas
  • November 13, 2013 pada 3:58 am
    Permalink

    email mung digae dulinan game ndek FB wkwkwk. ga duwe tonggo yo gawe email maneh trus buka akun FB anyar maneh trus dulin game dadi bolo/tonggo sing asli ne to dek'e dewe hahahaha. iso duwe 10email tp mung digawe ngono kuwi kabeh. kedaden karo koncoku kuwi :))

    Balas

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: