Miniatur kendaraan klasik dari Jogja

Jika anda pernah berkunjung ke Yogyakarta, dan menyusuri bilangan Malioboro, tentu tidak akan asing dengan pemandangan para penjual aneka souvenir khas kota pelajar yang berjejalan di sepanjang koridor di jalan Malioboro. Salah satu souvenir khas dari kota ini selain baju batik, blangkon dan kaos dagadu adalah miniatur Candi dan miniatur kendaraan klasik seperti sepeda onthel, becak, kereta kuda, sepeda motor, bahkan moge ala Harley Davidson.

Untuk miniatur candi umumnya berupa statue yang menggunakan bahan kayu, logam maupun perak. Ya karena di Jogja juga terdapat sentral kerajinan perak yaitu di Kotagede, yang terletak di tenggara Kota Jogja. Sementara untuk souvenir sepeda onthel dan kawan-kawannya biasanya terbuat dari kayu yang difurnish maupun dari logam yang dicampur limbah yang ada di sekitar kita seperti jarum peniti dan penggulung benang jahit dari logam.

miniatur-becak Miniatur kendaraan klasik dari Jogja  wallpaperHarga yang ditawarkan bervariasi, tetapi jika anda orang yang baru mengenal Jogja, ada tips khusus untuk menawar aneka souvenir di seputar jalan Malioboro & Pasar Beringharjo. Tidak selalu berhasil sih, tapi umumnya para penjual menawarkan harga hampir tiga kali lipat dari yang bisa kalian perjuangkan dengan sadis saat proses tawar menawar. Jika penjual menawarkan harga seratus ribu, cobalah untuk menawar sekitar 30 ribuan, jika kalian cukup gigih, biasanya penjual akan mengalah di harga 40-45 ribuan.

BACA JUGA:   Antara Kita, Borobudur dan Rohingya

Mengingat Jogja cukup dikenal wisatawan luar negeri, maka tidak heran jika souvenir ini banyak dipesan untuk kebutuhan ekspor, baik untuk negara kawasan Asean seperti Malaysia, Singapura maupun ke negeri berpenduduk Jawa di Suriname dan para kompeni di Belanda sana. Miniatur benda klasik ini memang punya daya tarik tersendiri bagi para kolektor, terutama yang menggunakan bahan dasar cor logam. Selain dibuat semirip mungkin dengan aslinya, miniatur tersebut juga bisa ‘dioperasikan’ oleh penggunanya, er jujur lho ya ini lebih nampak real dibanding mainan action figur lini SHF maupun SIC, karena pedal yang terhubung dengan rantai dapat menggerakan roda pada miniatur tersebut.

Dengan beragam lini yang ditawarkan mulai dari sepeda onthel, sepeda tandhem, sepeda motor klasik, harley, becak menjadikan miniatur kendaraan dari bahan baku logam cor ini menarik untuk dikoleksi. Saya sendiri baru memiliki dua jenis obyek miniaturnya, yaitu berupa miniatur becak dan miniatur sepeda onthel. Nah anda tertarik untuk memilikinya? Mari datang ke Jogja, atau cukup datang lewat dunia maya 😀

miniatur di malioboro, harga miniatur di malioboro, gambar miniatur kota yogyakarta, miniatur perak becak bandung, miniatur kendaraan roda 2 terbaru dari perak, miniatur malioboro, miniatur mobil dr malioboro jogja, miniatur moge, miniatur motor ala jogja, beli kerajinan motor kayu jogja

anotherorion

Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

4 tanggapan untuk “Miniatur kendaraan klasik dari Jogja

  • Agustus 27, 2015 pada 9:20 am
    Permalink

    Aku masih simpen beberapa miniatur becak dari Yogya ini mas Priyo. Ada juga minatur Prambanan dan Borobudur. Keren deh.

    Balas
    • Agustus 27, 2015 pada 3:29 pm
      Permalink

      Iya keren2 ya mas, saya pengin beli yg perak tp g tau deh harganya brp 😀

      Balas
  • Agustus 24, 2015 pada 11:25 am
    Permalink

    Waaah waktu aku ke Jogja waktu itu juga beli di Malioboro buat oleh-oleh mas 😀

    Balas

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: