Pantangan Bayi Baru Lahir

Kelahiran seorang anak memang membahagiakan, tetapi ibu jangan lupa dengan pantangan bayi baru lahir yang sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Banyak pola asuh di masa lalu yang diterapkan orang-orang tua jaman dahulu dan mungkin masih bertahan sekarang sebagai tradisi di masyarakat pedesaan, yang sebenarnya menjadi pantangan bayi baru lahir, namun tetap dilakukan karena kebiasaan turun temurun tersebut.

Nah jika anda kebetulan sedang menanti kelahiran buah hati, terutama anak pertama, selain kita mempersiapkan perlengkapan bayi baru lahir, juga sebaiknya memahami kebutuhan bayi yang benar secara sudut pandang medis, alih-alih mendahulukan tradisi. Nah apa saja sih larangannya?

Pantangan Bayi Baru Lahir

Memberi Susu Formula

Semua tenaga medis mengamini hal ini, memberi susu formula bagi bayi baru lahir merupakan pantangan yang sangat tidak direkomendasikan. para dokter menyarankan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama.

ASI merupakan makanan paling familier dan aman bagi sistem pencernaan bayi yang masih berkembang. Oleh karenanya segala jenis produk lain sebaiknya tidak diberikan. Ada pengecualian tentunya untuk susu formula, jika terjadi kondisi-kondisi khusus, misal ibu meninggal, tidak keluar air susu, namun penggunaan susu formula untuk bayi baru lahir memerlukan persetujuan Dokter Anak.

Memberi Makan Bayi

Di masa lalu, banyak orang tua yang langsung memberikan makan pada bayi saat mereka menangis, makanan yang paling sering adalah bubur, atau pisang yang dikerok halus menggunakan sendok. Tradisi ini sekarang sudah dilarang oleh tenaga kesehatan, karena dapat merusak sistem pencernaan bayi baru lahir.

Sebaiknya hanya berikan ASI sebagai makanan bayi selama 6 bulan pertama, makanan lain, bisa diberikan secara bertahap sebagai MPASI setelah bayi berusia 6 bulan lebih.

Menidurkan Bayi Dalam Kondisi Tengkurap

pantangan bayi baru lahir 2

Bayi sebaiknya ditidurkan dalam kondisi terlentang ke atas, ini guna menghindari resiko Sudden Infant Death Syndrom, kematian mendadak akibat bayi kesulitan bernapas karena terhalang benda lain seperti selimut, bantal, boneka atau benda lain, pastikan anak tidak tidur dalam kondisi miring/tengkurap guna meminimalisir resiko ini

Membiarkan Bayi Dicium Kerabat/Penjenguk

Umumnya, saat seseorang memiliki bayi, maka kerabat dan rekan akan berkunjung untuk memberikan selamat sekaligus melihat si kecil. Tentu saja hal ini tidak dilarang, tapi sebaiknya, batasi interaksi bayi dengan orang asing, utamanya karena mereka biasanya sangat suka menggendong dan mencium bayi yang dijenguk.

Kita tidak pernah tahu, apakah orang tersebut mengidap penyakit yang bisa menularkan pada si bayi, banyak kasus bayi terkena infeksi dari kerabat yang menjenguknya, dan karena sistem tubuh bayi belum sempurna, maka bayi tidak bisa menahan infeksi tersebut sehingga dampaknya lebih parah dari orang dewasa. Hindari kontak langsung dengan orang asing, berikan pemahaman kepada para tamu demi kebaikan putra kita

Perhatikan Cara Gendong Bayi

Perbandingan berat kepala bayi dengan badannya lebih besar dibandingkan berat kepala dan badan anak-anak, selain itu tulang leher bayi belum cukup kuat menyangga kepalanya sendiri, oleh karena itu, saat hendak menggendong atau memindahkan bayi baru lahir, pastikan kita mendukung kepala dan lehernya saat menggendong si kecil

BACA JUGA:   Ternyata Mudik Memiliki Banyak Manfaat Bagi Anak, Lho! Berikut 3 Diantaranya

Jangan Menggoyang Bayi

Seringkali di masa lalu, bayi ditaruh dibuaian dari kain jarik/sarung untuk digoyangkan agar bayi tertidur, namun, ternyata, proses ini termasuk pantangan bayi baru lahir. Menggoyangkan bayi dapat menyebabkan pendarahan otak dan kematian, jika ingin membangunkan bayi baru lahir, bisa dengan cara menggelitik kaki bayi atau meniup pipinya

Jangan Menggunakan Bedak Tabur

Bedak tabur juga merupakan pantangan bayi baru lahir, struktur debu dalam bedak tabur dapat terhirup secara tidak sengaja dan bisa meracuni pernafasan bayi, terutama jika bedak tersebut mengandung zinc dan talk.

Selain itu, bedak juga bisa menimbulkan ruam dan iritasi pada kulit bayi yang masih sangat sensitif terhadap dunia luar.

Jangan Gunakan Popok Terus Menerus

Larangan bayi baru lahir berikutnya, adalah penggunaan popok sekali pakai secara terus menerus, memang popok ini simple dan tidak merepotkan orang tua, tetapi sebaliknya bagi bayi, ini bisa menimbulkan iritasi serius pada kulit di area selangkangan.

Gunakan popok sekali pakai pada saat bepergian saja. Jika bayi berada di rumah, gunakan popok kain yang lembut di kulit bayi.

Nah itulah beberapa pantangan bayi baru lahir untuk keluarga muda yang hendak menyambut kedatangan buah hatinya, namun sembari menunggu kedatangan buah hati ke dunia jangan lupakan nutrisi yang baik untuk ibu hamil, agar nanti anak dan ibu bisa menjalani proses persalinan dengan baik dan tidak kurang suatu apa

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.